
21
Keesokan paginya Caca membuka kelopak matanya sedikit demi sedikit.
Kepala masih sedikit terasa sakit.
Dia berusaha bangun dari tempat tidur itu dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai Caca keluar dari kamar mandi sontak gadis itu kaget karena melihat Kenzo yang tengah duduk ditepi ranjang.
"Bagaimana keadaanmu,apa sudah lebih baik?"tanya pria itu.
Caca hanya mengangukkan kepalanya,dia masih tidak ingin terlalu banyak bicara pada bosnya itu,mengingat pria itu seakan ingin menjauhinya.
Tiba-tiba suara handphone Caca membuyarkan lamunannya.
"Ca kau ada dimana,kenapa kau tidak pulang,aku sudah menghubungi mu berkali-kali tadi malam,tapi kau tak mengangkat nya dan aku kerumahmu tapi kata orang tuamu kau tidak pulang"tanya Jack dengan segudang pertanyaan yang ia ajukan.
"Hei bisa kau bertanya satu persatu,kenapa harus panjang sekali"ucap Caca dengan kesal ditambah lagi kepalanya masih sedikit pusing.
"Baiklah kau ada dimana sekarang?"tanya dosen itu lagi.
"Aku dirumah Kenzo,kemarin aku menunggu taksi untuk pulang,tapi tak ada satupun yang lewat kemudian hujan turun dan aku kehujanan,Kenzo yang menyelamatkan aku dan membawa ku kerumahnya"jelas Caca panjang kali lebar sama dengan luas wkwkwkwkwk.
"Mulai sekarang kau pulang akan ku jemput,aku tidak mau sampai hal seperti ini terulang lagi Ca"pinta Jack.
"Baiklah jika memang itu kemauanmu,bisa kau jemput aku sekarang?"tanya Caca ragu.
"Kau tunggu disana,kirim aku lokasi nya dan aku akan segera berangkat"kemudian panggilan diakhiri oleh Jack.
Kenzo yang sedari tadi memperhatikan Caca wajahnya sudah merah padam,namun setelah panggilan berakhir Kenzo kembali menetralkan ekspresi nya agar Caca tidak curiga padanya.
Wajah itu kembali datar seperti semula.
"Ini baju untuk mu,pakailah jangan sampai kedinginan,aku akan menunggumu dibawah untuk sarapan"ucap kenzo seraya keluar dari kamar yang ditempati Caca yang tak lain adalah kamar Kenzo.
Mereka berdua tidak tidur satu ranjang bahkan satu kamarpun tidak,Kenzo tidur dikamar tamu karena dia tak ingin gadis itu berpikir dirinya ingin mencari kesempatan dalam kesempitan,terlebih lagi dia tak ingin ada perasaan diantara mereka berdua yang hanya kekasih palsu dan 6 bulan kedepannya mereka bisa lepas dari ikatan itu.
***********
Setelah selesai Caca keluar dari kamar menuju ruang makan dimana pria itu sudah menunggunya.
__ADS_1
"Ayo cepat makan,bukankah kau akan dijemput oleh seseorang?"ucap Kenzo datar.
Caca tak menjawab dia langsung duduk kemudian makan bersama Kenzo sampai beberapa menit mereka selesai.
"Maaf tuan ada tamu di depan"ucap pelayan pada Kenzo.
"Siapa"tanya Kenzo datar namun dirinya sudah memperkirakan jika yang datang adalah Jack.
"Seorang laki-laki tuan"jawab pelayan itu.
Caca bangun dari tempat duduk berjalan menuju ruang tamu dan benar sekali,disana Jack sudah duduk dan menatap Caca dengan senyuman tampannya.
"Caca apa kau baik-baik saja"tanya Jack sambil berjalan kearah gadis itu.
"Ya Jack aku baik-baik saja"jawab nya dengan senyum manis nya.
Kenzo yang melihat kemesraan antara keduanya serasa seluruh tubuhnya itu terbakar dan ingin sekali dia menghajar lelaki yang bersama dengan sekretaris nya itu.
Namun apalah daya Kenzo selalu menepis rasa itu pada dirinya dan hanya menganggap Caca seorang sekretaris biasa.
"Kau kemari untuk menjemput nya?"tanya Kenzo pada Jack.
Caca dan Kenzo menatap Jack tak percaya jika dosen itu sangat terus terang sekali tanpa rasa canggung sekalipun memberitahu bahwa dia akan menjadikan Caca pacar nya.
"Pacar?"tanya Kenzo melihat kearah Jack kemudian beralih kearah Caca.
"Ya calon pacarku,apa kau tidak bisa memahami maksud ku tuan Kenzo?"ledek Jack Wilson.
Serasa jantung Kenzo terhantam sesuatu,namun lagi-lagi dia mengabaikan nya.
"Aku paham jika kau sejak awal kita bertemu di Surabaya kau sangat menyukai sekretaris ku ini"jawab Kenzo setenang mungkin.
Caca yang melihat ekspresi Kenzo yang biasa saja saat mengetahui Jack menyukai nya merasa hatinya sakit dan kecewa.
Gadis itu sekarang mulai sadar jika dirinya mungkin memiliki perasaan pada bosnya itu namun dia selalu mengingat kata-kata Kenzo agar diantara mereka tak ada yang memiliki perasaan satu sama lain.
"Jack bisa kita pulang sekarang,aku ingin istirahat dirumah"ajak Caca pada dosen itu.
"Baiklah ayo kita berangkat sekarang"ucap Jack.
"Tunggu sebentar aku akan mengambil tasku diatas"Caca beranjak dari ruangan itu menuju kamar Kenzo mengambil tasnya,kemudian turun kebawah dan keluar bersama Jack menuju mobil dosen tampan tersebut.
__ADS_1
*********
Didalam mobil Jack dan Caca hanya diam tak ada yang membuka suara.
Jack mengerti jika Caca menaruh rasa pada Kenzo,dia melihat ekspresi gadis itu saat Kenzo hanya merespon biasa saja ketika dirinya menyatakan perasaannya pada Caca secara tidak langsung tadi.
Beberapa menit kemudian mereka berdua sampai dirumah Caca.
"Terimakasih kasih ya Jack"ucap Caca.
"Ya Ca,kau jangan lupa istirahat dan makan ya?aku pulang dulu,bye calon pacar"sambil tersenyum pada Caca dan pergi mengendarai mobilnya.
"Kau kemana saja nak,kenapa tidak pulang tadi malam?"tanya ibunya pada Caca.
"Aku kehujanan Bu,dan bos membantuku saat aku demam,maaf ya tadi malam tidak sempat mengabari ayah dan ibu"jelas Caca pada ibunya.
"Iya tidak apa-apa nak,kau tidur dirumah bosmu?"tanya ibunya lagi.
"Ya ibu,dia baik dan kami tidur beda kamar jadi ibu jangan berfikir yang aneh-aneh ya"jawab Caca yang tanggap akan maksud dari pertanyaan ibunya.
"Ibu percaya padamu nak,kau tidak akan mengecewakan keluarga kita"sambil mengusap rambut panjang putrinya.
***********
Malam sudah berganti pagi,Caca sudah bersiap untuk berangkat kekantor karena hari ini ada meeting penting.
"Yah,Bu Caca berangkat dulu ya,hari ini ada meeting penting"pamit Caca pada kedua orang tuanya.
"Hati-hati ya nak"ucap kedua orang tua Caca bergantian dan dibalas anggukan oleh putri mereka.
Kedua orang tua Caca juga disibukkan hari ini karena banyak sekali pesanan kue,ayah nya yang menjaga toko bersama kedua karyawannya.
Sedangkan sang ibu sibuk di dapur membuat kue bersama dua orang karyawan juga.
Abi sudah 2 Minggu diluar negeri karena dia mendapat beasiswa di Oxford university jadi dirinya selama beberapa tahun kedepan tinggal di sana.
Like like like ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
Happy reading 😘😘😘
__ADS_1