
Mobil Kenzo sudah sampai di depan pekarangan rumah Caca,gadis itu turun dari mobil sambil membawa tas yang berukuran tidak terlalu besar.
"Terimakasih Kenzo"ucap Caca sembari melangkah menuju rumahnya.
Pria itu hanya bisa menatap punggung Caca yang semakin lama semakin menjauh dari pandangannya.
"Aku harap,aku masih bisa terus sabar menantimu mengingatku"gumam Kenzo dengan raut wajah sendu.
Pria itu memberikan kode pada supirnya agar meninggalkan pekarangan rumah sekretarisnya.
***********
Malampun tiba,Caca menunggu taksi online yang ia pesan.
Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya taksi yang ia pesan datang dan gadis itu langsung masuk kedalamnya.
Caca tiba dirumah keluarga Wilson.
Para pelayan menyambut kedatangan calon nyonya muda mereka dengan ramah.
"Selamat malam nona, silahkan masuk"sambut salah satu pelayan rumah itu.
"Iya mbak"melempar senyum cantiknya.
Gadis itu langsung masuk kedalam rumah Jack Wilson dan diruang tamu Sarah Wilson yang tak lain adalah ibu Jack sudah menunggu dirinya.
"Halo sayang....."sambut Sarah pada calon menantunya.
"Halo Ma,maaf ya ma,aku baru bisa datang sekarang,karena kemarin ada pekerjaan penting,jadi tidak bisa menghadiri undangan Mama"jelas Caca dengan wajah bersalahnya.
"Tidak apa-apa sayang, Mama paham kalau kamu harus profesional dalam bekerja dan mama suka itu"jawab Sarah dengan senyum cantiknya, meskipun usia wanita itu sudah tak muda lagi,namun wajah cantiknya masih tetap terlihat.
"Terimakasih Ma,Jack Wilson kemana?"tanya Caca yang mengedarkan pandangannya kesegala penjuru ruangan itu.
"Hahahaha......apa kau merindukannya?"ledek Sarah pada Caca.
"Mama bisa saja"jawab Caca malu.
"Aku disini sayang"jawab Jack sambil menuruni tiap anak tangga.
Caca melihat kearah sumber suara tersebut dan gadis itu langsung melempar senyum kearah Jack dan pria itu juga tersenyum kearahnya.
__ADS_1
"Boleh aku memelukmu?"tanya Jack pada Caca.
"Hei,kalian ini ya tidak tahu kondisi,kalian kira Mama ini patung lilin apa?"ledek Sarah pada putra dan calon menantunya.
"Hahahaha....maaf Ma,aku gemas sekali dengannya"menatap kearah Caca.
"Sudah nanti dulu sayang-sayangan nya,ayo duduk dulu"pinta Sarah pada keduanya.
Mereka duduk,para pelayan menghidangkan minuman dan camilan.
"Ada yang ingin Mama bicarakan pada kalian berdua"Sarah membuka suaranya terlebih dulu.
"Tentang apa Ma?"tanya Jack penasaran.
"Mama ingin kalian segera bertunangan"ucapan Sarah membuat Caca dan Jack menatap wanita paruh baya itu dengan tatapan kagetnya.
"Kenapa dengan kalian berdua,hubungan kalian juga bahagia kan,jadi Mama ingin kalian bertunangan 1 Minggu lagi"pinta Sarah yang tak dapat di ganggu gugat.
Wajah Caca dan Jack semakin dibuat kaget bukan main.
"Kenapa harus terburu-buru Ma?"tanya Jack yang tak menyangka jika ibunya akan mengambil langkah cepat ini.
"Mama ingin segera kalian menikah dan memberikan cucu untuk Mama"jelas Sarah yang membuat Caca melebarkan kedua matanya.
"Aku terserah Caca saja,jika dia siap,aku juga siap"jelas Jack Wilson.
Caca masih bingung dengan pikirannya sendiri,namun gadis itu tak ingin mengecewakan kebaikan hati ibu Jack yang sangat menyayanginya.
"Aku terserah Mama saja"jawaban Caca membuat Sarah bahagia dan Jack tak percaya dengan apa yang Caca ucapkan.
"Sungguh kau menerima pertunangan ini?"tanya Jack yang masih ragu.
"Iya"jawab Caca singkat.
"Terimakasih sayang, Mama sangat bahagia sekali"memeluk Caca erat.
"Ayo kita makan malam dulu,untuk merayakan hari bahagia ini"ucap Sarah pada Caca dan putranya.
Mereka berjalan menuju meja makan dan menyantap hidangan yang telah tersaji.
****************
__ADS_1
Keesokan harinya Jasmine sudah sampai ke lokasi syuting,disana sudah ada kru yang tengah bersiap.
"Mbak ini baju yang harus anda pakai"tanya seorang kru wanita.
"Iya mb,saya ganti baju dulu"berjalan kearah ruang ganti.
Setelah selesai,Jasmin pergi keruang make up untuk merias wajahnya agar nampak lebih cantik lagi.
Rambut gadis itupun dibentuk sebagus mungkin,agar menampilkan kesan mewah.
Setelah semuanya selesai, Jasmine keluar dari ruang make up dan berjalan ke lokasi syuting.
Tanpa ia ketahui sepasang mata memperhatikan dirinya.
Pria itu hanya dengan tatapan datarnya,berbeda dengan orang disekitarnya yang menatap Jasmine penuh kagum.
Gadis itu merasa heran dengan pria yang tanpa ekspresi jika melihat dirinya,hanya wajah datar saja yang ia tampilkan.
"Huh.....dasar pria aneh"gumam Jasmine yang terdengar oleh salah satu kru diruangan itu.
"Siapa yang aneh mbak"tanya kru wanita itu.
"Tuh..."menatap kearah Jack Wilson.
"Oh saya kira siapa,kalau Pak Jack mah sudah biasa datar begitu,dia kan sudah punya pacar mbak,jadi tidak mungkin mau cuci mata lagi"jelas kru wanita tersebut.
Jasmine yang mendengar penjelasan itu merasa tertantang untuk menguji Jack Wilson,seberapa tahan pria itu jika terus digoda.
"Hah.....lihat saja nanti,pasti tumbang juga"tersenyum simpul kearah Jack Wilson.
Jasmine menghayati dan mengeluarkan semua totalitasnya dalam bekerja agar iklan yang ia bintangi terlihat bagus dan alami.
Tak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan syuting hari ini,karena untuk seorang Jasmine Narendra itu hanya makanan ringan baginya.
"Besok kita lanjut lagi,kau memang hebat nona Jasmine"puji sutradara tersebut.
Setelah syuting hari ini selesai,semua kru dan pemain mulai pergi satu persatu dari ruangan itu,begitu pula dengan Jasmine dan Jack Wilson.
Pria itu turun langsung kelapangan ingin memastikan proses syuting hari ini berjalan lancar.
Like like like like ya readers
__ADS_1
Maaf kalok masih banyak typo 😊
Happy reading 😘😘😘😘