Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 31


__ADS_3

Like like like like like ya readers


Tap love juga jadikan favorit ya


Caca berada diruangan nya.


Wajah gadis itu nampak masih bersemu merah.


"Dasar Presdir usil, bisa-bisanya dia mengerjai ku"gerutu Caca sambil memejamkan mata dan bersandar pada kursi kerja nya.


"Kenapa aku bodoh sekali bisa tidak tanggap maksud bos dingin itu,akhhhhhh......."teriak Caca frustasi.


"Awas saja ya jika ada kesempatan,akan ku balas kau tukang usil"kesal Caca karena kelakuan Kenzo


Dan tiba-tiba Caca terlonjak dengan suara bariton seorang pria.


"Siapa yang akan kau balas nona?"tanya Kenzo pada Caca yang perlahan mendekat kearah meja sekretaris nya.


"Huwaaaa......mampus lah kali ini aku,baru saja keluar dari kandang macan,eh macannya malah datang kesini"ucap Caca dalam hati sambil meremas kertas yang ada di mejanya.


"Apa kau tak mendengar pertanyaan ku?"tanya Kenzo dengan wajah balok es nya.


"Mmmmmm......sa-saya dengar pak?"jawab gadis itu tergagap-gagap.


"Jadi?"Kenzo menunggu penjelasan sekretaris nya.


"Jadi apa pak?"otak Caca mulai tak merespon karena gadis itu masih mencari alasan apa yang akan ia katakan pada bos nya ini.


"Siapa yang akan kau balas,aku tak akan mengulangnya lagi,jika kau tetap tak menjawab,gajimu dipotong 75 persen"sontak ucapan Kenzo membuat Caca menganga tak percaya.


"Jadi saya tadi itu mengulang dialog sebuah drama tv pak"jawab gadis itu sekenanya dengan ekspresi wajah yang tak bisa dijelaskan.


"Drama apa yang kau tonton sampai kau mengulang dialog itu saat kau bekerja"tanya kenzo yang sudah tahu jika sekretaris itu sedang kesal padanya,namun Kenzo masih berlagak polos didepan Caca.


"Hah.....saatnya membalas keusilan mu wahai tuan Presdir yang suka usil hahahaha....."tawa Caca dalam hati.


"Drama yang judulnya ORANG YANG SUKA USIL JATUH KE KALI TERSAMBAR PETIR SAMPAI GOSONG"ucapan Caca sontak membuat bosnya itu menegang.


"Hahahaha......rasain tuh, mangkanya jangan suka usil jadi atasan"Caca tertawa dalam hati gadis itu bangga pada dirinya karena berhasil membalas Kenzo.


"Sial,pasti gadis ini tengah mengerjaiku,awas saja ya,"ancam Kenzo dalam hati.


"Oh begitu ya,bagus dong jika orang yang suka usil tersambar petir sampai gosong,apalagi orang yang membalas keusilan seseorang,pasti TERSAMBAR PETIR SAMPAI JADI ABU,iya kan nona"ucap Kenzo dengan seringainya yang langsung diikuti oleh langkah kakinya keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


Caca yang menatap Kenzo bergidik ngeri dengan ucapan bosnya itu.


"Pasti dia sedang membalas ku,dasar bos yang tak mau mengalah"sambil mengerucutkan bibirnya.


"Sudahlah aku tidak perduli,yang penting dia sekarang sudah pergi"Caca mulai membolak-balikkan tumpukan berkas yang ada di meja kerjanya.


*************


Di sebuah universitas ternama di kota itu,seorang dosen tampan tengah menyampaikan materi,semua mahasiswa nya nampak cepat mengerti dengan materi yang ia sampaikan.


Setelah 2 jam berlalu,kelas pun berakhir.


"Jangan lupa setelah kelas berakhir,yang ingin konsultasi segera keruangan saya"titah dosen tampan itu yang tak lain adalah Jack Wilson yang diiringi langkah kaki keluar dari ruangan tersebut.


Semua mahasiswi disana sangat mengagumi ketampanan Jack,selain memiliki rupa yang rupawan dia juga pintar yang membuat nya nampak begitu sempurna.


"Mr.Perfect"itulah nama yang selalu di elu-elukan disepanjang koridor ia berjalan.


Namun pria itu tak memperdulikannya,karena yang ada di pikirannya saat ini adalah kekasihnya.


Jack telah sampai keruangannya,pria itu meletakkan tas nya kemudian mengambil sesuatu dari saku celananya.


Menekan tombol panggil kepada seseorang.


"Apa kau sibuk?"tanya Jack pada kekasihnya yang tak lain adalah Caca.


"Ya tadi sedikit sibuk,tapi sekarang sudah tidak,memangnya ada apa kau menelepon ku,bukankah ini belum jam makan siang?"tanya Caca yang membuat Jack bingung harus menjawab yang mana dulu.


"Aku merindukanmu"dua kata itu cukup menjawab semua pertanyaan yang Caca ajukan pada Jack.


"Jack ini belum waktu makan siang,lebih baik kita lanjutkan nanti saja ya?"bujuk Caca.


"Sebentar saja aku ingin mendengarkan suaramu,aku mohon?"rengek manja Jack yang membuat Caca geleng-geleng kepala.


"Baiklah sekarang kau sudah mendengar suaraku kan,lebih baik kau kembali bekerja ya dan jangan sampai makan gaji buta"ucap Caca diiringi gelak tawa oleh gadis itu yang membuat Jack menarik kedua sudut bibirnya keatas.


"Baiklah aku akan menghubungi mu nanti ya sayang,aku mencintaimu,bye"panggilan diakhiri oleh Jack.


"Caca aku sangat merindukanmu"ucap Jack sambil memejamkan matanya dan kepalanya bersandar di sandaran kursi.


Diruangan Caca gadis itu tengah menghela napas panjang saat panggilan dari kekasih barunya itu berakhir.


"Dasar dosen manja"sambil tersenyum.

__ADS_1


"Aku harap bisa membalas perasaan mu Jack, kuharap perasaan ini pada Kenzo bisa cepat hilang, meskipun aku tau jika rasa ini sudah sangat mengakar di dalam sini"gumam Caca sambil memegang dadanya.


*********


Jam menunjukkan waktu makan siang.


Jack sebelumnya telah mengirimkan pesan pada Caca dan mengajak gadis itu bertemu dicafe dekat kantor nya,dimana dulu tempat Caca bekerja.


Caca berjalan menuju cafe dimana letaknya tidak terlalu jauh dari kantor cukup berjalan kaki beberapa menit saja sudah sampai.


Gadis itu mencari keberadaan orang yang mungkin sudah lebih dulu datang sebelum dirinya.


Benar saja Jack telah menunggu Caca dan pria itu melambaikan tangannya kearah gadisnya.


Caca tersenyum sambil berjalan kearah Jack,namu ekor matanya menangkap sosok pria yang tengah mengakar dalam hatinya.


Pria itu tengah sibuk mengutak-atik laptopnya sambil menyesap secangkir kopi.


Jack yang melihat Caca bukan memandang nya secara otomatis mengikuti arah pandangan gadisnya itu.


Jack langsung tanggap mengambil tindakan setelah dia melihat siapa orang yang Caca pandang.


"Sayang aku sudah menunggumu dari tadi"sambil berjalan kearah Caca dan mencium pelipis gadisnya.


Kenzo yang melihat adegan itu ingin sekali menghajar pria yang tengah bersama sekretaris nya,parah nya lagi pria itu memanggil nya dengan sebutan "sayang" yang membuat Kenzo mendidih sampai ke ubun-ubun.


"Sial kenapa denganku,dia hanya sekretaris dan aku telah memiliki Merisa orang yang aku cintai sejak dulu,tapi kenapa rasanya aku ingin menghajar pria itu"gumam Kenzo yang masih bergelut dengan pikirannya.


Kenzo menutup laptopnya yang merasa sudah tak bisa berkonsentrasi lagi,karena ulah sekretaris nya itu.


Dia memutuskan kembali ke kantor agar pikiran nya kembali tenang.


Jack melihat kelakuan Kenzo yang nampak kesal dengan sikapnya tadi.


"Aku tau jika kau juga menyukai Caca,tapi kau hanya terlalu terfokus dengan janjimu pada teman kecilmu jadi kau tak dapat berbuat apa-apa Kenzo"gumamnya dalam hati.


"Jika kau suatu saat nanti mulai mengakui perasaanmu pada Caca,aku yang akan mundur dan membiarkan Caca bersamamu karena dia sangat mencintaimu Kenzo"Jack yang masih bergumam dalam hatinya.


Like like like like like like


#maaf Kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2