
Jack tengah sibuk dengan urusan kantornya, tiba-tiba Jasmine datang dan masuk keruangan tunangannya itu.
"Apa kau sibuk hari ini?"tanya Jasmine sambil mendaratkan bokongnya di kursi.
"Seperti yang kau lihat".
"Baiklah aku langsung ke inti pembicaraan kita,kapan kontrak kita akan berakhir,kakak sudah menikah dengan kakak ipar,kau sudah puas kan,jadi mari kita akhirnya hubungan palsu ini"ucap Jasmine sambil menggenggam erat bajunya.
Sebenarnya gadis itu tak rela berpisah dengan Jack Wilson karena dirinya sadar jika telah jatuh pada pesona pria tampan itu.
Namun ia juga tahu jika Jack sangat mencintai kakak iparnya,dan tak ada ruang untuk dirinya tinggal di sisi Jack.
"Kenapa kau buru-buru nona?".
"Cepat jawab saja Jack,kapan hubungan palsu ini akan berakhir?"tanya Jasmine lagi.
"Apa kau tengah ingin kabur dariku?".
"Tidak,aku hanya ingin........"ucapan Jasmine terhenti saat mengingat perasaannya bertepuk sebelah tangan.
"Aku ingin melanjutkan studi ku di Amerika,jadi mari kita akhirnya semua ini"dengan mata berkaca-kaca.
Jack merasa sedih melihat Jasmine dengan air mata yang mulai sedikit demi sedikit keluar membasahi wajah cantiknya.
Pria itu perlahan mendekat kearah tunangannya itu dan berkata.
"Kenapa kau menangis,apa aku berbuat jahat padamu"sambil mengusap air mata Jasmine.
"Aku hanya ingin hubungan palsu ini berakhir Jack".
"Dan kau ingin hubungan kita menjadi nyata bukan?"tanya Jack yang tahu jika Jasmine juga memiliki perasaan padanya.
Seketika gadis itu menatap kedua manik mata Jack Wilson.
"Apa maksudmu".
__ADS_1
"Kau ingin menjadi nyonya Wilson sesungguhnya kan?".
"Ti-tidak,siapa bilang aku ingin menjadi nyonya Wilson"dengan suara tergagap-gagap.
"Sungguh?".
"Jelas sungguh lah,aku tak ada perasaan apapun padamu,mana mungkin aku......."belum selesai Jasmine bicara Jack menutup bibirnya dengan jari telunjuk.
"Ssstttt......cukup Jasmine,aku tahu kau menaruh rasa padaku,apa tebakanku benar?".
"Si_siapa bilang aku menaruh rasa padamu pria sinting"kilah Jasmine agar Jack tak mengetahui perasaannya.
"Mari kita buktikan"Jack langsung ******* bibir Jasmine dengan lembut.
Gadis itu berontak dengan perlakuan pria yang saat ini tengah berstatus menjadi tunangannya.
Namun perlahan tenaga Jasmine mulai melemah dan gadis itu pasrah dengan apa yang Jack lakukan padanya.
"Apa ini cukup menjawab semua pertanyaan dalam hatimu?"tanya Jack melepas ciuman mereka.
"Aku juga menaruh rasa padamu Jasmine Narendra"bisik Jack tepat di telinga gadis itu.
Jack langsung mengangkat tubuh Jasmine dan membawanya ke sofa panjang di ruangannya.
"Apa yang akan kau lakukan padaku?"tanya Jasmine yang mulai waspada.
"Aku ingin menunjukkan padamu,jika aku benar-benar mencintaimu".
Pria itu langsung ******* bibir Jasmine dengan rakus, awalnya gadis itu hanya menerima saja,namun sentuhan yang Jack lakukan padanya membuat getaran aneh menjalari tubuhnya dan ingin membalas lumatan Jack Wilson.
Perlahan Jasmine mulai membalas ciuman demi ciuman yang Jack berikan,hingga sentuhan bibir pria itu turun kearah leher Jasmine.
"Stop Jack,aku tak ingin kita terlewat batas"mendorong tubuh tunangannya agar menjauh darinya.
"Maaf Jasmine,aku terbawa suasana"dengan wajah penuh rasa bersalah.
__ADS_1
"Aku tahu,aku juga salah".
"Aku akan menikahimu,aku sekarang yakin jika perasaanku pada Caca sudah mulai hilang"ucap Jack pada Jasmine.
"Apa kau serius dengan perkataanmu?".
"Aku serius sayang, kemarilah"merentangkan kedua tangannya.
Jasmine tersenyum kearah Jack dan memeluk pria itu erat.
"Aku mencintaimu Jack Wilson".
"Aku juga mencintaimu Jasmine,dan akan terus menambah rasa cintaku padamu sayang"mencium puncak kepala Jasmine yang saat ini telah menjadi gadisnya.
***********
Di kediaman Kenzo dan Caca,sepasang pengantin baru itu masih belum bangun dari tidur siangnya.
"Jah,tuan kemana ya kok belum bangun juga,ini kan sudah hampir malam?"tanya Juminten.
"Kamu ini seperti orang tak pernah muda saja, namanya juga pengantin baru ya harus sering di dalam kamarlah"jawab Ijah santai.
"Hihihi.....pasti lagi proses membuat tuan muda ya Jah"seketika tawa keduanya keluar.
"Kau ini bisa saja,mereka lagi bersemedi bukan proses membuat tuan muda baru"sambil tersenyum sendiri.
"Hahahaha iya kau benar Jah, bersemedi ala pengantin baru"lagi-lagi tawa keduanya pecah.
"Sudah-sudah ayo kembali bekerja"ucap Ijah pada adiknya itu.
Jangan lupa mampir ke novel baru autor yang berjudul "Pacaran Setelah Menikah".
Like like like like ya readers 😉
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘