
Like like like like like like ya readers
Tap love juga jadikan favorit juga ya
Caca dan Jack turun dari mobil menuju warung kaki lima,mereka berdua duduk.
"Kau ingin makan apa?"tanya pria itu.
"Aku ingin makan capcay,kau ingin makan apa"tanya balik Caca pada Jack.
"Sama denganmu saja"sambil tersenyum kearah Caca.
Caca berjalan kearah penjual dan memesan dua porsi capcay dan minuman nya jeruk hangat.
Setelah menunggu beberapa menit pesanan mereka datang, keduanya menyantap makanan masing-masing sampai di piring mereka tak ada makanan yang tertinggal yang artinya sudah habis.
"Kita langsung pulang saja ya Jack,besok aku harus berangkat pagi ke kantor"pinta Caca yang sambil melihat jam ditangannya sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam.
"Ya sudah aku antar kau pulang"sambil berjalan menuju penjual untuk membayar makanan nya.
************
Keesokan harinya Caca dan Kenzo berangkat kesebuah gedung dimana tempat itu yang akan menjadi tempat terselenggaranya pesta perusahaan Kenz Corp yang Ke-5.
Keduanya sampai di gedung tersebut dan segera melangkah masuk untuk memastikan apakah sudah sudah siap atau tidak.
Setelah sampai didalam Kenzo melihat ruangan itu yang sudah hampir selesai dengan dekorasi yang sangat apik.
Caca yang selalu mengekori Kenzo kemanapun pria itu pergi merasa kakinya saat ini terasa kram,pasalnya pria itu tak henti-hentinya berjalan kesana kemari tanpa duduk sedikit pun.
"Ini orang sengaja membuatku lelah atau bagaimana sih,duduk dulu atau istirahat gitu sebentar,aku ini manusia bukan robot bapak CEO"Caca mulai ngedumel dalam hati nya.
Saat Kenzo hendak melangkah kan kakinya tiba-tiba......
"Bruk"suara orang terjatuh.
Kenzo menoleh kearah suara itu dan terlihat Caca tengah duduk sambil memegang kaki kanannya.
"Apa kau tidak apa-apa?"tanya Kenzo dengan wajah khawatir.
Caca menatap Kenzo yang sangat mengkhawatirkannya.
"Kenapa kau begitu terlihat khawatir padaku,aku mohon jangan bersikap perduli denganku Kenzo,agar aku dapat dengan mudah menghapus rasa ini padamu"gumamnya dalam hati.
"Saya tidak apa-apa pak"Caca hendak bangun namun sialnya kaki yang kram tadi malah mati rasa dan membuat keseimbangan goyah, akhirnya ia terjatuh tepat berada diatas badan bosnya yang memang tadi berjongkok mengsejajarkan diri dengannya.
Jantung keduanya berdegup kencang bagai genderang yang siap berperang.
Caca dan Kenzo merasakan degupan jantung lawannya,mereka berdua sadar dengan getaran itu yang membuat wajah masing-masing memerah.
__ADS_1
Semua mata yang ada diruangan itu tertuju pada Presdir dan sekretaris nya yang tengah tumpang tindih dengan saling menatap satu sama lain.
Momen keduanya pecah ketika seorang wanita datang dengan suara nyaring nya.
"Kenzo apa yang kau lakukan?"tanya wanita itu yang tak lain adalah Merisa.
Semua mata menatap wanita itu tak terkecuali dengan Caca dan Kenzo.
Secara otomatis keduanya saling menjauh dari posisi yang bisa dibilang posisi wenak wkwkwkwkwk.... author ngakak sendiri ya😂😂😂
Kenzo bangun dan berjalan kearah Merisa begitupun sebaliknya dengan Merisa yang berjalan kearah Kenzo.
"Aku tadi ingin menolong nya karena dia terjatuh"jelas Kenzo pada Merisa.
"Tidak apa-apa Ken,aku percaya padamu"langsung mencium pipi Kenzo yang membuat semua orang menganga dengan kelakuan Merisa.
Gadis itu yang sadar dengan tatapan orang-orang yang mengarah padanya bergelayut manja pada tangan Kenzo.
"Tatapan mereka seperti mengintimidasi ku Kenzo,apa kau tak mau menjelaskan siapa diriku pada mereka?"dengan wajah sedih palsunya.
Caca yang melihat kelakuan Merisa mulai mengepalkan tangannya.
"Cih,dasar muka topeng bisa-bisanya dia ingin Kenzo mengumumkan jika dia calon tunangan Kenzo,aku bisa melihat jika ekspresi wajah nya itu palsu"gerutu Caca dalam hati yang mulai muak dengan sikap Merisa.
"Dia ini calon tunangan saya,sebentar lagi kami akan bertunangan dan menikah"ucap Kenzo pada semua orang yang berada disana,tanpa Kenzo ketahui sudah ada orang yang merekam ucapannya dan mengunggahnya ke media sosial.
Caca yang mendengar kalimat yang Kenzo ucapkan mematung dan membuat seluruh tubuh nya bergetar.
"Hiks hiks hiks hiks......"air mata Caca sudah tak dapat ia tahan lebih lama lagi.
"Aku ingin melupakan mu Kenzo,tapi kenapa susah sekali untuk mengubur perasaanku ini"dengan suara yang masih sesenggukan.
Seringai licik dari balik pintu toilet yang Caca tempati,orang itu merekam semua apa yang sudah Caca katakan.
Kemudian pria itu pergi dengan tergesa-gesa.
************
Di sebuah ruangan rahasia.
"Hahahaha.....kali ini kita akan sukses membuat Kenzo benar-benar jauh dari orang yang ia sayang"sambil menghidupkan korek dan menyulut rokok nya.
"Kau benar sayang,kita akan segera membuatnya tak berkutik hahahaha....."suara tawa seorang wanita menggelar diseluruh penjuru ruangan itu.
Tok tok tok
"Masuk"dengan suara datar.
"Ini bos,mungkin cukup membantu"sambil menyerahkan sebuah alat perekam suara pria itu memutarnya dan tertawa penuh kemenangan.
__ADS_1
"Hahahaha......bagus kau memang bisa diandalkan"dengan senyum bengis nya.
"Kali ini apa rencana mu sayang?"tanya wanita itu sambil memeluk prianya dari belakang.
"Kita tunggu saja bom nya akan meledak baby,setelah itu Kenzo akan benar hancur berkeping-keping"sambil meremas kuat-kuat perekam suara yang ada ditangannya itu.
***********
Caca keluar dari toilet menuju ruang pesta yang sudah hampir selesai tinggal menambah sentuhan sedikit saja.
"Kau darimana saja?"tanya Kenzo.
"Saya dari toilet pak"jawab Caca sambil menundukkan kepalanya agar pria itu tak menyadari jika dirinya habis menangis.
Merisa datang dari belakang Kenzo.
"Ken aku kembali dulu ya?sampai jumpa besok malam"tersenyum manis kearah Kenzo dan berjalan keluar ruangan.
"Huh....."Kenzo hanya bisa menghela nafas.
Setelah kepergian Merisa Kenzo melanjutkan melihat persiapan pestanya sudah sejauh mana.
Caca terus mengekori Kenzo kemanapun pria itu melangkah.
"Maaf pak ini sudah waktunya makan siang"jelas Caca agar bosnya itu tak jatuh sakit karena telat makan.
"Kita ke restoran"titah kenzo yang membuat Caca kebingungan.
"Maksud bapak saya juga harus ikut?"tanya Caca bingung.
"Ya kau harus ikut denganku dan tak ada penolakan"Kenzo menarik tangan sekretaris nya itu keluar dari ruangan tersebut menuju sebuah restoran mewah.
Didalam mobil Kenzo tersenyum penuh kemenangan.
"Hahahaha.....jangan kau kira bisa berduaan dengan dosen genit itu,aku tau kau pasti ada janji makan siang dengannya"kira Kenzo pada Caca.
Caca hanya bisa pasrah dengan perintah yang bosnya itu berikan karena dia tak ingin diancam potong gaji lagi.
Sebenarnya Caca memang tak ada janji dengan siapapun hari ini,dia takut akan menjadi bahan gunjingan para netijen yang tak suka akan kedekatan nya dengan Kenzo.
Ditambah lagi Kenzo sudah memberitahukan pada semua orang diruangan tadi jika dia akan segera bertunangan dan menikah.
"Huwaaaa.....aku takut jika nanti para Mpok neti memberi Lebel pelakor padaku"Caca mulai bergulat dengan pikirannya sendiri.
"Akhhhhhh.......bodo amat lah,yang penting aku tak melakukan hal yang salah"Caca meyakinkan dirinya sendiri.
Jangan lupa like dan komen ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘😘