
Like like like like like ya readers
Tap love juga jadikan favorit ya
Kenzo telah sampai diruangan nya.
Sepanjang perjalanan tadi semua karyawan menyapa nya sebagai tanda hormat namun pria itu malah mengacuhkan nya,pria itu terus menampilkan wajah dinginnya bahkan mungkin lebih dingin dari hari-hari biasa.
"Gila,ini benar-benar gila akkkhhh.........kenapa gadis itu sangat mempengaruhi perasaanku,apa spesial nya dia,dia hanya seorang sekretarisku tapi kenapa aku kesal sekali saat dia bersama pria lain,bahkan sampai menyebut nya "sayang" akhhhhhh......"teriak kenzo yang menggema seisi ruangan.
"Apa benar mereka berdua telah menjalin hubungan?"pertanyaan itu yang berputar di kepalanya.
"Aku pasti sudah gila,kenapa aku harus memikirkan dia,yang sudah menjalin hubungan atau tidak dengan dosen itu"ucap Kenzo yang tak mengerti dengan jalan pikirannya sendiri.
"Lebih baik aku istirahat sebentar untuk menenangkan diriku"seraya masuk kedalam kamar yang berada diruangan itu.
**********
Di cafe Caca dan Jack tengah makan.
"Kenapa kau tadi mencium pelipis ku?"tanya Caca penuh selidik.
"Karena kau gadis ku"jawab Jack sekenanya.
"Bukan karena ada Kenzo kan Jack?"Caca menatap Jack dengan penuh curiga.
"Hahahaha......kau paham juga ya sayang"sambil membelai pipi Caca.
"Jack ini didepan umum tidak baik,nanti ada berita yang tidak-tidak tentang kita"Caca memperingati pacar barunya itu.
"Baiklah sayang aku tidak akan bertindak macam-macam lagi,tapi kalau cium boleh kan?"ledek Jack yang mendapat pukulan tepat di lengannya.
Mereka berdua tertawa dan kembali memakan makanannya masing-masing.
"Bagaimana rapat nya tadi pagi?"tanya Jack.
"Dua hari lagi akan ada pesta dansa untuk merayakan hari ulang tahun perusahaan."jelas Caca pada Jack.
"Apa kau sudah mempersiapkan semuanya?"tanya Jack sambil meminum minuman nya dan gadis itu hanya menggelengkan kepalanya.
"Kau harus membeli gaun untuk pesta itu sayang agar kau terlihat cantik"ledek Jack sambil mengerlingkan matanya.
__ADS_1
"Aku akan pakai gaun yang ada saja Jack,lagi pula hanya untuk satu malam saja kan?"ucapan Caca yang tak begitu antusias dengan pesta itu.
"Tidak-tidak,kau harus membeli gaun dan nanti setelah pulang kantor kita mampir ke butik"ajak Jack yang tak ingin dibantah oleh gadisnya.
"Baiklah,tapi kau juga harus beli karena semua tamu yang hadir membawa pasangan masing-masing"jelas Caca yang tak kalah menuntut pada Jack.
"Benarkah kau akan menjadikanku pasanganmu dipesta itu"Jack sangat kaget dengan ajakan Caca padanya.
"Aku harus mengajak siapa lagi Jack?kita kan sudah resmi pacaran"wajah Caca memerah saat dia menjelaskan kata "pacaran"pada Jack.
"Hahahaha...... baiklah sayang aku akan menemanimu"ucap Jack sambil menggenggam tangan Caca dan tersenyum kearah gadisnya itu.
*********
Kenzo terbangun dari tidurnya,pria itu melihat jam sudah hampir ke angka dua.
"Aku harus segera bersiap, sebentar lagi meeting dimulai"pria itu langsung bergegas ke kamar mandi.
Setelah selesai bersiap Kenzo menuju ruang rapat dengan wajah segar.
Namun saat melintasi ruangan sekretaris nya,dia tak melihat gadis itu diruangannya.
Pria itu langsung menghubungi asisten kepercayaan nya.
"Kau cari tau hubungan Caca dan Jack Wilson"Kenzo langsung menutup panggilan nya.
"Aku harus bergegas keruang meeting"Kenzo berjalan menuju ruang meeting.
Saat sampai diruangan itu hal pertama yang ia cari adalah sekretaris nya,nampak jelas orang yang sedang dia cari berada di dekat kursi kebesaran nya.
Kenzo menyunggingkan senyumnya saat mengetahui jika Caca sudah sampai lebih dulu darinya dan itu artinya dia tidak pergi berkencan dengan dosen genit itu.
Kenzo berjalan menuju tempat duduk nya dan saat itu juga meeting dimulai.
Setelah 2 jam berjalan akhirnya meeting selesai dan semua orang yang berada disana satu persatu keluar dari ruangan itu.
Termasuk Caca dan Kenzo.
Caca berjalan mendahului Kenzo karena gadis itu ada janji dengan Jack.
Handphone Caca berbunyi.
__ADS_1
"Ya Jack aku akan segera kesana,kau tunggu saja ya"panggilan berakhir.
Kenzo yang mendengar semua pembicaraan Caca tadi langsung mengepalkan tangannya.
"Apa benar gadis ini ada hubungan dengan dosen genit itu?"Kenzo mulai bergelut dengan pikirannya lagi.
***********
Caca sampai ditempat dimana Jack telah menunggunya.
"Apa kau menunggu lama?"tanya Caca sembari menutup pintu mobil.
"Tidak, untukmu aku siap menunggu kapan saja"jelas Jack tersenyum genit.
"Kau ini bisa saja pak dosen"Caca sambil geleng-geleng kepala.
Jack melihat seat belt Caca masih belum terpasang,pria itu langsung mendekat kearah Caca,gadis itu nampak kaget dengan apa yang Jack Wilson lakukan.
Perlahan wajah Jack mulai mendekat kearah Caca,sontak gadis itu menutup matanya secara otomatis.
Jack yang melihat kelakuan gadisnya ingin sekali tertawa namun ia menahan tawanya karena masih ingin mengerjainya.
Caca merasakan pergerakan Jack,gadis itu membuka matanya saat yang bersamaan Caca menatap apa yang pria itu lakukan.
Jack memasangkan seat belt pada Caca,gadis itu menatap wajah dosen itu,setelah selesai pria itu menatap wajah Caca,pandangan mereka bertemu.
Saat itu juga Kenzo keluar menuju tempat parkir,dia terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Kenzo mengepalkan tangannya kuat-kuat sampai urat-urat kokohnya muncul menandakan emosi pria itu tengah memuncak.
Kenzo berpikir Caca dan Jack sedang berciuman,memang jika dilihat dari sisi Kenzo berdiri saat ini,mereka berdua tampak seperti sedang berciuman namun pada kenyataannya nya hanya beradu pandang saja.
CEO itu melangkah menuju mobilnya dengan ekspresi wajah seperti bom yang siap meledak BOOMMMMMMMM......😂😂😂
Kenzo membuka pintu mobil nya dia langsung masuk kedalam dan membanting pintunya dengan keras.
#like like like like like like like dan komen ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
Happy reading 😘😘😘😘
__ADS_1