Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 17


__ADS_3

Kenzo telah sampai didepan pintu kamarnya.


"Buka pintunya"pinta Kenzo pada Caca.


"Kenapa harus aku"tanya pada Kenzo


"Baik,aku yang akan membuka pintunya setelah itu badanmu akan bertambah sakit karena tanganku sudah tidak mengendongmu lagi"jelas Kenzo.


Caca yang awalnya tidak mengerti akhirnya tanggap dengan penjelasan pria itu dan langsung membuka handel pintu kamar bosnya.


Seketika gadis itu terkagum dengan kamar bosnya,dimana warna putih dan abu-abu yang mendominasi.


Kamar itu juga rapi dan sangat luas,mungkin luasnya bisa 3 kali dari kamarnya.


"Wahhh....luas dan indah,belum pernah aku melihat kamar seluas ini"gumam Caca dalam hati.


"Bisa kau diam,jangan terus bergerak aku akan mengobatimu"pinta Kenzo.


"Iya aku akan diam tuan"dengan suara kesal.


"Luruskan kakimu jangan ditekuk seperti itu,aku akan susah mengobatinya"jelas pria dingin itu.


"Baiklah pak bos yang cerewet"seketika Caca membungkam mulutnya sambil membelalakkan matanya.


Kenzo yang sudah mulai geram dengan tingkah laku Caca sengaja menekan lukanya saat pria itu mengobatinya.


"Aw aw aw"rintih Caca bersamaan dengan Kenzo yang sengaja menekan lukanya.


"Hei pak,apa kau sengaja melakukan itu padaku,"tanya Caca namun tak dihiraukan oleh Kenzo.


"Cih,apa dia tidak merasa bersalah telah membuatku seperti ini,jika bukan karena ide konyol nya itu aku tidak mungkin harus berlari dengan kaki telanjang menuju kerumahnya,ah sial kenapa aku harus menuruti perintah es potong ini"Caca yang mulai berkomat Kamit dalam hati.


"Kutagih janjimu sekarang"Kenzo membuka suara.


"Janji apa"jawab Caca singkat.


"Dasar pelupa"jawab Kenzo.


"Baiklah bos,coba kau ingatkan sekretaris mu ini"pinta Caca pada Kenzo.


"Bantu aku sebagai teman,dan itu tidak gratis pasti akan ada kompensasi nya"jelas Kenzo.


"Bantuan apa yang ada kompensasi,pasti bukan bantuan biasa-biasa saja,atau jangan-jangan aku disuruh menemani rekan bisnisnya yang sudah botak,tua dan perutnya menyembul alias buncit"Caca bergidik ngeri dengan bayangan nya itu.


Kenzo yang melihat Caca mulai bergidik mengerti tentang pikiran negatif yang ada pada otak sekretaris nya.


"Kau tenang saja,aku tidak akan menjual mu nona"diiringi dengan senyum nya.


"Apa yang harus aku bantu?"tanya Caca.


"Jadi kekasih palsuku"jawab Kenzo membuat Caca menganga.


"Lelucon macam apa ini,apa yang ada dipikiran pria dingin ini sehingga menyuruh ku menjadi kekasih palsunya,dia kan sudah mempunyai kekasih dan aku tidak mau di cap menjadi seorang pelakor"huwaaaa....suara tangis hati Caca.


"Aku tidak mau,kau kan sudah memiliki seorang kekasih, apalagi dia kan kaya,cantik,seksi dan modis.Apa yang kurang dari wanita seperti kekasihmu"tolak Caca.

__ADS_1


"Jangan melihat sesuatu dari bungkus nya saja,lihat juga isinya dia itu hanya ingin menguasai hartaku jika dia resmi menjadi nyonya Kenzo"jelas Kenzo.


"Aku butuh bantuan mu untuk membatalkan rencana perjodohan kami dan aku sudah mempersiapkan semuanya kau hanya perlu menjadi kekasih palsuku dan bersikap baik sampai masalahku selesai apa kau paham?"tanya Kenzo pada Caca.


"Baiklah aku mau membantumu,hanya 1 hari kan?"tanya Caca.


"6 bulan sampai masalah perjodohanku selesai,dan aku bisa mendapatkan kabar pasti tentang pujaan hatiku"jelas Kenzo yang membuat hati Caca terasa nyeri meskipun sedikit bahkan hampir tak disadari oleh gadis itu.


"Baiklah,apa jika kau bertemu dengan cintamu sebelum 6 bulan hubungan palsu kita dapat saat itu pula berakhir?"tanya Caca dengan wajah penasaran.


"Ya"jawab Kenzo singkat.


"Sekarang kau ganti bajumu dan turun bersamaku kebawah"pinta Kenzo sambil memberikan sebuah paper bag pada gadis itu.


Caca mulai mengganti bajunya dan merias dirinya agar terlihat senatural mungkin tak lupa parfum strawberry kesukaannya dia pakai untuk menambah kesan feminim.


Caca keluar dari kamar Kenzo dengan rambut yang diikat,memberikan kesan gadis itu terlihat lebih dewasa dan sangat serasi bersanding dengan Kenzo.



Diruangan itu keluarga Narendra sudah berkumpul termasuk Kenzo.


Pria itu menatap gadis yang turun melewati tangga satu demi satu.


Kenzo menarik kedua sudut bibirnya dan pemandangan itu tak luput dari pengawasan sang ibu yang sudah paham jika putranya menaruh hati pada gadis cantik itu.


"Siapa itu Kenzo"tanya sang ayah yang awalnya Kenzo menatap Caca tanpa henti sampai suara ayahnya membuyarkan nya.


"Dia sekretaris pribadi ku yang baru pa"jawab Kenzo.


"Kemarilah duduk di sampingku "pinta Kenzo seraya memberikan tangannya pada Caca.


Gadis itu tersenyum dan menerima tangan Kenzo kemudian duduk disampingnya.


Selang beberapa menit kemudian, keluarga Mahesa datang.


"Apa kabar tuan dan nyonya Mahesa"sambut tuan Narendra.


"Kabar kami baik tuan Narendra"jawab tuan Mahesa.


"Mari silahkan duduk"pinta tuan Narendra.


Keluarga Mahesa duduk dan mereka mulai berbincang masalah bisnis sampai akhir Stella yang sudah muak karena Kenzo sedari tadi tak memperdulikan akhirnya angkat suara.


"Kenapa gadis itu bisa ada disini Ken"tanya Stella sinis.


"Dia sekretaris pribadi ku sekarang"jawab Kenzo.


"Wah sudah naik tingkat ya derajatnya,dari pelayan cafe jadi sekretaris CEO Kenz Corp"sindir Stella.


Ibu Kenzo yang tidak mengetahui sifat asli Stella langsung dibuat kaget oleh kelakuan gadis itu,dia kira selama ini calon menantunya itu adalah gadis yang lemah lembut tapi ternyata itu berbanding terbalik.


Ibu Stella yang melihat tatapan ibu kenzo yang kaget dengan kelakuan putrinya langsung menegurnya.


"Stella jaga bicaramu,itu bukan urusanmu"dengan berbisik ditelinga Stella.

__ADS_1


Bukannya berhenti stellah malah semakin menjadi-jadi.


"Apa jangan-jangan kau telah tidur dengan bosmu supaya derajatmu juga terangkat"sinis Stella dengan tuduhan yang tak bermoral.


Kenzo langsung mengepalkan tangannya.


"Diam kau Stella"bentak Kenzo pada gadis yang sedari kecil menjadi sahabatnya.


"Cih,apa semua itu benar Ken sampai kau membentukku seperti itu hanya demi perempuan murahan yang rela naik keranjang mu untuk menghangatkanmu hah?"teriak Stella pada Kenzo.


Caca yang saat itu menahan amarahnya hanya bisa meremas dress nya,karena dia ingat pesan Kenzo cukup menjadi kekasih yang baik.


Kenzo sampai pada batas kesabaran dan mulai menjalankan aksinya,karena ini momen yang sangat tepat.


"Saya mengundang keluarga Mahesa kemari ingin membatalkan perjodohan antara saya dan Stella"jelas Kenzo pada semua orang yang ada diruangan itu.


Sontak ibu dan ayah Kenzo terkejut pasalnya sang putra tidak membicarakan apa-apa pada mereka.


"Apa maksud kamu Kenzo"tanya ayahnya dengan tatapan yang sangat tajam.


Belum sempat Kenzo menjawab Stella terlebih dulu menyela.


"Om lihat sendiri kan,bahkan dia rela membatalkan yang sudah direncanakan sejak dulu hanya demi wanita murahan itu"tunjuk nya pada Caca.


"Kau jangan pernah mengkambing hitamkan orang lain Stella,jika kau tak memulai renaca kotor mu itu,aku tidak akan melakukan ini semua"jelas Kenzo yang sudah tersulut emosi.


"Apa maksudmu Ken"tanya Stella dengan wajah memucat.


Kenzo memanggil seseorang melalui telepon dan datanglah seorang pria berpakaian hitam dengan membawa sebuah map coklat kemudian memberikan tangannya pada Kenzo.


"Anda bisa lihat sendiri apa maksud dari perkataan saya"sambil kenzo menyerahkan map itu pada orang tua Stella.


Sontak ayah stellah kaget melihat isi dari map coklat itu yang mana sang putri tengah berada disebuah kamar hotel bersama seorang pria.


"Apa maksud ini semua Stella"tanya ayah stellah dengan wajah marahnya.


"Itu......"belum selesai Stella menjawab Kenzo menyela.


"Pria itu adalah Alexander Peter CEO AL Corp sekaligus kekasih Stella Mahesa"jelas Kenzo dengan tegas.


Semua orang yang berada disana tak percaya termasuk Caca.


Stella yang sudah merasa tersudut dan sudah kepalang basah akhirnya membuka suara.


"Ya aku memang menjalin hubungan dengannya,apa kau tau Kenzo itu semua karena mu,kau tak pernah membalas cintaku dan terus saja menunggu cintamu pada gadis yang sudah mati"teriak nya pada Kenzo.


"Aku hanya ingin merasakan dicintai oleh seseorang,dan yang bisa memberiku semua itu hanya Alex dia sangat mencintai ku,awalnya ku memang membuat nya hanya menjadi pelarian ku,tapi lama-kelamaan aku mulai jatuh hati padanya karena dia tulus padaku"jelas Stella pada Kenzo.


Belum cukup sampai disitu Stella kembali buka suara.


"Terserah kalian mau perjodohan ini batal juga tak apa dan ingat Kenzo suatu saat nanti aku akan membalas rasa malu ini"ancam Stella dan akhirnya pergi meninggalkan kediaman Narendra di susul oleh kedua orang tua Stella yang sebelumnya sudah meminta maaf atas kelakuan putrinya.


#jangan lupa like dan komen


Maaf kalok masih banyak typo 😊

__ADS_1


Happy reading 😘😘😘


__ADS_2