Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 84


__ADS_3

Pesta pernikahan Jack dan Jasmine telah tiba.


Pagi tadi akad nikah telah dilaksanakan.


Semua tamu yang datang dari kalangan pengusaha berpengaruh.


Caca dan Kenzo juga sudah berada di tempat itu.


Mereka berdua menghampiri pasangan pengantin baru tersebut.


"Hei kau jaga adikku,awas saja kau sampai menyakiti dia,aku orang pertama yang akan membunuhmu"ucap Kenzo pada adik iparnya itu yang tak lain adalah Jack Wilson.


"Kakak ipar tenang saja,aku pasti akan menjaga istriku"tersenyum kearah Kenzo.


"Selamat ya Jasmine"ucap Caca sambil memeluk adik iparnya itu.


"Terimakasih kakak ipar".


"Oiya kakak ipar,apa disini sudah ada calon keponakanku?"ledek Jasmine pada Caca sambil menyentuh perut rata kakak iparnya.


"Kau doakan saja,semoga keponakanmu tumbuh di dalam sini".


"Aku pasti akan mendoakannya kak".


"Dan kami juga akan mendoakan kalian supaya bahagia sampai maut memisahkan dan cepat isi juga,iya kan sayang?"Caca mengerlingkan matanya pada sang suami.


"Hahahaha.....iya dong sayang"tawa mereka berempat pun pecah dengan ledekan Caca.


Setelah malam kian makin larut,pesta pernikahan Jack dan Jasmine telah berakhir.


Semua tamu undangan sudah kembali ke kediaman mereka masing-masing tak terkecuali keluarga besar Narendra.


Jack dan Jasmine sudah berada di kamar pengantin mereka.


"Sayang apa kau tidak lapar?"tanya Jack pada Jasmine yang sudah berstatus menjadi istri sahnya.


"Aku lapar.......sayang"dengan wajah bersemu merah.


"Kau tak usah malu memanggilku dengan sebutan sayang,aku milikmu sekarang istriku".


Jack mendekat kearah Jasmine yang sudah rapi mengenakan baju tidur diatas lututnya.


Gadis itu yang semula duduk di bibir ranjang, perlahan naik keatas tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut.


"Sayang apa yang kau lakukan,aku ini suamimu, kenapa kau masih malu padaku".


"Aku masih belum terbiasa dengan ini"menundukkan kepalanya.


Jack mulai mendekat dan semakin dekat dengan istrinya.


Pria itu membuka selimut yang menutupi tubuh Jasmine sedikit demi sedikit.


Tanpa perlawanan Jasmine membiarkan suaminya membukanya.


Saat semua selimut sudah seutuhnya terbuka,baju tidur yang dipakai Jasmine tak sengaja tersingkap sampai memperlihatkan paha putih mulusnya.


Jack melihat itu semakin mendekatkan wajahnya kearah Jasmine.


"Sayang aku mencintaimu".

__ADS_1


Belum sempat istrinya membalas ucapannya dia langsung menempelkan bibirnya pada bibir Jasmine.


Jack mulai mengerakkan benda kenyal itu keatas dan kebawah, Jasmine masih belum membalas permainan sang suami.


Saat Jack mulai menelusuri pahanya,gadis itu perlahan mengalungkan tangannya di leher sang suami dan membalas ciumannya.


Saat pangutan keduanya terlepas Jasmine mulai membuka suaranya.


"Sayang kita makan dulu ya,aku lapar"ucap Jasmine.


"Baiklah,kau tunggu disini aku akan mengambilkannya untukmu"mencium bibir Jasmine sekilas kemudian pergi mengambil makanan untuk istrinya.


Jasmine menunggu 5 menit dan suaminya datang.


"Aku suapi ya"sambil menyendok nasi dan beberapa lauk diatasnya.


"Kenapa banyak sekali kau mengambil makanannya sayang,aku bisa gendut jika kebanyakan makan nasi saat jam tengah malam begini"komplain Jasmine.


"Sayang kau ini lapar, meskipun kau gendut aku tetap mencintaimu,ayo cepat makan"sambil menyodorkan makanan yang ada di sendok tadi.


Jasmine melahap makanan itu sambil mengerucutkan bibirnya.


"Sekarang giliran aku yang menyuapi suamiku"sambil menyuapi sang suami.


Mereka berdua saling menyuapi satu sama lain,saat makanan itu sudah habis,keduanya masih asik menonton TV sampai 1 jam lebih.


Jasmine dan Jack Wilson masih belum mengantuk.


"Sayang kemarilah"pinta Jack.


Jasmine mendekat kearah suaminya dan.....


Jack langsung memeluk sang istri dan mencium puncak kepalanya serta berbisik.


"Boleh aku minta hakku sekarang"bisiknya tepat di telinga sang istri.


Badan Jasmine langsung menegang mendapat perlakuan nakal dari suaminya.


Gadis itu menatap lekat manik mata Jack Wilson.


"Aku mencintaimu Jack Wilson".


"Aku juga mencintaimu sayang".


Tanpa basa-basi bibir keduanya sudah melekat.


Jack menggerakkan bibirnya keatas kebawah dengan rakusnya.


Pria itu perlahan mendorong istrinya agar berbaring dan mempermudah dirinya untuk membuat Jasmine polos tanpa sehelai benang di tubuhnya.


Pria itu juga sudah tanpa sehelai benang di tubuhnya.


"Sayang mungkin akan terasa sakit,tapi kau tahan ya,hanya sebentar"mencium kening istrinya.


Perlahan Jack mulai menerobos mahkota sang istri dan darah segar mengalir membasahi sprei berwarna putih bersih itu.


"Terimakasih kasih sayang,kau sudah menjaganya untukku,aku mencintaimu".


Mereka berdua melanjutkan olahraga malamnya sampai pagi tiba,saat suara ayam sudah berkokok, keduanya sama-sama sudah terlelap sambil memeluk satu sama lain.

__ADS_1


*************


Pagi-pagi sekali Caca bangun untuk membuat sarapan untuk suaminya,karena hari ini hari pertama Kenzo bekerja setelah hari pernikahan mereka.


Semua sarapan sudah siap diatas meja makan.


Caca melangkah menuju lantai atas untuk membangunkan suaminya.


"Sayang ayo bangun ini sudah pagi"sambil mengambil baju yang akan kenzo pakai dan mempersiapkan keperluan lainnya.


"Sayang ayo bangun"panggil Caca lagi yang masih memilih dasi dan sepatu serta jam tangan yang akan suaminya kenakan.


Caca melihat kearah Kenzo namun tak ada pergerakan dari suaminya itu.


Caca memutuskan untuk mendekat kearah pria itu dan membuka selimut yang suaminya pakai.


"Ya ampun sayang,kau masih tidur,ayo cepat bangun"sambil menepuk-nepuk pipi Kenzo.


"Aku masih mengantuk sayang".


"Kau harus bekerja,ayo cepat bangun".


"Morning kissnya mana dulu"sambil memonyongkan bibirnya.


Mau tak mau Caca harus menuruti sang suami agar pria itu mau bangun.


Saat Caca menempelkan bibirnya,Kenzo langsung menariknya ke ranjang dan menutupi tubuh mereka dengan selimut.


Terjadilah olahraga yang di sukai oleh Kenzo di pagi hari,tanpa harus lari pagi, olahraga ini sudah menguras keringat keduanya.


Setelah mereka berdua selesai menyelesaikan ritual itu, keduanya turun kebawah untuk sarapan.


"Nyonya makanannya sudah mulai dingin,mau saya panasi lagi?"tanya Ijah pada Caca.


Caca menyentuh mangkuk yang berisi sayur soup.


"Tidak usah Mbak,ini masih hangat"duduk di samping sang suami.


"Ini semua gara-gara kau, makanannya jadi hampir dingin kan"gerutu Caca sambil mengambilkan makanan untuk suaminya.


"Jangan marah dong sayang,tapi kau suka kan dengan olahraga kita pagi ini"sambil tersenyum kearah Caca.


"Sudah jangan banyak bicara,ayo cepat makan nanti kau terlambat sayang".


"Pokoknya setiap pagi sebelum berangkat kerja kita harus olahraga pagi,agar Kenzo junior cepat tumbuh di rahimmu"sambil tersenyum simpul.


"Sayang jika harus tiap pagi, pinggangku akan patah,belum lagi kau tiap malam tak cukup 1 atau 2 kali, bisa-bisa aku tak dapat berjalan"menatap Kenzo tajam.


"Aku akan melakukannya dengan lebih lembut lagi"sambil menggenggam tangan istrinya.


"Dasar kau ini, terserah kau saja"melanjutkan makannya.


Kenzo tersenyum penuh kemenangan karena Caca sudah menyetujui permintaannya.


Like like like like ya readers 😉


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2