
Setelah selesai bersiap Caca keluar dari kamarnya.
Dia mencari mencari Kenzo namun tak nampak orang yang sedang dia cari.
Akhirnya Caca memutuskan untuk kekamar Kenzo yang tepat berada di sebelah kamarnya.
Hendak mengambil handphone tasnya, tiba-tiba seseorang memanggilnya.
"Nona"ledek pria itu.
Caca yang sibuk mencari handphone di tasnya melihat kearah sumber suara itu.sontak gadis itu seketika membeku.
bagaimana tidak,bos yang biasa berpenampilan rapi dan elegan kini memakai baju yang menampilkan seorang lelaki tampan bagai dewa Yunani.
Ya Tuhan apa aku bermimpi,kenapa aku baru sadar bos dingin ini tampan sekali,mata,hidung dan bibirnya....
Mengingat kata bibir pipi Caca langsung memerah,karena ciuman pertamanya diambil oleh pria tampan yang ada dihadapannya.
"Hei air liurmu menetes nona"ledek Kenzo dan sontak membuyarkan lamunan caca.gadis itu langsung mengelap mulut nya namun tak ada bekas liur disana,Caca menatap Kenzo tajam.
Kenzo yang mengerti tatapan Caca yang mulai sadar jika pria itu hanya mengerjainya langsung tertawa terpingkal-pingkal.
"Hahahaha......lucu sekali kau Ca,jadi benar kau sedang mengagumi ketampanan bosmu ini"ucap Kenzo penuh percaya diri.
"Ya benar sekali kau memang tampan tapi sayang...."Caca menggantung kata-kata nya.
"Sayang kenapa heh"Kenzo mendekati Caca sampai gadis itu tersudut pada pintu kamar hotel diseberang kamar Kenzo.
Caca yang tidak bisa berbuat apa-apa karena kedua tangan Kenzo mengunci pergerakan Caca.
__ADS_1
Wajah Kenzo semakin mendekat ke wajah gadis cantik itu sampai hidung mereka saling menempel sontak mata Caca terpejam antara bingung dan jantung keduanya berdebar-debar.
Tuhan tolong bantu aku,jangan sampai jantung ini lepas aku masih ingin hidup ucap Caca dalam hati yang bisa dibilang kata hati yang sangat polos tidak bisa membedakan mana jantungan dan jatuh cintaπ
Kenzo memundurkan wajahnya sedikit dan tatapannya terkunci pada bibir Caca yang menurutnya sangat manis.dia mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Caca,pria itu ingin menyatukan bibir mereka kurang satu senti lagi sudah bisa dipastikan Kenzo akan merasakan manisnya bibir gadis itu namun.......
Drrttt drrttt drrttt
Handphone Kenzo bergetar dan membuyarkan adegan romantis yang membuat jantung keduanya lompat-lompat.
"Ya ada apa"jawab Kenzo kesal.
"Nona Stella dan Alex menjalin kasih,hubungan mereka sudah berjalan 1 setengah tahun tuan,"jelas Sam.
"Mereka dimana sekarang"tanya Kenzo.
"Di hotel tuan,sejak tadi malam belum keluar dari kamar."jelas Sam lagi
"Terus pantau mereka berdua"panggilan langsung diakhiri oleh Kenzo.
"Maaf,aku lelaki normal kau cantik hari ini dan aku suka wangi strawberry"bisik Kenzo ditelinga Caca.
Wajah Caca merah seperti tomat mendengar ucapan bosnya itu.
Gadis itu menatap Kenzo mengangguk tanda ia menerima permintaan maaf Kenzo dan tersenyum padanya.
********
Mereka berdua tiba disebuah butik ternama di Surabaya.
Caca yang kebingungan untuk apa mereka datang ke sana,pasalnya Kenzo tak memberitahu nya jika mereka akan ke butik.
"Untuk apa kita kemari"tanya Caca.
__ADS_1
"Pilihlah gaun yang kau suka"pertanyaan Caca tak dihiraukan oleh Kenzo.
"Kau belum menjawab pertanyaannya"ucap Caca.
"Kita akan menghadiri pesta pembukaan cafe yang baru disini"jelas Kenzo dan tiba-tiba handphone berbunyi.
"Kau ada dimana Ken,aku merindukanmu"tanya seorang wanita dibalik telepon itu.
"Aku sedang ada pekerjaan diluar kota"jawab Kenzo.
"Cepat pulang ya sayang,aku sangat merindukanmu"rengek manja wanita itu.
"Kau dimana sekarang El,"tanya Kenzo pada wanita diseberang telepon yang tak lain adalah Stella.
"Aku dirumah Ken,apa kau merindukanku"tanya Stella dengan suara penuh harap pada Kenzo pria itu mengatakan iya.
"Aku tutup dulu,ada urusan penting yang harus ku urus sekarang juga"Kenzo mengakhiri panggilan terlebih dulu.
Caca sebenarnya tidak ingin ikut campur urusan pribadi bosnya itu,namun hati nurani Caca berkata lain.
"Siapa tadi, apakah nona Stella?"tanya Caca.
"Hem"jawab Kenzo singkat yang terlihat menetralkan perasaan marah yang menggejolak pada hatinya.
Caca yang orangnya sangat cepat tanggap dalam melihat situasi langsung menarik tangan pria itu untuk membantu nya memilih gaun yang akan dia pakai saat acara peresmian cafe baru itu.
"Pilihkan untukku gaun yang menurutmu bagus,aku yakin dengan seleramu tuan "pinta Caca sambil meledek Kenzo agar kemarahan pria itu mereda.
Kenzo menatap Caca dan pria itu tau jika Caca ingin meredakan emosinya.
"Baiklah"pria itu mengacak-acak rambut Caca dengan gemas dan dibalas senyuman oleh si gadis.
#jangan lupa like dan komen ya reader
__ADS_1
Maaf kalok masih banyak typo
Happy reading ππππ