Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 18


__ADS_3

Diruangan pertemuan dua keluarga tadi kini hanya ada beberapa orang saja,karena keluarga Mahesa sudah kembali ke kediaman nya.


Diruangan itu atmosfer ketegangan masih terasa ditambah tatapan mata ayah Kenzo yang masih dipenuhi berbagai macam pertanyaan yang menggunung.


"Kenapa kau tidak bilang terlebih dahulu kepada kami,apa kau sudah tidak menganggap kami ini orang tuamu?"tanya sang ayah dengan ekspresi ingin melahap Kenzo mentah-mentah.


"Bukan begitu pa,tapi aku hanya ingin masalah perjodohan ini cepat selesai,karena aku sudah muak dengan kelakuan Stella"jelas Kenzo dengan tenang.


"Jadi siapa gadis itu"dengan arah tatapan mata ayah Kenzo tertuju pada Caca.


Caca yang merasa dirinya disebut sontak menatap kearah tuan Narendra karena kaget gadis itu kembali menunjukkan wajahnya kembali.


"Pa,bisa tidak kau tak membuat nya takut"pinta Kenzo pada sang ayah.


"Iya sayang jangan lah menatap nya seperti itu,dia gadis yang sopan dan cantik"ucap ibu Kenzo pada sang suami yang kemudian beralih menatap Caca dan tersenyum lembut kearah gadis itu.


"Baiklah,cepat katakan siapa gadis itu Kenzo"pinta ayahnya kembali.


"Dia ini sekretaris pribadi ku yang baru,tapi mulai saat ini status nya akan double diperusahaan ku pa"jelas Kenzo.


"Maksudmu"ayahnya mengernyitkan dahinya.


"Huh baiklah aku aku jelaskan lebih detail lagi,tapi papa dan mama tidak boleh mencampuri urusanku setelah ini"ucap Kenzo


"Dia Caca,gadis yang belum lama ini menjadi pelayan di cafe dekat perusahaan,entah sejak kapan aku mulai memiliki perasaan padanya,yang jelas mulai saat ini aku dan Caca resmi menjadi sepasang kekasih"ucap Kenzo tegas.


Kedua orang tua nya sempat kaget karena nama gadis itu Caca,mereka berdua sempat berpikir mungkinkah gadis itu yang selama ini dicari oleh putranya.


"Jangan bilang dia...."belum selesai ibunya berbicara Kenzo langsung memotong nya.


"Bukan ma dia bukan Caca ku"ucap Kenzo yang membuat hati Caca seakan ada rasa kecewa disana.


"Baguslah sayang, akhirnya kau sudah bisa melupakan dia,mama minta kamu jaga Caca barumu ini dengan baik,sayangi dia jangan sampai kau kehilangan Caca untuk yang kedua kalinya"ucap ibu Kenzo sambil berjalan kearah Caca dan memeluk gadis itu.


"Kau harus bisa bertahan dengan sifat Kenzo ya nak,mama yakin mungkin perasaan Kenzo belum bisa 100 persen padamu,tapi kamu harus berusaha untuk mendapatkan hati nya secara utuh"jelas nya pada Caca dengan mengelus rambut panjang gadis itu.


Caca yang merasa bahagia karena ibu kenzo sangat menyayangi nya dengan tulus seraya tersenyum.


"Iya tante,Caca akan berusaha semampu Caca"entah mengapa ada rasa ingin dia bisa mewujudkan semua kata-katanya itu.


"Jangan tante nak,panggil mama saja ya"pinta wanita setengah baya tersebut dan Caca mengagukkan kepalanya.


***********


Setelah selesai berbincang Caca berpamitan pada kedua orang tua Kenzo.


Mereka berdua sudah ada didalam mobil.


"Terimakasih tadi kau sudah membantuku"ucap Kenzo memecah keheningan.


"Aku bukan membantumu,tapi aku bekerja untukmu lagipula aku melakukan semua ini bukan dengan cuma-cuma kan tapi kau membayarku"jelas Caca.

__ADS_1


Kenzo tersenyum kecut entah kenapa mendengar ucapan Caca hatinya sakit seperti di gigit semut.


"Ya kau benar kita hanya saling bekerja sama bukan"kata Kenzo.


"Aku harap perasaan kita jangan sampai bermain,karena kau sudah tahu bukan jika aku sudah memiliki pujaan hatiku sendiri dan dia tidak mungkin tergantikan"ucap Kenzo.


Sekarang giliran Caca yang tersenyum kecut.


"Ya aku tau diri tuan"jawab Caca sambil meledek.


Setelah beberapa menit mereka sampai didepan rumah Caca.


Suara seseorang mengejutkan Caca saat suara bariton memanggil nama nya.


"Ca maaf tadi pagi aku tak dapat menjemputmu untuk berangkat bersama, tiba-tiba aku ada jadwal keluar kota dan belum sempat mengabarimu"jelas pria itu yang tak lain adalah Jack Wilson.


Kenzo yang melihat pria itu berada dirumah Caca merasa kesal namun dia tak memperlihatkan nya.


"Ca aku pulang dulu ya,jangan lupa besok ada meeting kau harus berangkat pagi"perintah Kenzo.


"Siap bos"jawab Caca dan perlahan mobil Kenzo melaju sampai tak terlihat lagi.


Jack yang penasaran dengan apa yang Kenzo katakan tadi masih menyimpan pertanyaan itu agar gadis yang berada dihadapannya ini masuk kedalam rumah terlebih dulu.


"Kamu sudah datang dari tadi Jack?"tanya Caca.


"Ya seperti yang kau lihat,sudah ada segelas teh dimeja"jelas Jack.


Caca hanya manggut-manggut.


"Oh aku lupa bilang padamu,kalau aku sudah jadi sekretaris pribadinya"jelas Caca.


"Oh,jadi besok kau ku jemput ya?"tanya Jack dan diangguki oleh Caca.


"Baiklah aku pamit pulang dulu, sampaikan salamku pada ibu dan ayahmu"pinta Jack pada Caca.


"Siap pak dosen"sambil memberi hormat


Jack yang gemas dengan tingkah Caca langsung mengacak-acak rambutnya.


***********


Keesokan paginya Caca sudah bersiap untuk berangkat kekantor,ibunya memberitahukan jika ada seseorang yang menunggu nya.


"Sudah siap?"tanya seseorang itu yang tak lain Jack.


"Sudah,ayo kita berangkat sebelum terlambat"ucap Caca.


Didalam mobil hanya ada keheningan,Jack fokus menyetir dan Caca sibuk mengecek jadwal Kenzo hari ini.


"Apa kau menikmati pekerjaanmu yang baru, sepertinya kau begitu sibuk?"tanya Kenzo yang melihat Caca sibuk sendiri.

__ADS_1


"Ya aku sangat menikmati Jack,apalagi gajiku juga banyak,jadi aku bisa menabungnya untuk membelikan rumah untuk keluarga ku"jelas Caca pada dosen tampan itu.


"Syukurlah kalau kau menikmati pekerjaan mu"ucap Jack kemudian pria itu fokus menyetir kembali.


Beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya Caca sampai ke tempat kerjanya.


Gedung yang menjulang tinggi dimana dia hari ini akan sibuk digedung itu.


"Terimakasih ya Jack"ucap Caca.


"Sama-sama Ca,jangan lupa jika waktu makan harus makan, prioritas kesehatanmu dulu"ucap Jack Wilson.


"Siap pak dosen,kau seperti sedang berpesan pada kekasihmu saja"ledek Caca.


"Kalau memang iya kenapa?"tanya Jack sontak membuat Caca diam.


"Aku berangkat dulu ya,ingat pesanku nanti siang aku akan menelpon mu calon pacar"sambil tersenyum meledek kerah Caca dan Caca hanya bisa terpaku dengan kelakuan dosen tampan itu.


***********


Caca berjalan menuju ruangan rapat dengan keadaan yang masih mengenang kejadian tadi saat dirinya bersama Jack.


"Apa maksud dosen itu ya?"gumam Caca yang terdengar oleh Kenzo yang tepat berada dibelakang nya namun Caca dari tadi tak menyadari nya.


"Apa yang dosen itu katakan padamu"tanya Kenzo yang mengagetkan Caca.


"Ah.....tidak ada apa-apa pak"ucap Caca,saat mereka berada di kantor keduanya harus profesional.


"Cepat keruangan rapat jangan berjalan seperti keong,apalagi melamun nanti kau bisa salah masuk ruangan"jelas Kenzo pada sekretaris nya.


Setelah beberapa jam,rapat selesai tepat saat jam makan siang seketika handphone Caca berbunyi.


"Ya ada apa Jack?"tanya Caca.


Kenzo yang mendengar nama itu moodnya yang mulanya bagus menjadi hilang total.


"Apa kau sudah makan siang?"tanya pria diseberang telepon itu.


"Ini baru selesai rapat dan langsung mau makan"jelas Caca.


"Bagus kalau begitu,makan yang banyak ya calon pacar aku masih ada pekerjaan,sudah dulu ya"panggilan langsung diakhiri oleh Jack.


Caca masih mematung dengan ucapan Jack Wilson tadi,pasalnya dia tak polos-polos amat jadi seorang wanita karena dia juga tau tipe seorang laki-laki yang sedang tertarik pada lawan jenisnya.


"Kenapa kau bengong nona,ayo waktunya makan siang"ajak Kenzo yang membuyarkan lamunan Caca.


"Maaf,ayo kita makan siang dulu pak"jawab Caca.


Mereka berdua berjalan keluar dari ruangan rapat untuk makan dicafe tempat Caca bekerja dulu.


#jangan lupa like dan komen

__ADS_1


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘


__ADS_2