Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 40


__ADS_3

Like like like like like like ya readers


Tap love juga jadikan favorit ya....


Jangan lupa vote,caranya sudah saya screenshot di bab 39 ya....


Caca dan Kenzo masih menikmati pergulatan bibir mereka,tanpa disadari seseorang tepat melihat aksi keduanya yang membuat orang itu mendidih luar biasa.


Setelah cukup lama Kenzo dan Caca menikmati ciuman nya, akhirnya pangutan bibir keduanya saling terlepas namun kening mereka tetap menyatu dengan mata yang masih sama-sama terpejam.


Caca mulai membuka kelopak matanya perlahan-lahan,begitu pula dengan Kenzo,pria itu membuka matanya.


Caca kaget dengan pria yang berada dihadapannya saat ini,bahkan dirinya menikmati tiap sentuhan lembut bibir Kenzo yang melumat habis bibirnya.


Semburat merah muncul di wajah caca,beda dengan Kenzo,pria itu sudah mamastikan jika orang ia ***** habis bibirnya itu adalah Caca sekretaris nakalnya yang harus diberi hukuman.


Caca yang menatap Kenzo dan pria itu tengah membalas tatapannya,sontak Caca mendorong tubuh Kenzo menjauh dari dirinya.


Tangan Caca langsung ditarik oleh seseorang dan menghempaskan tubuh Caca kelantai, semua mata tertuju pada gadis yang tersungkur itu.


"Hah....dasar kau wanita murahan, sekretaris hanya kedok untukmu yang aslinya memang seorang PELAKOR"sarkas seseorang yang tak lain adalah Merisa.


Kenzo yang melihat semua itu langsung membantu Caca berdiri.


"Untuk apa kau membantu nya Kenzo?"tanya Merisa dengan emosi yang masih mendominasi nya.


"Cukup Merisa,apa yang kau lakukan padanya hah?"teriak Kenzo yang mulai tersulut emosi.


"Kau masih bertanya apa yang aku lakukan,apa kau sadar apa yang telah kau perbuat dengan wanita murahan itu"Merisa menunjuk kearah Caca.


"Aku sadar apa yang kulakukan"jawab Kenzo santai.


Semua orang yang ada diruangan itu kaget dan ternganga dengan jawaban CEO Kenz Corp.


"Jadi kau sadar saat kau mencium nya dengan begitu sangat menikmati hah"teriak Merisa yang kemarahan sudah mencapai level akut.


"Dan apa kau tau siapa yang membuat ide konyol ini?"tanya Kenzo yang mulai curiga dengan perempuan yang saat ini tengah berdebat dengan nya,karena Merisa tadi sempat menghilang.


Merisa langsung menegang dengan pertanyaan yang diajukan Kenzo padanya.


Gadis itu merasa Kenzo mulai curiga terhadap nya.


"Kenapa kau menanyakan hal itu padaku?"kilah Merisa yang tak ingin kelakuan nya terungkap.


"Benar juga dan semua ini bukan kesalahan sekretaris ku,aku hanya mengikuti peraturan yang sudah MC katakan tadi,jadi ini murni semua karena panduan dari private time yang konyol itu"jelas Kenzo menatap kearah Merisa.

__ADS_1


"Tapi dia tetap salah Ken,karena telah berani menerima ciuman mu"ucapan Merisa membangkitkan aura macan tidur pada Kenzo yang merasa terusik dengan perkataan Merisa.


Kenzo terlihat menekan-nekan tombol pada ponselnya.


"Ungkap siapa dalang dibalik private time ini,5 menit harus selesai"titah Kenzo pada asisten pribadi nya.


Merisa semakin kalang kabut mendengar perkataan Kenzo pada orang suruhannya.


Wanita itu makin gelisah dengan keringat yang membasahi pelipis nya.


Setelah 5 menit kemudian,segala perlengkapan dari mulai layar dan lainnya telah siap,MC memutar video dengan menekan tombol play.


Semua mata terbelalak melihat seseorang yang sangat familiar bagi mereka.


Merisa semakin gemetar melihat video yang ditonton oleh semua tamu,tak terkecuali orang tua Kenzo yang memang sejak awal sudah tidak terlalu suka dengan Merisa.


Kenzo menatap tajam kearah Merisa,pria itu hendak menghampiri pembuat biang masalah,namun tangan lembut Caca menahan langkah Kenzo dan pria itu berbalik menghadap Caca.


"Jangan terlalu keras padanya,saat ini banyak orang pak"ucap Caca yang kemudian diangguki oleh Kenzo.


"Untuk apa kau melakukan ini semua Merisa?"tanya Kenzo sambil menahan amarahnya.


"Aku hanya ingin berdua denganmu Ken,kau tau sendiri kan,kita bahkan tak ada waktu untuk makan siang bersama setiap hari,kita berdua sama-sama sibuk oleh pekerja kita"jawab Merisa sambil menampilkan wajah bersalahnya.


"Aku tau,aku salah Ken, maafkan aku"menundukkan kepalanya.


"Baiklah,akan aku maafkan dan jangan pernah ulangi lagi,apa kau paham?"tanya Kenzo yang masih menunggu jawaban dari Merisa.


Merisa mengangguk tanda dia mengerti,namun bibir wanita itu menyunggingkan senyum liciknya.


"Kau lihat saja Kenzo,kau akan segera menjadi milikku"Merisa tertawa dalam hati.


Semua tamu yang telah terlanjur memberi label wanita munafik pada Merisa,mulai mengacuhkan perempuan yang awalnya harus mereka hormati,karena dia calon nyonya Kenzo,namun saat tau rencana tak penting nya itu,mereka nampak acuh padanya.


Orang tua Kenzo menghampiri putranya dan memberi kode untuk menuju ruangan khusus,karena ada yang ingin mereka bicarakan pada Kenzo.


Kenzo yang mengerti maksud keduanya langsung menatap kearah Caca.


"Aku keluar sebentar,ada hal penting yang harus aku urus"pamit Kenzo.


Caca bingung kenapa pria ini harus meminta ijin padanya.


"Pergilah pak,kenapa masih berpamitan padaku"dengan wajah yang tampak kebingungan.


"Bagaimana aku bisa pergi dengan tangan mu yang masih memegang tanganku"sambil mengangkat tangan keduanya yang masih menyatu.

__ADS_1


Sontak Caca langsung melepaskan nya,karena dia tidak sadar jika tangannya sedari tadi masih memegang tangan Kenzo.


Kenzo hanya bisa tersenyum melihat wajah merona Caca yang ingin sekali selalu ia goda.


Kenzo berjalan keluar ruangan pesta menuju ruangan khusus yang diperintahkan oleh kedua orang tuanya.


***********


Setelah beberapa menit berjalan akhirnya Kenzo sampai.


"Ada apa pa,ma?"tanya Kenzo pada kedua orang tuanya.


"Kami sudah curiga sejak awal wanita itu tak baik untukmu"jawab ibunya.


"Papa sudah menyelidiki latar belakang gadis itu,dia berasal dari keluarga yang broken home,ayah dan ibunya telah memiliki pasangan masing-masing,dan dia sering datang kesebuah apartemen, gelagat wanita itu sangat mencurigakan Ken"jelas ayahnya yang ingin putra sulungnya ini cepat sadar,agar tak tertipu oleh wanita itu.


Kenzo yang mendengar semua itu kaget,karena sang ayah sampai menyelidiki latarbelakang Merisa.


Awalnya Kenzo ingin marah dengan tuduhan ayahnya,namun mengingat ulah dan sikap Merisa hari ini,Kenzo mulai ragu dengan wanita itu dan memutuskan untuk menyelidiki kebenaran nya.


"Ingat nak,tak ada orang yang ingin anaknya celaka,kami ingin kelak kau mendapat pendampingan yang menyayangi mu sampai tua nanti"jelas sang ibu yang melihat raut wajah keraguan di wajah putranya.


"Baik bu,aku akan mencari tahu kebenarannya"jawab Kenzo berjalan keluar dari ruangan khusus itu.


Kenzo awalnya tak percaya dengan omongan ayahnya karena ayahnya telah membohongi nya masalah kematian Caca.


Namun saat ibunya berbicara,pria itu seakan terhipnotis dengan perkataan sang ibu,karena wanita paruh baya itulah yang selama ini merawat dan memberikan kasih sayang serta tak pernah sekalipun berbohong padanya,karena sang ibu sangat memanjakan dan menyayangi kedua anaknya,yaitu Kenzo dan adik perempuannya.


**********


Di ruang pesta Jack menghampiri Caca.


"Apa kau baik-baik saja?"tanya Jack.


"Maaf"satu kata itu yang keluar dari mulut Caca.


"Itu bukan salahmu Ca, aku percaya dengan perkataan Kenzo"jelas Jack yang ingin menenangkan hati Caca,namun sebenarnya pria itu merasa perih di bagian dadanya,karena ciuman Caca dan Kenzo tadi memperlihatkan gejolak dari hati keduanya yang saling memiliki perasaan satu sama lain.


Like like like like like like ya readers


Jangan lupa vote juga.


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2