Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 30


__ADS_3

Like like like like like ya readers


Tap love juga jadikan favorit ya.


Setelah Caca sudah cukup tenang Jack mengajak nya kembali kerumah agar kekasihnya dapat beristirahat.


Setelah beberapa menit mereka sampai dihalaman rumah Caca.


Caca ketiduran didalam mobil karena saat di restoran gadis itu cukup lama menangis dan itu cukup pula menguras energi nya.


Jack menatap wajah kekasihnya.


"Aku akan berusaha membuatmu bahagia Ca,"seraya mengelus pipi Caca namun gadis itu tak kunjung bangun dari tidurnya.


Mau tidak mau dia harus menggendong pacar barunya itu,namun sebelum itu Jack mengetuk pintu rumah Caca terlebih dulu agar nanti setelah ia menggendong Caca tak perlu berlama-lama di depan pintu.


Ayah Caca mendengar orang mengetuk pintu langsung membukanya.


Ayahnya melihat sebuah mobil dan ia tau jika itu kepunyaan Jack Wilson.


Jack kemudian menggendong Caca dan membawanya masuk kedalam kamar dan menyelimutinya.


"Terimakasih ya pak"ucap ayah Caca.


"Jangan panggil pak,panggil Jack saja"jelas Jack dan diangguki oleh ayah gadisnya.


"Saya permisi dulu ya pak"pamit Jack.


"Iya nak Jack, hati-hati dijalan"jawab ayah Caca dan diangguki oleh Jack Wilson.


************


Di restoran Kenzo tak menyadari kehadiran Caca dan Jack.


Dia dan Merisa tengah asik berduaan sampai pada akhirnya memutuskan untuk pulang.


"Kau akan diantar oleh supir,aku akan langsung pulang karena ada pekerjaan yang harus aku selesaikan"jelas Kenzo.


"Baiklah Ken,aku pulang dulu ya"pamit Merisa kemudian dia langsung keluar dari restoran.


Kenzo sebenarnya tak ada pekerjaan apapun,itu hanya alasan agar dirinya tak berlama-lama dengan Merisa.


Kenzo merasa semakin lama bersama Merisa ia semakin merasa tak nyaman,entah kenapa perasaannya semakin kacau begitu.


Dia memutuskan pulang kerumah untuk beristirahat,karena besok harus bekerja.


***********


Keesokan harinya Caca bangun sangat pagi, dia mendapat pemberitahuan jika hari ini akan ada rapat dadakan.


Caca mengirim pesan pada Jack.


๐Ÿ’ŒCaca


Maaf aku hari ini berangkat lebih dulu ya,karena akan ada rapat dadakan di kantor.


๐Ÿ’ŒJack


Oke sayang,nanti pulangnya aku jemput ya?


Mmmmm..... bolehkan aku panggil sayang?

__ADS_1


๐Ÿ’Œ Caca


Pffffffff...... hahahaha......


Tentu boleh,kita kan sudah memiliki status๐Ÿ˜Š


๐Ÿ’ŒJack


Terimakasih sayang,nanti aku akan menjemputmu โค๏ธ


Caca hanya membaca chat Jack tanpa membalas nya.


"Hahahaha.....beginikah rasanya jika dicintai oleh seseorang?"tanya Caca pada dirinya.


"Alangkah bahagianya aku jika orang yang membalas pesanku ini Kenzo"gumamnya sendiri.


"Sudahlah aku tak ingin bermimpi terlalu jauh,lebih baik berangkat ke kantor sebelum terlambat"Caca bergumam sambil menyambar tas kantornya dan berangkat.


*********


Di kantor semua karyawan sudah berkumpul di aula,mereka semua sudah mengerti jika semua karyawan di kumpulkan pasti Presdir akan menyampaikan sesuatu hal yang penting.


Caca masuk ke aula itu dan bergabung dengan


Karyawan yang lain.


Disana juga ada Sinta,semua yang termasuk karyawan Kenz Corp hadir disana.


Suara para karyawan yang ada disana bagai kicau burung yang saling bersautan.


Caca menarik tangan Sinta.


"Kita disebelah sana saja yuk sin, disini terlalu ramai"ajak Caca pada Sinta sambil menunjuk tempat yang dia maksud.


Setelah beberapa menit Kenzo datang berdiri didepan podium.


"Terimakasih karena kalian semua sudah berkumpul untuk mendengarkan beberapa hal yang akan saya sampaikan"ucap Kenzo


"Dua hari lagi adalah hari ulang tahun "Kenz Corp"yang Ke-5, berkenaan dengan itu perusahaan kita akan mengadakan sebuah pesta dansa,saya harap kalian semua bisa datang bersama pasangan kalian,cukup sekian dari saya dan semuanya bisa kembali bekerja"jelas Kenzo kemudian pria itu meninggalkan podium.


Semua karyawan yang hadir satu persatu keluar dan kembali ke tempat mereka masing-masing tak terkecuali Caca dan Sinta.


Caca telah sampai keruangannya,gadis itu langsung melihat jadwal Kenzo.


Setelah mengecek semuanya sekretaris nya langsung menuju ruangan presdir.


Tok tok tok


"Masuk"jawab orang yang berada didalam nya yang tak lain adalah Kenzo.


"Jadwal anda untuk pagi dan siang ini kosong,nanti jam 2 ada meeting mengenai pesta besok lusa yang akan diselenggarakan oleh perusahaan."jelas Caca.


Kenzo masih sibuk dengan laptop nya,Caca yang melihat itu sedikit kesal karena bosnya ini tak mendengarkannya saat berbicara panjang lebar sampai mulutnya berbusa.


Caca hanya bisa menghela nafas dia harus ekstra sabar karena bosnya ini memang orang yang super duper menguras emosi nya.


"Pak maaf sebelumnya apa anda mendengarkan apa yang saya katakan tadi?"tanya Caca yang masih bisa mengendalikan emosi nya.


"Apa kau tak melihatku yang tengah sibuk dengan laptop dedepanku?"tanya Kenzo kembali.


Caca hanya bisa sabar dan sabar menghadapi orang yang tepat berada didepannya ini.

__ADS_1


"Baiklah pak akan saya ulangi lagi"Caca mengulang jadwal Kenzo untuk hari ini.


"Karena sudah saya sampaikan jadwal anda hari ini,saya permisi"pamit Caca pada bosnya.


Kenzo tak mengerti dengan dirinya saat ini,rasanya dia ingin sekali selalu menjahili sekretaris itu.


Sebenarnya tadi dia mendengar semua ucapan Caca namun dia pura-pura sibuk dengan laptop didepannya,padahal kenyataannya laptop itu dalam keadaan mati.


Saat Caca keluar dari ruangannya,hati Kenzo berasa tak ingin jauh dari gadis itu,beda sekali saat bersama Merisa dia tak merasakan hal seperti ini.


Ide jail Kenzo kembali muncul.


Dia menekan panggilan yang langsung terhubung ke telepon sekretaris nya.


"Ya pak ada apa?"tanya Caca.


"Buatkan aku kopi jangan terlalu manis atau pahit,intinya harus enak kau paham?"pinta nya.


"Baik"telepon langsung terputus.


Caca langsung membuat kopi yang diminta oleh Kenzo kemudian dia membawa keruangannya.


"Ini pak kopi yang anda minta,saya permisi dulu"sambil meletakkan kopi dimeja kerja nya.


"Kamu jangan kemana-mana,saya akan mencicipi kopi ini dulu,jika rasanya pas kamu boleh keluar,jika tidak kamu tetap disini"ucap Kenzo sambil menyesap kopi buatan Caca.


"Sial kenapa kopi ini rasanya pas sekali"gumam Kenzo dalam hati.


"Kamu tidak boleh keluar,kopinya terlalu manis"pinta Kenzo datar.


"Apa?perasaan tadi rasanya sudah pas,apa jangan-jangan Kenzo sedang mengerjaiku ya?"tanya Caca yang sedang bergulat dalam pikirannya.


"Perasaan kopi itu rasanya sudah pas pak"bantah Caca.


"Kalok kamu tidak percaya coba saja sendiri"tantang Kenzo yang sudah siap dengan senjatanya.


Tanpa rasa ragu Caca mengambil cangkir kopi itu kemudian menempelkan bibirnya pada cangkir bekas bibir Kenzo.


Belum sempat Caca menyesapnya Kenzo membuka suara.


"Apa kau tau jika kita secara tidak langsung sudah berciuman nona"ledek Kenzo pada sekretaris nya.


"Maksud bapak?"tanya Caca tak mengerti dengan ucapan bosnya itu.


"Apa kau tidak paham maksud ku nona?"tanya Kenzo yang tak percaya dengan jawaban Caca jika gadis ini benar-benar tidak mengerti dan polos sekali.


Caca hanya bisa menggelengkan kepalanya pada Kenzo.


"Huh....baiklah akan aku jelaskan,kau tadi menempelkan bibirmu tepat dibekas bibirku yang menempel pada cangkir itu,jadi secara tidak langsung kita sudah berciuman nona"jelas Kenzo yang membuat wajah Caca memerah.


Kenzo sangat gemas sekali dengan sekretaris nya ini,dia bahkan digoda sedikit saja langsung bersemu merah diwajahnya.


"Ma-maaf pak saya permisi dulu"sambil meletakkan cangkirnya di meja Kenzo kembali.


Setelah Caca keluar dari ruangannya Kenzo tak dapat lagi menahan tawanya.


"Hahahaha.....lucu sekali kau Caca,aku ingin terus-terusan menggodamu"ucap nya yang masih lanjut dengan tertawanya.


Like like like like like dan komen ya reader yang baik hati dan rajin menabung


#maaf kalok masih banyak typo ๐Ÿ˜Š

__ADS_1


Happy reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2