
Like like like like like ya readers
Tap love juga jadikan favorit ya.....
Caca masih tetap membenamkan wajahnya di dada bidang Kenzo.
"Hei, filmnya sudah habis,apa kau tak merasa sesak napas dengan tangan yang setia menempel di wajahmu itu?"tanya Kenzo sambil menepuk pundak Caca.
Gadis itu perlahan melepas tangan yang menutupi wajahnya, matanya masih terpejam dengan mimik muka yang terlihat sekali jika dirinya tengah menahan takut.
Kenzo yang melihat semua itu hampir tertawa terbahak-bahak,tapi ia menahannya.
"Apa kau benar-benar takut nona?"ledek Kenzo yang masih ingin tertawa melihat wajah Caca.
"Tidak Pak,saya hanya mengantuk saja"kilahnya pada sang bos.
"Benarkah,jika kau memang mengantuk tidur saja,aku masih ingin menonton film romantis"ucap Kenzo sambil memilih film yang akan ia tonton.
Wajah Caca langsung berubah kegirangan dengan ucapan bosnya yang ingin menonton film romantis.
"Saya tidak jadi mengantuk Pak,saya ingin menonton film romantis itu juga"tunjuknya pada layar TV yang berukuran besar itu.
"Kau bilang mengantuk, Jangan-jangan itu hanya alasanmu yang takut pada hantu"ledek Kenzo lagi yang membuat bibir gadis itu mengerucut ke depan.
"Terserah anda Pak Kenzo,yang jelas saya ingin melihat film itu"fokus dengan melihat kearah film yang sudah diputar oleh Kenzo.
Pria itu hanya bisa tersenyum melihat tingkah konyol sekretarisnya itu,dia tau jika Caca takut film horor dan tadi gadis itu sedang mencari alasan padanya,agar kebohongannya tak diketahui.
Keduanya fokus dengan film romantis tersebut,saat adegan ciuman akan berlangsung, tiba-tiba Caca menjatuhkan kepalanya kepundak Kenzo,si empunya pundak kaget.
"Hei nona,kau jangan coba-coba menggodaku ya"ancam Kenzo dengan senyumannya.
Namun tak ada jawaban maupun pergerakan dari gadis itu.
"Masak iya dia yang berinisiatif ingin aku cium dulu?"tanya Kenzo bergelut dengan pikirannya.
"Caca jika kau tak bangun dalam hitungan ketiga,ku pastikan kau akan kuhabisi malam ini"ancam Kenzo tegas.
Namun lagi-lagi tak ada respon apapun dari Caca,yang ada hanya suara nafas teraturnya.
Kenzo baru sadar saat melihat wajah Caca,gadis itu tertidur dipundaknya dengan nyenyak.
"Hahahaha......dasar gadis konyol,pantas saja aku bertanya tak ada jawaban darinya,ternyata kau ketiduran ya"menatap wajah polos Caca.
__ADS_1
"Apa pundakku begitu nyaman saat kau jadikan sandaran seperti ini?"tanya Kenzo yang hanya bisa tersenyum dengan pertanyaan yang ia lontarkan sendiri,karena gadis itu tengah tertidur pulas,tak mungkin dapat membalas pertanyaan yang ia ajukan.
Setelah 30 menit kemudian,mata Kenzo teratas berat dan pria itu tertidur dengan posisi Caca menyandarkan kepalanya dipundaknya, sedangkan dirinya bersandar di kepala sekretaris cantiknya itu.
***********
Pagi mulai menyapa,Caca mulai menggerakkan kepalanya mengusik tidur Kenzo.
"Uh.........kepalaku sakit sekali"gumamnya yang masih tetap menyandarkan kepalanya di pundak bosnya.
Kenzo mengerjapkan matanya berkali-kali sebelum kesadaran pria itu kembali.
"Wangi strawberry ini seperti wangi......"mata Kenzo langsung terbuka lebar.
Beda dengan Caca yang masih belum sadar akan posisi tidurnya saat ini.
"Kenapa bantal villa ini tak empuk sama sekali ya,tapi aku merasa nyaman"ucap Caca dengan mata yang masih tertutup rapat.
Kenzo hanya bisa tertawa tanpa suara karena ia tak ingin membangunkan Caca.
"Nona ini sudah jam 8 pagi,jika kau terlambat bangun,bosmu akan memotong gajimu"bisik Kenzo yang ingin menggoda sekretaris nya.
Mata Caca langsung terbuka,badannya kembali duduk tegak,gadis itu melihat kearah Kenzo dan......
"Ssssstttttt.......bisa tidak kau tak berteriak seperti itu"pinta Kenzo dengan wajah sangarnya.
Gadis itu mengangguk menatap mata bosnya yang saat ini terlihat kesal padanya.
Kenzo melepaskan tangannya dari mulut Caca,pria itu bangun melangkah menuju kamarnya,namun sebelum itu....
"Cepat kau mandi,ada sesuatu di matamu nona"ucapan Kenzo membuat Caca langsung meraba bagian matanya mencari sesuatu yang menempel disana.
Gadis itu terlihat kesal dan mulai menatap kepergian Kenzo yang perlahan hilang dibalik pintu kamarnya.
"Ihhhhhhhh.......dasar bos gila,menyebalkan......."umpat Caca yang benar-benar sudah mulai darah tinggi dengan kelakuan bosnya itu.
Gadis itu berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan diri.
*************
Jack Wilson sedang ada rapat penting yang mengharuskan pria itu bangun pagi-pagi sekali.
Setelah Jack bersiap,dia turun kebawah untuk minum segelas susu hangat.
__ADS_1
"Tuan muda tidak ingin sarapan dulu?"tanya pelayan yang sedang menyiapkan sarapan di meja makan.
"Tidak usah mbak,nanti saya sarapan di kantor saja,tolong sampaikan pada Mama saya ada rapat penting jadi tidak bisa menemaninya sarapan"ucapan Jack diangguki oleh pelayan tersebut dan pria itu berlalu berangkat ke kantornya.
Dalam perjalanan Jack Wilson menuju JK Group,ada sebuah mobil sport Lamborghini Aventador yang terus-menerus membunyikan klaksonnya.
"Siapa sih yang membuat onar pagi-pagi begini"gerutu Jack sambil terus melihat kaca spionnya.
Klakson mobil tersebut terus berbunyi,
Pimpinan JK Group sudah sampai pada batas maksimal kesabarannya,sampai pria itu menghadang mobil tersebut.
Jack Wilson turun dari mobilnya,berjalan kearah mobil Lamborghini Aventador itu dan mengetuk kaca mobil tersebut.
Tok tok tok
"Bisa anda keluar sekarang"pinta Jack pada pemilik mobil sport tersebut.
Kaca mobil itu perlahan mulai turun, memperlihatkan wajah si pengemudi mobil sport itu.
Jack Wilson kaget saat melihat si pengemudi tersebut,ternyata seorang wanita cantik.
"Nona anda ini seorang wanita,tidak pantas jika membuat gaduh di pagi hari"sarkas Jack yang sudah tak dapat lagi menahan emosi nya.
"Apa anda tidak bisa menyetir atau baru belajar menyetir?"tanya Jack lagi.
Wanita itu hanya tersenyum sinis pada pria yang saat ini tengah mengintrogasi nya bagai seorang polisi lalulintas.
"Maaf tuan,saya ini terburu-buru,mobil anda menghalangi mobil saya,jadi saya terpaksa harus memainkan klakson ini"sambil membunyikan klakson mobilnya lagi.
Jack nampak sangat kesal dengan kelakuan wanita itu,kemudian dia pergi meninggalkannya,karena rapat yang akan ia pimpin lebih penting dari pada mengurusi gadis yang tak jelas bahkan tak ia kenal.
"Dasar wanita tak jelas,pagi-sudah membuat moodku rusak huh....."sambil melihat kearah jam tangannya.
Wanita yang mengendarai mobil Lamborghini Aventador itu sama dengan Jack Wilson yang saat ini tengah mengumpat.
"Pria tadi memang tampan sih,tapi sayang menyebalkan,semoga saja hari ini aku tak sial sepanjang hari karena pria tadi"fokus kedepan sambil menekan pedal gasnya.
Like like like like like ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘