
25
Ayooo tap like like like
Jangan lupa jadikan favorit biar muncul di notifikasi kalian readers.
Kenzo masih mencerna semua perkataan yang ibunya lontarkan,pasalnya sang ibu tak pernah marah padanya sampai seperti tadi,baru kali ini emosi ibunya itu meluap-luap.
"Ahhhhkkkk....kenapa semuanya jadi seperti ini"teriak Kenzo frustasi.
"Aku harus menyelesaikan masalah ini dengan Caca"pria itu beranjak dari tempat duduknya.
*********
Keesokan harinya Caca hendak berangkat ke kantor dengan mobil taksi online tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di depannya.
"Ayo naik Ca"ucap pria itu yang tak lain adalah Jack Wilson.
"Siap pak dosen"sambil tersenyum manis kearah Jack.
Diperjalanan mereka berdua hanya diam kemudian Jack membuka suara terlebih dulu.
"Kau kemarin kemana,aku menjemputmu di kantor Kenzo,tapi kau tak ada kata satpam di perusahaan itu"tanya Jack.
"Aku kemarin bersama Sinta,maaf ya"sesal Caca.
"Tak apa lain kali jika kau sedang diluar jangan biasakan mematikan handphone mu,agar aku tidak susah menghubungi mu"ucap Kenzo menatap Caca dengan senyuman yang legit.
"Hahahaha..... sudah lah Jack jangan terlalu dramatis,baterai ku lowbat dan aku akan mengingat itu"balas Caca dengan senyuman tak kalah legit dari Jack.
"Aku masuk dulu ya Jack,bye"pamit Caca pada dosen tersebut.
*********
Caca tiba diruangannya,dia mulai sibuk dengan beberapa tumpukan berkas yang harus diserahkan kepada bosnya.
Kenzo datang dan langsung menemui sekretaris nya.
"Keruangan saya sekarang,ada yang harus kita bicarakan"pinta Kenzo membuat sekretaris itu menatapnya dan langsung menuju ruangan bosnya.
__ADS_1
"Ada apa pak?"tanya Caca.
"Masalah perjanjian kita mulai hari ini berakhir,aku akan mentransfer uang ke rekeningmu dan satu lagi hubungan kita kembali normal sebagai bos dan bawahan"jelas Kenzo membuat hati gadis itu seperti tersayat-sayat.
"Caca kamu harus tahan sakit ini,ini baru permulaan jadi kau pasti bisa melewati ini semua,jangan sampai perasaanmu jatuh terlalu dalam padanya"ucap nya dalam hati sambil menahan sakit dihatinya.
"Tidak usah pak,saya tidak perlu dibayar,lagi pula tidak sampai 6 bulan kan"jawab Caca.
"Saya pastikan akan bersikap profesional dalam bekerja,jika tidak ada yang ingin dibicarakan lagi saya mohon undur diri"sambil membungkukkan badannya pada Kenzo kemudian Caca berlalu meninggalkan ruangan bosnya.
Caca langsung menuju kamar mandi dan disana tangisan Caca kembali tumpah,entah mengapa rasanya Caca tak bisa menahan rasa sakit ini ketika Kenzo mulai mengabaikan nya.
"Tuhan tolong bantu aku melupakan perasaan ini,aku tidak ingin hanya seorang diri merasakan nya"doa Caca sambil meneteskan air mata dan memegang dada nya yang terasa sesak.
**********
Diruangan kenzo pria itu nampak tak percaya dengan apa yang dirinya lakukan.
Pikirannya menyuruh untuk menjauhi sekretaris nya namun hatinya ingin sekali selalu bersama Caca.
"Kenapa aku jadi bimbang begini,itu semua keputusan yang benar,aku tidak ingin menyakiti perasaan Caca karena aku akan segera melamar Merisa"gumam Kenzo yang masih bergulat dengan pikirannya.
Mata Caca seketika menangkap objek seorang perempuan yang berjalan keruangan Kenzo.
Memori Caca otomatis mengingat perempuan itu adalah gadis yang Kenzo sukai,hati Caca kembali terasa perih.
"Caca ingat dia itu calon tunangan bosmu jadi kau tak usah menghiraukan nya,anggap saja kau hanya mengagumi Kenzo sebagai idolamu"kata hati Caca agar menguatkan dirinya.
Entah ini skenario dari yang kuasa atau tidak waktu dimana bosnya sedang bersama wanitanya,waktu itu pula Caca harus menyampaikan jika ada pertemuan di cafe XXX.
Mau tidak mau Caca harus masuk keruangan Kenzo,dia sudah mempersiapkan diri akan kemungkinan atasan bermesraan dengan wanita nya.
Caca memberanikan diri masuk kedalam.
Dan benar saja gadis itu melihat sepasang manusia yang tengah saling berdekatan bahkan jarak antara mereka hampir terkikis habis.
Kenzo yang merasakan kehadiran seseorang menoleh pada Caca dan langsung membuat jarak dengan Merisa.
"Maaf pak saya tidak bermaksud mengganggu anda,sebentar lagi ada pertemuan di cafe XXX,saya permisi"sekretaris itu langsung keluar dari ruangan bosnya.
__ADS_1
Kenzo merasa jika dirinya tengah tertangkap basah berselingkuh,namun dia dan Caca tak ada hubungan apa-apa.
"Maaf aku tidak bermaksud melecehkan mu Merisa"jelas Kenzo.
"Aku mengerti,ini semua salahku karena aku tidak hati-hati sehingga hampir terjatuh"ucap Merisa yang tidak mempermasalahkan tindakan Kenzo.
Di ruangan yang berbeda Caca duduk di kursinya,dia berusaha agar air mata nya tak jatuh.
"Caca ingat ya dia hanya atasanmu buang rasa itu,buang....."jerit Caca dalam hati.
Suara pintu ruangan Kenzo terbuka,dimana dia dan Merisa keluar dari ruangannya.
Tangan Merisa merangkul tangan Kenzo.
Mata Caca tak lepas dari keduanya,gadis itu mulai salah tingkah,antara menahan rasa sakit dan kecewa.Caca mengikuti Kenzo dari belakang dengan wajah tertunduk kebawah tanpa melihat Kenzo yang tengah bersama wanita yang sangat pria itu cintai.
Setelah sampai ditempat parkir Merisa berpisah disana.
"Aku balik ke butik dulu ya"pamit nya pada Kenzo dan mencium pipi pria itu.
Caca dan Kenzo kaget atas kelakuan Merisa, bisa-bisanya gadis itu melakukan nya didepan Caca tanpa rasa sungkan sedikit pun.
Kenzo tidak menolak atau membalas,pria itu hanya menggukkan kepala tanda mengijinkan Merisa pergi.
Caca meremas berkas yang ia bawa,agar sakit hatinya dapat ternetralisir.
Kemudian gadis itu mengikuti langkah bosnya menuju mobil yang akan mereka tumpangi.
***********
Didalam mobil tak ada percakapan,yang ada hanya suara mesin mobil.
Caca mulai sadar jika pria disampingnya ini tengah mendorong dirinya untuk menjauh dari nya.
"Aku akan menjauh darimu Kenzo,kau harus bahagia dengan cintamu dan aku hanya bisa berdoa untukmu sebagai orang yang menyukai mu semoga kau menemukan cintamu yang sesungguhnya"ucap Caca sambil memejamkan mata,karena dipelupuk matanya sudah ada air yang merembes hendak ingin keluar.
Like like like ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘