Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 57


__ADS_3

Like like like ya readers


Kenzo dan Caca dalam perjalanan menuju tempat yang ingin pria itu tuju.


Setelah beberapa menit menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan tersebut.


Caca tak menyangka kenzo akan membawanya ketempat seindah itu,gadis itu tersenyum dan turun dari mobil saat kenzo telah selesai memarkirkan mobilnya.


Caca sangat menikmati pemandangan yang terpampang di depan matanya saat ini.


Angin yang menyapu setiap helai rambut panjangnya,deburan ombak yang menyapu pantai,serta keindahan alam yang Tuhan ciptakan untuk ia saksikan saat ini.


Kenzo melihat bagaimana reaksi sekretarisnya itu,dirinya benar-benar merasa bahagia melihat Caca menyukai tempat ini.


"Apa kau menyukainya"tanya Kenzo menatap kearah laut yang terbentang luas dihadapannya.


"Tentu saja Pak,siapa yang tidak menyukai pantai"jawabannya sambil terus melihat keindahan yang Tuhan ciptakan untuk umat manusia.


"Jangan memanggilku Pak,panggil saja Kenzo saat kita tak berada di kantor"jelasnya menatap Caca penuh harap agar gadis yang bersamanya saat ini bisa mengingat dirinya.


Gadis itu merasa familiar dengan kata-kata yang diucapkan oleh Kenzo.


Kepalanya mulai terasa sakit namun ia mencoba menenangkan pikirannya.


"Apa kau baik-baik saja?"tanya Kenzo cemas.


"Aku baik-baik saja Ken..zo...."Caca masih salah tingkah dengan menyebut nama bosnya itu tanpa embel-embel Pak.


Pria itu tersenyum karena Caca saat ini sudah bisa memanggil dirinya tanpa embel-embel Pak, meskipun masih terdengar kaku.


"Ayo ikut aku"menarik tangan Caca menuju kearah pinggir pantai.


Keduanya telah berpijak diatas pasir putih dan disambut oleh sentuhan ombak yang menghampiri kaki mereka berdua.


Gadis itu nampak sangat bahagia melihat ombak yang menggelitik kakinya,begitu pula dengan Kenzo yang nampak menikmati suguhan alam yang benar-benar menenangkan pikirannya.


"Kau sering datang kemari?"tanya Caca pada Kenzo yang tengah menatap lurus kedepan.


"Tidak,aku bahkan tak sempat untuk sekedar berlibur seperti sekarang ini"jelas Kenzo dengan senyum kecutnya.

__ADS_1


"Hahahaha.....apa masa kecilmu kurang bahagia?"ledek Caca sambil memainkan kakinya dengan ombak yang menghampirinya.


"Bisa dibilang begitu,karena masa kecilku berbeda dengan anak-anak normal lainnya,mereka bisa bermain dengan teman sebayanya,sementara aku hanya bisa bergulat dengan pelajaran yang berhubungan dengan perusahaan, sebenarnya aku hanya sesekali saja berlibur bersama Mama,itupun aku yang mengajaknya,aku tak ingin memikul beban itu semua,aku hanya ingin bebas seperti anak-anak lainnya,namun darah yang mengalir dalam tubuhku yang mengharuskan aku mempelajari semua tentang perusahaan,karena aku pewaris dari keluarga Narendra"jelas Kenzo dengan wajah penuh kesedihan.


Caca dapat merasakan kesedihan Kenzo yang terpancar melalui raut wajahnya.


"Jadi kau ingin merasakan masa kecilmu?"tanya Caca menatap Kenzo.


"Semua sudah terlambat,umurku sudah hampir kepala 3 dan itu semua sudah bukan mainanku lagi"jawab Kenzo menatap pasir putih yang ia pijak.


"Kata siapa sudah terlambat,tak ada kata terlambat jika kita masih bisa melakukannya"ucap Caca sambil tersenyum kearah Kenzo.


Gadis itu menarik tangan Kenzo sambil berlari di tepi pantai, Caca mendahului Kenzo dan pria itu terpancing untuk mengejar Caca,keduanya tertawa lepas tanpa beban.


Mereka terus berlari dan berlari.


Kenzo mengejar Caca dengan kecepatan penuhnya dan akhirnya pria itu dapat mendahului sekretarisnya.


"Woooowww.....aku menang,ayo kejar aku"pinta Kenzo yang terus berlari memundurkan badannya menghadap Caca.


Caca seakan terpancing dengan ucapan bosnya dan langsung tancap gas berlari sekencang mungkin.


Bukkk......


Suara hantaman badan Caca pada badan bosnya itu terdengar keras sekali.


Caca tak dapat menghentikan laju kakinya yang sudah sekuat tenaga berlari agar dapat mengejar Kenzo,namun sialnya pria itu malah berbalik mendadak dan tubrukan antara keduanya pun tak dapat dihindari lagi.


Mereka berdua terjatuh dengan posisi Caca diatas dan Kenzo berada dibawah memeluk erat tubuhnya.


Hantaman ombak membasahi tubuh keduanya.


Kenzo menatap wajah Caca yang dipenuhi dengan buliran air yang menetes dari rambutnya.


Pria itu menyingkirkan rambut halus yang mengenai wajah cantik sekretarisnya.


Caca hanya diam dengan apa yang Kenzo lakukan padanya.


"Kenapa aku sangat menikmati sentuhan darimu Kenzo?"tanya nya dalam hati.

__ADS_1


Pria itu hanya fokus pada wajah Caca yang seakan bertambah cantik terkena deburan air laut.


Tangan Kenzo menyentuh pipi sekretarisnya.


Dengan sigap pria itu membalik posisi Caca berada di bawahnya.


Kenzo menyentuh bibir kenyal gadis itu dengan lembut.


"Aku akan terus berusaha membuat kau mengingatku Caca"langsung membungkam mulut Caca dengan bibirnya.


Deburan ombak kembali menghantam keduanya,namun kali ini terasa berbeda karena mereka berdua masih terfokus dengan ciumannya.


Caca memejamkan kedua matanya dan sekilas memori muncul dimana dirinya dan Kenzo tengah berciuman di sebuah pesta dan keduanya sama-sama saling menikmati satu sama lain.


Caca tersadar dan melepaskan ciuman mereka.


"Apa kau ingat sesuatu?"tanya Kenzo masih menatap fokus kearah bibir Caca.


"Ya,kau dan aku nampak menikmati ciuman itu"jawab Caca yang masih tak percaya dengan lintasan memori yang dilihatnya tadi.


Kenzo tersenyum dengan jawaban yang Caca ucapkan.


"Jika kau tak percaya,cukup rasakan dan coba nikmati, mungkin kau dapat mengingatnya dengan jelas"Kenzo kembali mendekatkan bibirnya ke bibir Caca.


Lagi-lagi pria itu tak pantang menyerah untuk membuat Caca ingat padanya.


Kenzo kembali melumat bibir yang membuatnya candu.


Kata-kata Kenzo yang di ucapkan pada Caca"rasakan dan nikmati",bagai sebuah rapalan yang berkali-kali terdengar oleh gadis itu.


Caca mulai memberanikan diri membalas ciuman Kenzo dan.....


Lintasan memori di pesta itu benar-benar semakin jelas teringat oleh Caca.


Keduanya mulai menikmati ciuman di tepi pantai tersebut dan ditemani deburan ombak yang memberikan sensasi kenikmatan tersendiri oleh keduanya.


Like like like like ya readers


Maaf kalok masih banyak typo 😊

__ADS_1


Happy reading 😘😘😘😘


__ADS_2