Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 6


__ADS_3

Mata mereka berdua masih saling terpejam,kening keduanya pun masih menyatu dengan deru nafas keduanya yang sama mendominasi.


Perlahan kelopak mata Kenzo terbuka dan menatap wajah Caca seketika bayangan ciuman mereka terlintas kembali dibenak pria itu.


Ada semburat merah di wajah pria itu,pasalnya ini ciuman pertamanya.


What?ciuman pertama Kenzo??


Author nya kok ikut kepo wkwkwkwk


Caca perlahan membuka mata dan objek pertama yang dia tangkap adalah Kenzo dengan lensa mata yang berwarna coklat,bulu mati tidak terlalu lentik hidung mancung pastinya dan bibir sexy nya.


Seketika Caca tersadar dan teringat dengan Jojo lelaki yang selalu dia tunggu.


"Maaf tuan"Caca sambil menundukkan kepalanya.


"Saya yang seharusnya minta maaf sama kamu"jawab Kenzo.


Kenapa aku bisa segegabah ini,apa karena nama dia Caca aku sampai lepas kendali seperti tadi.


Aku harus meluruskan masalah ini,supaya gadis ini tidak salah faham.


Gumam Kenzo pada dirinya.


"Saya tidak bermaksud melecehkan kamu,saya hanya banyak fikiran jadi saya minta maaf sama kamu"jelas Kenzo.


"Dan kamu tidak jadi saya pecat"tambah Kenzo pada Caca.


Sontak Caca kaget sekaligus bahagia.


"Benar tuan tidak jadi memecat saya?tanya Caca.


"Jangan panggil saya tuan, panggil Kenzo saja"jelas Kenzo.


"Tapi kan tidak sopan tuan"jawab Caca.

__ADS_1


"Panggil Presdir saja jika dikantor jangan tuan,aku masih muda"jelas Kenzo seraya Caca mengangguk tanda dia mengerti.


"Tujuan saya memanggil kamu kesini,saya akan mengangkat kamu menjadi manager di cafe itu"jelas Kenzo.


"Apa saya tidak salah dengan Presdir?"tanya Caca.


"Tidak, karena manager di cafe itu akan di pindahkan ke cafe cabang lain"jawab Kenzo.


"Baik Presdir"saut Caca.


"Kamu boleh pergi"perintah Kenzo.


Caca membungkukkan badannya dan berbalik hendak keluar dari ruangan Kenzo namun....


"Presdir maafkan perkataan saya yang lancang,saya hanya ingin mengatakan kenyataan yang ada,anda memang sangat dingin kepada orang lain,jika anda tersenyum pasti lebih tampan lagi"ucap Caca seraya menyunggingkan senyumnya kepada Kenzo dan berbalik keluar dari ruangan itu.


Tanpa sadar Kenzo menarik kedua sudut bibirnya yang selama ini tak pernah iya perlihatkan kepada orang lain kecuali orang terdekatnya.


************


"Sudah pulang nak?tumben telat pulangnya"tanya ibu ada Caca.


"Iya bu,tadi banyak banget yang harus Caca urus di cafe"jelas Caca.


"Oh iya bu,ada yang mau Caca bilang sama ibu dan ayah,ayah dimana Bu?"tanya nya.


"Ayah ada dikamar nak,"jawab sang ibu.


"Ayah dicari Caca"panggil sang ibu.


"Iya ada apa nak?"tanya ayahnya.


"Sekarang Caca sudah naik jabatan jadi manager cafe Bu,yah"dengan wajah yang sangat bahagia.


"Alhamdulillah,selamat ya sayang"ucap kedua orang tua Caca.

__ADS_1


"Terimakasih,tanpa doa kalian Caca tidak mungkin bisa ketahap ini"ucap Caca pada ibu dan ayahnya.


"Ya sudah kamu sekarang mandi dulu terus istirahat ya?"pinta sang ibu kepada Caca dan diangguki oleh nya.


*********


Selesai mandi Caca menuju ruang makan dan disana semua keluarga sudah berkumpul untuk makan malam bersama.


"Kak Minggu depan acara wisudaku,kakak bisa datang kan?"tanya Abi pada Caca.


Abi adalah adik Caca satu-satunya.


"Kakak gak bisa janji sama kamu,kakak takut banyak pekerjaan di cafe!"jelas Caca pada adiknya.


"Yaudah kak gak papa,yang penting kakak usahakan aja kalok gak bisa Abi gak maksa kok"dengan senyum manisnya.


Abi sangat mengerti kondisi kakaknya sekarang,dia tidak ingin memaksa nya untuk datang ke acara wisudanya karena Abi tau bagaimana sang kakak banting tulang membantu biaya kuliahnya yang tidak sedikit itu,sampai ia rela tidak lanjut kuliah dan bekerja demi membantu biaya Abi.


Selesai makan malam,semua orang dirumah Caca bergegas ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat dan menyambut hari esok yang sudah pasti melelahkan bagi keluarga ini.


**********


Keesokan harinya di lobi perusaan Kenzo, Stella tengah menunggu sang Presdir yang tengah rapat dan tiba-tiba handphone Stella berdering.


"Kamu harus mendesak dia untuk segera melamar mu,kau mengerti Stella?"jelas pria di seberang telepon itu.


"Aku mengerti,tidak usah meneleponku terus,tanpa kau suruh aku pasti akan membuat dia melamar ku"seringai licik Stella.


Wah wah wah....


Kira-kira siapa ya pria itu?


Penasaran langsung aja scroll keatas ya😉


Jangan lupa like nya.

__ADS_1


__ADS_2