Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 78


__ADS_3

3 hari kemudian.


Di kediaman keluarga Narendra yang mewah dan luas,di sana pula akan dilaksanakan pesta pernikahan yang megah tentunya antara Kenzo dan Caca.


Tak perlu menyewa gedung,karena kediaman mempelai pria sudah cukup menampung semua tamu undangan dari mulai kalangan pengusaha, sosialita dan para pegawai perusahaan keluarga tersebut.


Di rumah besar itu terlihat orang mulai berlalu lalang mempersiapkan acara pernikahan Kenzo.


Disana juga terlihat Farah dan Jasmine yang tengah sibuk merangkai beberapa bunga palsu untuk hiasan bunga gantung.


"Ma kenapa tidak pakai bunga aslinya saja?"tanya Jasmine.


"Nanti di pelaminan kakakmu pas hari pernikahan baru di pasang bunga asli sayang,kalau di pasang sekarang nanti bisa layu,bunga palsu ini untuk hiasan disana"menunjuk keatas.


"Oh iya Ma aku paham".


"Mana tunanganmu,kenapa tak kemari?".


"Biasa Ma,dia sibuk dengan urusan kantornya,jadi aku tak berani mengganggu".


"Mama lupa,kalau putri mama ini akan menjadi nyonya Wilson generasi ke-2"ledek Farah.


"Apa sih Ma"mengelak ucapan ibunya.


"Nyonya apanya,paling setelah pernikahan kakak selesai, hubunganku dan dia juga akan selesai"gumamnya dalam hati.


Tiba-tiba ponsel Jasmine berbunyi.


"Halo sayang,ada apa kau menghubungiku,rindu ya?"ucap Jasmine pada Jack karena dirinya saat ini tengah bersama sang ibu.


"Hei apa kau gila,berani sekali memanggilku seperti itu"dengan nada sedikit tinggi.


"Aku sedang bersama Mama sayang,ada apa kau meneleponku"memberikan sedikit isyarat pada Jack agar pria itu paham jika dirinya sedang bersandiwara.


"Oh ada Mama ya, baiklah tidak apa-apa"tanpa terasa menarik senyumnya.


"Besok jika kau tak sibuk, datangnya kemari,semua keluargaku juga akan datang".


"Akan aku usahakan jika tidak sibuk".


"Ayolah sayang,kau harus jadi calon adik ipar yang baik untuk kak Kenzo"tersenyum kearah ibunya.


"Dasar gadis gila,terserah kau sajalah,aku tak perduli"Jack menutup panggilan dari Jasmine.


"Apa sih mau gadis itu,tapi kenapa aku menikmati semua sandiwara yang ia mainkan"gumamnya


"Aku tidak boleh jatuh cinta padanya,dia kan gadis pecicilan,mana bisa dia menjadi nyonya Wilson generasi berikutnya".

__ADS_1


"Akkhh.....sial,kenapa aku memikirkan hal itu, sudahlah lebih baik aku lanjut bekerja saja"melanjutkan pekerjaannya kembali.


******************


Di rumah Caca semua pegawai nya sedang sibuk membuat kue.


Caca juga ikut membantu meskipun Rosa sudah tak memperbolehkannya.


"Mbak Caca di dalam saja,kalau orang di pingit itu tidak boleh melakukan hal-hal yang berbahaya"jelas salah satu pegawainya.


"Apanya yang bahaya sih mbak,ini cuma buat kue,bukan mau balapan"jawab Caca sekenanya.


"Tapi nanti saat memasukkan loyang kedalam panci,kalau tangan mbak Caca lecet terkena panas bagaimana ayo".


"Hahahaha......mbak bisa saja ya,kan sudah ada sarung tangan pelindungnya"tertawa melihat kelakuan konyol pegawainya yang berlebihan.


"Hehehehe.......iya mbak,saya cuma mengingatkan saja"pegawai itu tersenyum kikuk.


"Hahahaha....iya mbak saya tahu,ya sudah lanjut kerja lagi aja ya"melanjutkan pekerjaannya kembali.


Saat Caca sedang asik membuat adonan rainbow cake, tiba-tiba ponselnya berbunyi.


"Ya Kenzo ada apa"tanya Caca sambil mengaduk adonan kuenya.


"Aku rindu padamu"rengeknya.


"Tidak bisa,ini sudah mencapai puncaknya,kita video call ya,aku ingin melihat wajahmu sayang"rengek Kenzo kembali.


"Aku masih sibuk Kenzo,nanti saja ya".


"Kau sibuk apa sih calon istriku"ledeknya.


"Aku sedang membuat kue,jadi jangan di ganggu ya"bujuk Caca agar pria di sebrang ponselnya itu mematikan panggilannya.


"Sayang kau itu harus beristirahat,jangan sampai kelelahan, pernikahan kita sudah semakin dekat"jelas Kenzo dengan suara khawatirnya.


"Ini cuma membuat kue,bukan jadi kuli bangunan jadi kau tak usah khawatir,aku tidak akan kelelahan,setelah ini aku akan istirahat".


"Benar ya,kau harus istirahat setelah ini?"meyakinkan Caca dengan ucapannya.


"Iya bos,jadi jangan di ganggu dulu ya,biar pekerjaanku cepat selesai".


"Baiklah,sampai bertemu di pernikahan kita sayang,aku mencintaimu"tersenyum dengan ucapannya sendiri.


"Aku juga mencintaimu"mematikan telepon dari Kenzo.


"Cieee.....mbak Caca,buat kue sambil di telepon sama mas Kenzo"ledek para pegawainya.

__ADS_1


"Cuma di tanya kabar mbak,bukan apa-apa kok"kilah Caca.


Semua pegawai tersenyum karena Caca mencoba menutupi dari mereka jika sepasang kekasih yang akan segera menikah itu sedang saling merindu.


Ponsel Caca tiba-tiba berdenting.


๐Ÿ’ŒNo name


Bagaimana kabarmu Caca.


๐Ÿ’ŒCaca


Dengan siapa ya?


๐Ÿ’ŒNo name


Ini aku Sinta,maaf ya aku ganti nomer tak mengabarimu๐Ÿ˜Š


Caca langsung menyimpan kontak Sinta.


๐Ÿ’ŒCaca


Tidak apa-apa Sin๐Ÿ˜‰


๐Ÿ’ŒSinta


Selamat ya Ca, akhirnya kau akan menikah dengan Pak Kenzo.


๐Ÿ’ŒCaca


Terimakasih ya Sin, bagaimana dengan pekerjaanmu di cafe.


๐Ÿ’ŒSinta


Alhamdulillah lancar Ca.


Aku lanjut kerja dulu ya nyonya Kenzo ๐Ÿ˜‰


๐Ÿ’ŒCaca


Oke.


Caca tersenyum-senyum sendiri membaca pesan dari Sinta yang memanggilnya dengan sebutan nyonya Kenzo.


Like like like like like ya readers ๐Ÿ˜‰


Maaf kalok masih banyak typo ๐Ÿ˜Š

__ADS_1


Happy reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2