
Tak butuh waktu lama untuk mereka berdua sampai dicafe itu.
Sambil menunggu pesanan datang manager cafe itu datang yang tak lain adalah Sinta sahabat Caca.
Caca memang merekomendasikan Sinta sebagai manager setelah dirinya diangkat menjadi sekretaris pribadi bosnya.
Karena Caca tau kemampuan yang dimiliki Sinta.
"Maaf pak Kenzo saya menganggu makan siang anda,saya akan kekantor setelah makan siang untuk memberikan laporan bulanan cafe ini"jelas Sinta pada Kenzo.
"Kau urus saja dengan sekretaris ku"jawab Kenzo.
"Baik pak"jawab Sinta dan langsung undur diri dari hadapan Kenzo.
"Nanti setelah makan siang kau tetap disini, periksa laporan bulanannya,ingat jangan lama-lama,aku tau jika kalian bersahabat"titah Kenzo pada Caca.
"Baik pak,tapi boleh kan hanya mengobrol sebentar,tapi sambil mengecek laporannya bukan hanya bergosip ria"bisik Caca pada bosnya itu.
Kenzo yang geli dengan ucapan gadis itu yang sok imut tertawa kecil sambil mengaguk.
"Jangan lama-lama,hari ini aku kasih bonus waktu bersama sahabatmu"jawab Kenzo sambil tersenyum.
***********
Setelah keduanya selesai makan siang Kenzo kembali terlebih dulu ke kantor karena Caca masih ada tugas untuk mengecek laporan cafe tempat dirinya maka siang.
"Ini Ca,eh gak papa kan kita kayak gini?"tanya Sinta karena takut mereka harus bersikap profesional.
"Kalok sama aku mah santai sin,aku bukan orang gila hormat kok,lagian cuma sekretaris bukan CEO kan"jelas Caca pada sahabat nya itu.
"Kayaknya kamu tambah Deket ya sama itu bos"tanya Sinta yang penasaran dengan kedekatan keduanya.
"Aku akan cerita sesuatu sama kamu tapi janji jangan bocor ya ini cuma aku dan Kenzo yang tau"pinta Caca.
"Kalok sama aku mah aman Ca,santuy aja oke"ucap Sinta meyakinkan Caca.
"Aku dan dia sekarang menjadi sepasang kekasih palsu"jelas Caca yang membuat Sinta kaget setengah mati.
"Apa.......kamu jangan bercanda deh Ca,kamu serius,gimana kalok kamu jatuh cinta beneran sama itu bos ganteng?"tanya Sinta.
"Itu juga yang aku takutkan sin,aku takut berhianat pada Jojo, apalagi dia sudah memiliki orang yang sangat dia cintai dan dia bilang juga jangan sampai ada perasaan diantara kita selama menjadi pasangan palsu"jelas Caca pada Sinta.
__ADS_1
"Maksud nona Stella itu?"tanya Sinta dengan penasaran.
"Bukan mereka itu hanya dijodohkan,dan kemarin baru aja batal bahkan kemarin pula dia meresmikan hubungan palsu ini"ucap Caca yang terlihat sedih.
Sinta mulai menyadari jika Caca sudah memiliki rasa cinta pada Kenzo namun Caca belum menyadari itu.
"Kalok menurut aku kamu jalani aja dulu,jika nanti kamu melibatkan perasaan mu,itu memang sudah resiko Ca,kamu dibayar kan?"tanya Sinta Caca mengangguk.
"Nah maka dari itu kamu harus mempersiapkan diri jika kemungkinan itu terjadi padamu Ca"nasehat Sinta.
"Tak ada salahnya kalok kamu menyukai nya,itu perasaan mu Ca,kamu jangan hanya terfokus pada Jojo yang belum tahu pria itu ada dimana sekarang entah sudah menikah atau memiliki anak kau kan tak mengetahui nya Ca,jadi kau harus terus mencari kebahagiaan mu jangan hanya menunggu orang yang penuh dengan ketidak pastian"saran Sinta pada sahabat nya itu.
"Huh.....kau benar sin, seharusnya aku harus bisa melupakan pria yang entah sekarang dia ada dimana,aku harus mencari kebahagiaan ku sendiri"ucap Caca menatap Sinta.
"Nah gitu dong itu baru Caca yang aku kenal"sambil tersenyum kearah Caca dan gadis itu melanjutkan mengecek laporan bulanan cafe itu.
Setelah selesai Caca merapikan semua hasil laporan yang dia cek tadi dan akan menyerahkan pada atasannya.
Hendak beranjak dari kursi handphone Caca berbunyi.
"Ya pak dosen ada apa lagi?"tanya Caca.
"Kau dimana sekarang?"tanya Jack.
"Sedang apa kau disana Ca, bukannya jam makan siang sudah habis dari tadi ya? tanya Kenzo yang mulai penasaran.
"Ya kau benar,tapi aku masih ada urusan disini dan itu semua atas perintah atasan ku bukan kemauan ku yang ingin bersantai"jawab Caca.
"Iya aku percaya padamu,nanti pulang dari kantor aku jemput ya calon pacar"dengan suara memohon yang dibuat-buat oleh Jack.
"Berhentilah memanggil ku begitu,aku nanti pulang sendiri saja ya"tolak Caca halus.
"Yahhh gagal deh,yaudah lah gak papa lain kali saja,bye calon pacar"panggilan langsung diakhiri oleh Jack.
Caca hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan dosen tampan itu.
"Siapa Ca,dan panggilan apa?"tanya Sinta.
"Dosen pembimbing Abi,ngajak aku pulang bareng tapi aku gak mau,eh sin kalok orang manggil kamu calon pacar apa bener orang itu suka ya?"tanya Caca pada Sinta.
"Whatttt.....jadi pak dosen itu manggil kamu calon pacar?"tanya Sinta sambil matanya melotot hendak keluar dari tempatnya.
__ADS_1
"Ya dan aku sudah melarang nya tapi dia tetep aja"suara Caca nampak putus asa.
"Udah pasti lah dia ngebet banget sama kamu Ca,kenapa kamu gak coba aja buat Deket sama dia,siapa tau jodoh Ca"ledek Sinta yang langsung geleng-geleng kepala dan meninggalkan cafe tersebut namun sebelum itu Caca berbakat pada Sinta.
"Mimpimu kejauhan Sinta,udah lah aku balik kantor ya,bye"sambil melambaikan tangannya.
***********
Caca sudah sampai kekantor dan langsung menuju keruangan Kenzo.
Tok tok tok
Tok tok tok
Sudah berkali-kali Caca mengetuk pintu ruangan bosnya namun tak ada jawaban dari dalam, akhirnya Caca memberanikan diri masuk kedalam dan tak nampak seorang kenzo di ruangan itu.
"Kemana ya si es potong,kok ruangan kosong melompong begini"gumam Caca sambil mengabsen tiap sudut ruangan itu namun tak ada penghuni nya.
Tatapan Caca terkunci pada pintu diruangan itu,Caca yang penasaran mulai mendekat kearah pintu dan menarik handel pintu.
Sebuah kamar yang luas dan elegan yang terlihat sosok lelaki yang tengah terlelap di atas tempat tidur berukuran king size.
Perlahan Caca mulai mendekat hendak memastikan orang itu bosnya atau bukan, lama-lama semakin dekat dan wajah Kenzo mulai terlihat jelas.
Gadis itu memperhatikan wajah Kenzo yang terlelap dengan damai dan hembusan nafasnya yang teratur menandakan jika pria itu tengah tertidur pulas.
"Saat kau terlelap seperti ini kau sangat tampan"gumam Caca tanpa sadar Caca membelai rambut hitam Kenzo.
Sontak membuat si empunya merasa terusik dan perlahan membuka matanya.
Objek yang pria itu tangkap adalah wajah cantik Caca yang masih belum sadar terus membelai rambut nya.
"Apa kau sangat menyukainya rambutku?"tanya Kenzo yang menyadarkan Caca dari lamunannya.
"Ma-maaf pak bukan maksu....."belum selesai Caca bicara Kenzo langsung menarik tangan Caca hingga gadis itu jatuh tepat berada di atas badan Kenzo.
"Maaf pak"ucap Caca hendak beranjak dari badan Kenzo namun pria itu malah menahannya.
"Kenapa wajahmu memerah nona"ledek Kenzo dengan senyuman tampannya, sebenarnya dia tahu Caca sekarang ini tengah menahan malu.
Caca yang tidak ingin terbawa suasana oleh Kenzo akhirnya buka suara.
__ADS_1
"Kenzo tolong lepaskan aku,jikau kau tidak ingin aku menaruh perasaan padamu"ucap Caca sambil menatap kedua manik mata Kenzo.
Sontak Kenzo langsung melepaskan Caca dan gadis itu keluar dari ruangan itu menuju ruangan nya sendiri.