Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 66


__ADS_3

Keduanya larut dalam suasana cinta yang begitu menggebu,sampai mereka tak melihat situasi sekitar.


Semua orang yang menyaksikan tersenyum dan bertepuk tangan untuk kedua.


Mendengar itu semua,Caca mulai melepaskan pangutannya perlahan tapi pasti.


Keduanya sama-sama menatap mata pasangannya masing-masing dengan penuh kasih.


"Aku mencintaimu Orieza Zativa Sanjaya"ucap Kenzo.


"Aku juga mencintaimu Kenzo Narendra"balas Caca dengan senyumannya.


Mereka berdua berpelukan dengan sangat erat.


"Cepat lamar dia tuan,jangan sampai kau menyesal di kemudian hari,jika kau tak cepat mengikatnya"ledek salah satu penumpang yang sudah berada di dalam pesawat,namun orang tersebut keluar karena melihat adegan romantis antara keduanya.


"Aku pasti akan melamarnya...... sekarang juga"ucap Kenzo yang membuat para gadis yang hadir berteriak histeris.


Kenzo berjongkok dengan sebelah kakinya di tekuk.


"Mau kah kau menjadi ibu dari anak-anakku?"tanya Kenzo sambil mengulurkan tangannya pada Caca.


Gadis itu benar-benar bahagia luar biasa,tanpa pikir panjang Caca langsung menyatukan tangannya dengan tangan Kenzo.


Pria itu tersenyum bahagia, akhirnya dirinya dan gadis yang ia cintai bisa bersatu.


"Kita tidak usah bertunangan,aku akan segera menikahimu"ucap Kenzo sambil berdiri dan memeluk gadisnya serta mencium puncak kepala Caca.


Semua orang yang menyaksikan ikut bahagia dengan pasangan satu ini.


************


Saat tiba di kantor, asisten Jack Wilson memberikan informasi tentang Caca dan Kenzo yang sudah bersatu.

__ADS_1


CEO JK Group tersebut kaget dengan informasi yang ia terima dari orang kepercayaannya.


"Aku tidak bisa melanjutkan pertunangan ini,aku harus mencari cara menyelesaikannya,tanpa harus menyakiti berbagai pihak"gumam Jack yang nampak berpikir.


Pria itu sebenarnya sudah memprediksi kemungkinan ini akan terjadi,dan benar saja hal yang ia takutkan terjadi juga.


Sebenarnya ia masih belum bisa melepas Caca bersama pria lain.


Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam,Jack masih sangat mencintai gadis itu.


"Jimmy tolong hubungi nona Jasmine,suruh dia ke kantor sekarang juga"pinta Jack tegas.


"Baik tuan"melangkah keluar dari ruangan bosnya.


*************


Setelah menunggu 30 menit akhirnya Jasmine tiba di ruangan Jack.


Disana sudah ada Jimmy yang berdiri di samping bosnya,namun masih berjarak dan tak terlalu dekat.


"Aku akan menagih perbaikan mobilku sekarang"jelas Jack dengan wajah datar.


Jasmine mengerti maksud pria itu,dia langsung mengeluarkan selembar cek dan pulpen, memberikannya pada Jack.


"Silahkan tulis nominal yang anda butuhkan tuan"pinta Jasmine menatap Jack Wilson tajam.


"Hahahaha......apa kau kira aku tak cukup mampu untuk membayar uang perbaikan mobilku yang kau rusak nona"ledek Jack yang merasa terhina oleh Jasmine,yang mengira jika dirinya menagih tanggung jawab gadis itu dengan uang.


Gadis itu nampak mengernyitkan kedua alisnya.


"Jadi apa yang anda mau dari saya tuan Jack Wilson"ucap Jasmine yang sudah mulai kesal.


Jack menatap asistennya dan memberikan sebuah isyarat,agar melaksanakan apa yang bosnya itu perintahkan.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang pria bertubuh tinggi besar itu langsung melangkah kearah Jasmine, memberikan sesuatu pada model berparas cantik tersebut.


Saat gadis itu melihat apa yang Jimmy bawa,dia mulai merasa was-was.


"Duh......matilah aku,apa orang ini serius akan melaporkan aku pada polisi?"tanya nya dalam hati.


Namun Jasmine bersikap setenang mungkin,meski keringat dingin sudah mulai membasahi telapak tangan,dengan jantung yang mulai berpacu tak semestinya.


Saat Jimmy meletakkan sesuatu yang ia bawa di depan Jasmine,gadis itu mulai tak dapat bernafas dengan baik.


"Buka dan lihat serta cermati apa maksudku memanggilmu datang kemari"pinta Jack dingin.


"Saya sibuk Pak,anda tahu sendiri kan jika sekarang saya sibuk mengurus kantor kakak saya"jelas Jasmine yang ingin lari dari situasi mencekam ini.


"Kau hanya sementara mengambil alih perusahaan kakakmu,itupun masih dengan bantuan ayahmu dan sekretaris lama Kenzo,dan aku telah mengetahui semua itu nona,jadi kau jangan terlalu banyak mencari alasan agar kau bisa kabur dari tanggung jawabmu"ucapan Jack Wilson membungkam Jasmine yang ingin terus keluar dari kandang macan tersebut.


"Ah.....sial,kenapa orang ini bisa membaca jalan pikiranku,apa dia punya indera ke enam"gumam Jasmine dalam hati.


Tanpa berkata-kata,gadis itu hanya bisa diam mendengarkan semua ocehan yang Jack Wilson lontarkan.


"Silahkan kau buka,apa isi yang ada di dalamnya"Jack tersenyum sinis kearah Jasmine.


"Senyuman itu nampak ada sesuatu yang tak aku sukai di dalam sini"Jasmine menyentuh barang yang Jimmy berikan padanya.


"Huh....huh....huh......"Jasmine nampak menenangkan dirinya dengan menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan.


"Hei kau ini hanya akan membuka isinya,bukan mau melahirkan,kenapa kau harus melakukan hal itu"tanya Jack yang merasa aneh dengan kelakuan adik Kenzo ini.


"Terserah saya,itu hak saya dan anda jangan ikut campur dengan urusan saya"sinis Jasmine yang mulai muak dengan tingkah Jack,yang suka mengurusi urusannya.


"Baiklah terserah kau saja,lakukan apa yang kau mau,dan ingat kau harus membayar tanggung jawab atas perbuatanmu dengan itu"tunjuk Jack pada benda yang ada di depan Jasmine.


Like like like like ya readers 😉

__ADS_1


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘


__ADS_2