Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 70


__ADS_3

Kenzo telah sampai di kediaman keluarga Narendra.


Pria itu berjalan menuju taman belakang,dimana ayah dan ibunya menghabiskan waktu senggang mereka.


"Pa,Ma"sapa Kenzo pada kedua orang tuanya.


"Kenzo kenapa kau disini, bukannya kau akan ke luar negeri sayang?"tanya sang ibu heran.


"Maaf Ma,Pa,Kenzo tak bermaksud mempermainkan kalian berdua,tapi aku tak bisa berangkat kesana,karena orang yang aku cintai menungguku untuk kembali padanya"jelas Kenzo pada kedua orang tuanya.


Farhan ayah Kenzo hanya bisa tersenyum mendengar penuturan anak sulungnya itu.


"Kenapa Papa tersenyum,apa ada yang aneh denganku?"tanya Kenzo yang meraba wajahnya,namun tak ada apa-apa di sana.


"Seharusnya kau tak perlu menjelaskan itu pada Papa,karena Papa sudah mengetahuinya melalui orang kepercayaan Papa nak"jelas sang ayah.


"Papa kebiasaan ya,tidak memberitahu Mama,kan kesannya Mama seperti orang yang tidak update berita terbaru Pa?"rengek Farah pada suaminya.


"Hahahaha.....iya Ma,Papa minta maaf ya,karena Papa ingin Mama tahu sendiri dari putra kesayangan Mama ini"sambil menatap kearah Kenzo.


"Apa gadis itu Caca sekretarismu nak?"tanya Farah dan diangguki oleh Kenzo dengan raut wajah malunya.


"Jadi Mama akan memiliki menantu sebentar lagi?"tanya Farah kegirangan.


"Ya Ma,aku sudah meminangnya,tinggal kalian berdua yang pergi menemui keluarga Caca untuk meresmikan hubungan kami, sekaligus membicarakan tanggal pernikahan kami"jelas Kenzo pada kedua orangtuanya.


"Apa.......secepat itukah kalian akan menikah?"Farah dibuat kaget setengah mati dengan kelakuan putranya.


"Iya ma,aku ingin pacaran saat kita sudah menikah,aku dengar dari orang-orang,pacaran saat menikah itu lebih indah"dengan senyum manisnya.


"Hahahaha..... lihatlah anakmu ini Farhan,dia pintar sekali berkata manis,kau memang mirip dengan Papamu saat muda dulu"tawa Farah kembali terdengar.


"Mmmmmm......... sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan pada kalian berdua"ucapan Kenzo membuat kedua orangtuanya mengerti,jika yang ingin putra mereka sampaikan itu adalah hal yang penting.


"Katakan saja Kenzo,apa yang ingin kamu sampaikan pada kami"ucap Farhan.


"Jack Wilson akan melamar Jasmine besok malam Pa,dan mereka merencanakan itu tanpa sepengetahuan kalian,tapi besok keluarga Wilson akan datang kemari untuk melamar Jasmine secara resmi pada Papa dan Mama"jelas Kenzo dengan wajah cemasnya,karena takut sang ayah tak menerima itu semua.

__ADS_1


"Panggil Jasmine kemari"pinta Farhan pada Farah.


Farah langsung menuju kamar putrinya dan membawanya ke taman belakang rumah itu.


Jasmine sudah mendapat kabar dari Jack perihal masalah ini,jadi gadis itu sudah bisa menanganinya dengan mudah.


Perlahan gadis itu duduk menatap sang ayah.


"Apa benar kau berhubungan dengan pewaris tunggal keluarga Wilson"tanya Farhan sambil memberi makan ikan peliharaannya di kolam.


"Iya Pa"jawabannya singkat.


"Apa benar kalian sudah berencana akan bertunangan besok malam tanpa sepengetahuan kami"tanya Farhan lagi dengan intonasi suara lebih tinggi dari sebelumnya.


"Benar Pa"sambil menunduk tak berani menatap ayahnya yang mungkin kepalanya sudah mengeluarkan tanduknya dan sudah bersiap-siap menyeruduknya kapan saja.


"Apa benar kau mencintainya"tanya Farhan lagi,untuk memastikan perasaan putrinya.


"Aku sangat mencintainya Pa,kami sudah dekat beberapa bulan yang lalu"jelas Jasmine dengan wajah yang masih setia menghadap kebawah.


"Iya nak,yang terpenting adalah kebahagiaan kalian berdua"ucap sang ibu kemudian memeluk kedua buah hatinya.


Farhan perlahan menjauh dari mereka,pria setengah baya itu terlihat sedang menelepon seseorang.


Mata Jasmine tak sengaja melihat ayahnya sedang menelepon seseorang.


"Duh......gawat,pasti Papa menyuruh anak buahnya mencari tahu hubungan antara aku dan Jack Wilson"gumamnya dalam hati.


Farhan sedang asik berbincang dengan seseorang di seberang telepon tersebut.


"Ingat,selidik sampai tuntas,aku tak ingin perasaannya terluka"pinta Farhan pada seseorang di seberang telepon tersebut.


******************


Di kediaman keluarga Wilson,Jack masuk kedalam rumahnya untuk bertemu sang ibu.


"Mbak Mama ada dimana?"tanya Jack pada salah satu pelayan rumahnya.

__ADS_1


"Ada di ruang tengah tuan muda"jawab sang pelayan.


Jack langsung berjalan menuju ruang tengah dan benar saja,ibunya sedang merangkai bunga mawar disana.


"Eh sayang,kenapa jam segini sudah dirumah,biasanya kau sibuk dengan urusan kantor?"tanya sang ibu masih fokus merangkai bunga mawarnya.


"Sebenarnya ada yang ingin Jack katakan pada Mama"suaranya mulai terdengar pelan.


"Apa itu sayang,coba katakan pada Mama"pinta sang ibu.


"Aku tak ingin bertunangan dengan Caca,aku selama beberapa bulan ini dekat dengan seorang gadis yang membuatku lebih merasa hidup,beda saat aku bersama Caca"jelasnya yang seketika ibunya menghentikan proses merangkai bunga mawar itu.


"Apa yang kau bicarakan Jack, bercandamu tak lucu nak, Mama tahu kau sangat mencintai Caca bukan"ucap ibunya menatap Jack tajam.


"Dulu iya Ma,tapi semenjak gadis itu datang, perasaanku mulai teralihkan padanya"dengan wajahnya yang seperti orang sedang kasmaran,namun semua itu palsu.


"Siapa gadis itu nak?"tanya ibunya.


"Jasmine Narendra Ma"jawab Jack Wilson.


"Putri dari keluarga Narendra yang seorang model itu?"tanya Sarah memastikan ucapan anak semata wayangnya itu.


"Iya Ma,dia orangnya"dengan senyuman tampannya.


"Bagaimana hubunganmu dengan Caca dan keluarganya"menatap Jack dengan penuh tanya.


"Aku akan mengurus semua itu setelah pertunanganku dan Jasmine selesai"saut Jack yang tak ingin ibunya itu merasa terbebani oleh masalahnya.


"Besok pagi kita kerumah keluarga Narendra untuk meminang Jasmine secara langsung Ma"pinta Jack pada ibunya.


"Baiklah nak,jika itu kemauan kalian, Mama hanya bisa berdoa,agar jalan yang kau ambil,bisa membawamu ke kehidupan yang bahagia"sambil menyentuh pipi putranya.


Like like like ya readers 😉


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2