
Caca tiba dirumah nya.
"Abi dimana Bu?"tanya Caca.
"Ada dikamar sayang,ada apa memangnya? kelihatannya kamu senang sekali nak?"tanya ibunya lagi.
"Ibu,Abi mendapatkan beasiswa di Oxford university"Caca memeluk ibunya kegirangan.
"Terimakasih sayang,ini semua berkat kerja keras kamu nak,ibu bangga dengan kalian berdua"sambil mengusap rambut panjang Caca.
"Ini semua Caca lakukan demi keluarga kita bu,agar hidup kita lebih baik lagi"sambil menitikkan air mata.
Ibu dan anak itu saling mengeratkan pelukan satu sama lain.
**********
Keesokan harinya Caca pagi-pagi sekali berangkat ke cafe untuk breafing dengan para karyawan nya.
Kerja keras Caca sebagai manager memang patut diacungi jempol,karena omset cafe itu menanjak drastis semenjak Caca menjadi manager nya dan menciptakan menu-menu baru hasil karyanya sendiri,karena Caca memang gadis yang sangat kreatif,terbukti dari toko kue ibunya yang banyak langganan karna kue yang di ciptakan oleh Caca.
Ring ring ring
"Hallo"jawab Caca.
"Ini dengan saya sekretaris pak Kenzo,beliau ingin anda datang ke kantor nanti siang nona"jelas orang diseberang telepon.
"Baik nanti saya akan kekantor mbak, terimakasih"dan panggilan pun berakhir.
*********
Hari semakin siang dan Caca bergegasย menuju kantor Kenzo.
Karyawan kantor yang sudah tau siapa Caca langsung mempersilahkan nya masuk menuju lantai 20.
Tok tok tok
__ADS_1
"Masuk"jawab penghuni ruangan itu.
"Permisi Presdir"badan Caca membungkuk.
"Silahkan duduk,saya tahu bagaimana perkembangan cafe setelah kamu yang mengurus nya"jelas Kenzo tanpa basa basi.
......"Caca hanya diam.
"Saya akan membuka cabang cafe baru di Surabaya dan saya mau kamu yang menemani saya mengurus semuanya sampai selesai, karena saya percaya dengan kinerja kamu,"sambil menatap Caca.
"Baik Presdir, tapi bagaimana dengan cafe yang ada disini,sementara kan saya harus ikut ke Surabaya"dengan bingung.
"Nanti orang saya yang akan mengurusnya,"ucap Kenzo menenangkan Caca.
"Baik"jawab Caca lega.
"Besok kita berangkat dan kita 1 Minggu disana, persiapkan semua barang-barang mu jam 7 pagi kita berangkat"jelas Kenzo dan diangguki oleh Caca.
***********
"Caca berangkat dulu ya,dan buat kamu Abi,maaf kakak tidak bisa menghadiri wisuda mu tapi kakak bangga sama kamu"memeluk Abi dan berganti memeluk kedua orang tua nya.
Caca tiba di bandara dan menghampiri Kenzo.
"Maaf Pres...."belum selesai Caca bicara Kenzo memotong nya.
"Panggil pak saja,jika hanya kita berdua seperti ini panggil saja Kenzo,paham?"jelas nya.
Caca mengangguk.
Saat didalam pesawat mereka duduk bersebelahan,Kenzo tidak suka naik jet pribadi karena menurutnya lebih menyenangkan kita berbaur dengan orang lain.
"Kau mengantuk?"tanya Kenzo.
"Sedikit"jawab Caca singkat dan perlahan dia memejamkan matanya dan menunduk.
__ADS_1
Kenzo yang tau Caca ketiduran menarik kepalanya ke bahunya sebagai sandaran gadis itu.
Kenzo tidak mengerti kenapa jika bersama gadis disampingnya itu dia merasa nyaman,beda sekali saat bersama Stella dia tidak merasakan apa-apa meskipun mereka sudah lama kenal.
Apa mungkin dia Caca yang aku cari"gumam Kenzo sambil menyingkirkan rambut halus yang mengenai wajah cantik Caca.
"Tidak-tidak,dia bukan Caca mu Kenzo,dia itu partner kerja mu sekarang"ucap Kenzo untuk menyingkirkan pikiran yang menurutnya sudah tidak benar.
*********
Beberapa jam kemudian pesawat yang mereka tumpangi pun mendarat.
Caca masih belum bangun dia merasa sangat nyaman berada disamping Kenzo.
Kenzo memandangi wajah gadis itu dan menyentuh pipinya.
"Hei bangunlah,kita sudah sampai"dengan elusan tangan Kenzo yang begitu lembut.
Namun Caca tak kunjung bangun hanya menggeliat,Kenzo yang gemas dengan gadis itu ingin sekali menggodanya.
"Sayang ayo bangun,kita sudah sampai tepat ditelinga Caca.
Sontak Caca yang setengah sadar membuka matanya dan kaget karena sandaran ternyaman nya selama dia tidur dipesawat adalah pundak Kenzo.
Kenzo yang merasa lucu dengan dengan ekspresi Caca langsung tertawa dan mencubit kedua pipi gadis itu.
Ada semburat merah di wajah Caca saat Kenzo memperlakukan nya seperti tadi.
"Ayo turun kita sudah sampai nona"ledek Kenzo yang masih gemas dengan Caca.
Caca yang malu hanya bisa menundukkan wajahnya seraya tersenyum.
#jangan lupa like ya reader
Terimakasih ๐๐๐๐
__ADS_1