Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 8


__ADS_3

5 menit kemudian, handphone Kenzo berdering.


"Setelah kepergian anda dari cafe,nona Stella bertemu dengan manager cafe itu dan menuduh nya ingin merebut tuan,tapi manager itu menyangkalnya tua"jelas seseorang di seberang telepon itu.


"Terimakasih informasinya"Kenzo langsung menutup panggilan terlebih dulu.


Kenzo mengusap wajahnya kasar.


"Stella kenapa kamu mulai melewati batas,kau sudah tau bukan aku tidak bisa sepenuh hati menerima mu sebagai kekasihku,ini semua karena perjodohan keluarga kita,selama ini aku sudah berusaha untuk mencintaimu tapi aku tidak bisa"gumam Kenzo pada dirinya.


"Ahhkkkkk.......kenapa kau harus pergi Ca,kenapa?"tanpa aba-aba buliran bening dari mata Kenzo meluncur tak terkendali.


5 tahun yang lalu tepat setelah Caca lulus SMA,ayah Kenzo memberikan informasi palsu kepada Kenzo melalui anak buah kepercayaannya,bahwa gadis yang ingin Kenzo lamar meninggal kecelakaan.Saat mendengar berita itu Kenzo seperti orang kehilangan jati dirinya.dia mengurung dirinya,tidak mau makan dan minum.


Bahkan terkadang barang-barang yang ada di kamarnya dilempar entah kemana.


Sejak keterpurukan Kenzo,Stella datang menjadi teman baru Kenzo dan perlahan kenzo berangsur membaik dan sampai saat ini dia bisa membangun perusahaan nya sendiri.


Namun Kenzo tidak tak menganggap gadis itu lebih dari adiknya sendiri karena hatinya sudah terkunci pada Caca.


Tanpa sepengetahuan sang ayah Kenzo menyuruh orang kepercayaan nya untuk mencari informasi tentang Caca, karena dia masih belum yakin jika Caca telah tiada.


Karena tak ada informasi yang ia dapat Kenzo akhir-akhir ini nampak sedikit frustasi,namun setelah kedatangan manager baru di cafe itu,Kenzo perlahan mulai mengesampingkan perasaan nya yang sedang kacau karena gadis kecilnya yang entah ia masih di dunia ini atau tidak.


Kenzo menekan tombol pada handphone nya kembali.


"Bagaimana pencarian mu Sam?"tanya Kenzo pada asisten kepercayaan nya namun tidak ada seorangpun yang tahu bahwa dia memiliki asisten kepercayaan,hal itu untuk mengelabuhi para lawan bisnisnya agar seolah dia terlihat seperti Presdir biasa saja tanpa orang kepercayaan.


"Maaf tuan,sama sekali belum ada informasi tentang gadis itu"jelas Sam pada tuannya.

__ADS_1


"Caca kamu dimana,aku masih belum percaya jika kau telah tiada"gumam Kenzo frustasi.


*********


Ditempat lain Caca sedang sibuk dengan menu baru cafe itu.


"Hacciiihhh......"bersin Caca.


"Wah kayaknya ada yang lagi kangen nih"ejek Sinta.


"Iya kangen pingin ngejitak"suara tawa Caca menggelegar.


Tiba-tiba ada seorang pelayan menghampiri Caca.


"Maaf Bu Caca,ada yang mencari anda diluar"kata pelayanan itu.


"Halu mu sungguh ke-ter-la-lu-an"menekan kan pada tiap katanya.


Caca menghampiri orang itu dan.....


"Maaf ada yang bisa saya bantu?"tanya Caca pada pria yang ada di hadapannya itu.


"Benar ini dengan Orieza Zativa Sanjaya?"tanya pria itu.


"Iya ini dengan saya sendiri,ada apa ya?"tanya Caca yang mulai gelisah.


"Saya dosen pembimbing dari Abigail Sanjaya,kedatangan saya kemari ingin memberitahu anda bahwa Abi mendapat beasiswa di Oxford university."jelas dosen itu.


Caca yang kaget sambil membungkam mulutnya tidak percaya bahwa perjuangan nya selama ini tidak sia-sia,adiknya membuktikan jika dia pasti sukses karena itu semua demi sang kakak yang sudah membanting tulang untuknya.

__ADS_1


"Ini benar pak?"tanya Caca sambil tersenyum bahagia.


"Iya benar,anda wali dari Abi kan?"tanya dosen itu kambali.


"Iya pak"dengan senyum manisnya.


Selama ini memang Caca yang menjadi wali dari Abi,itu semua kemauan Abi sendiri sebagai wujud terimakasih kepada kakaknya karena sudah membiayai kuliah nya.


Kedua orang tua Caca membuka toko kue dirumahnya, pendapat mereka ditabung untuk keperluan mendesak dan juga untuk kebutuhan sehari-hari.


"Oh maaf pak, silahkan duduk"Caca yang lupa mempersilahkan dosen itu duduk langsung tersenyum kikuk.


Caca memerintahkan pada para pelayannya untuk menjamu dosen tampan itu.


"Silahkan dinikmati pak!"sambil menyodorkan makanan dan minuman yang ada di meja.


"Seharusnya tidak usah repot-repot nona!"jelas dosen itu dengan sungkan.


"Saya Jack Wilson"sambil mengulurkan tangannya.


Caca menerima uluran tangan itu"Saya biasa dipanggil Caca pak,bukannya bapak sudah tau nama lengkap saya?".


Dosen tampan itupun tersenyum kearah Caca.


Setelah selesai dengan urusannya dengan Caca Jack pamit pulang karena masih ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.


#maaf ya kalok ceritanya tidak mengenang.


Jangan lupa like nya ya reader tercinta 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2