
22
Saat tiba di kantor Caca menuju ruangan rapat,disana sudah ada Kenzo yang duduk di kursi kebesaran nya.
Kenzo melihat kedatangan Caca namun sedetik kemudian beralih pada berkas yang ia baca.
"Jadi kau benar-benar ingin menghindari ku ya,baiklah akan aku turuti semua kemauanmu"gumam Caca dalam hati.
Setelah beberapa jam rapat pun selesai.
Kenzo yang biasanya mengajak Caca makan siang bersama kali ini sama sekali tak menyapa Caca sedikit pun,pria itu langsung keluar dari ruangan itu tanpa menegur Caca yang sudah mulai frustasi dengan tingkah laku Kenzo.
"Tuhan....kenapa aku harus mengalami ini semua,aku bahkan belum memulai sudah sesakit ini,apa aku benar-benar sudah sedalam ini menyukai nya?"tanya Caca pada dirinya.
Gadis itu tak ingin berlarut-larut memikirkan perasaan yang belum tentu benar,mungkin hanya perasaannya saja,dia tidak boleh jatuh pada pesona seorang Kenzo Narendra yang tak akan pernah menyukainya.
*********
Caca berada dikantin dia sedang makan namun makanan yang ia pesan hanya diaduk-aduk tanpa sedikitpun ia makan.
Kenzo yang tepat berada di depan Caca namun beda meja tak sengaja penglihatannya mengarah kearah gadis itu.
"Gadis itu kenapa lagi,apa dia masih tidak enak badan?"tanya Kenzo dalam pikirannya.
Kenzo tak ingin menanyakan nya pada Caca karena takut gadis itu salah paham mengira Kenzo perhatian.
Handphone Caca berbunyi gadis itu langsung mengangkat nya.
"Ya pak dosen ada apa?"tanya Caca
"Kau sudah makan?"tanya Jack.
"Ya ini aku masih dikantin"jelas Caca.
"Baguslah,jangan terlalu lelah agar kau cepat sembuh dan aku bisa segera melamar mu"ledek Jack namun itu murni keinginan pria itu yang sedang ia rencanakan.
Sontak Caca tersedak oleh air liurnya sendiri,dia langsung menyambar minuman yang ada di atas meja.
Kenzo yang mulai penasaran dengan apa yang gadis itu bicarakan sampai tersedak.
"Pasti si dosen ganjen itu yang sedang merayunya sampai tersedak begitu"gumam Kenzo pada dirinya.
__ADS_1
Tiba-tiba handphone Kenzo bergetar.
"Tuan ada seorang gadis beberapa hari ini terhitung 1 Minggu dia sering mengunjungi tempat dimana anda dan nona Caca kecil bertemu"jelas Sam yang membuat jantung Kenzo berdegup kencang antara senang dan sedih,karena dirinya takut itu bukan Caca nya.
"Jam berapa biasanya dia kesana?"tanya Kenzo dengan suara penasaran nya.
"Biasanya pas jam makan siang tuan"jawab Sam.
"Baiklah terus pantau dia jangan sampai kehilangan jejak,besok aku akan menemuinya.
Kenzo berasa jati dirinya mulai kembali lagi mendengar kabar itu meskipun masih belum pasti siapa gadis itu.
Dia selalu tersenyum setelah mendapat kabar yang menurutnya gembira.
Caca yang memperhatikan ekspresi Kenzo setelah menerima panggilan tadi yang selalu tersenyum mulai merasa kesal.
"Apa mungkin tadi itu kabar tentang pujaan hatinya yang ia cari"gumam Caca dalam hati
Caca yang terlalu dalam memasuki lamunannya sampai gadis itu tak mendengarkan apa yang Jack bicarakan padanya.
"Ca apa kau masih disana?"tanya Jack pada Caca.
**********
Kenzo mondar mandir diruangan nya,dia nampak gelisah sampai suara ketukan pintu ruangannya pun tak ia hiraukan.
Orang yang berada diluar pintu langsung masuk keruangan sang Presdir karena tak kunjung ada jawaban dari dalam.
Orang itu adalah Caca sekretaris nya,dia ingin memberitahu jadwal Kenzo hari ini,namun gadis itu melihat atasannya tengah gelisah,Caca yang penasaran apa yang sedang Kenzo pikirkan membuka suara terlebih dulu.
"Maaf pak Kenzo"suara Caca membuyarkan kegelisahan bosnya itu.
"Oh ya ada apa"tanya Kenzo dengan suara kaget.
"Jadwal bapak har......."belum selesai Caca menjelaskan Kenzo menyelanya.
"Kosongkan jadwal saya untuk besok,ada urusan yang sangat penting yang harus saya kerjakan"jelas Kenzo pada sekretaris nya.
"Baik pak"Caca kemudian undur diri.
Diruangan gadis itu terlihat melamun.
__ADS_1
"Kenapa Kenzo tadi serasa sangat formal,dan urusan penting apa sampai besok jadwalnya harus ia kosongkan"tanya Caca dalam lamunannya.
**********
Diruangannya Kenzo melihat kearah jam tangan nya.
"Kenapa aku merasa hari ini waktu begitu lambat,apa aku yang terlalu ingin bertemu dengan gadis itu"tanya Kenzo pada dirinya.
"Aku sudah tidak sabar ingin memastikan nya,semoga saja dia Caca kecilku"dengan senyum Kenzo yang mengembang indah.
Waktu jam pulang sudah tiba,Caca membereskan meja kerjanya kemudian menuju lift menuju lantai dasar.
Setelah sampai dilantai dasar Caca melihat seorang pria diluar yang sedang berdiri menyandarkan badannya pada mobil milik pria itu.
"Hahaha....jadi kau sungguh akan menjadi supir pribadiku pak dosen?"tanya Caca pada pria itu yang tak lain adalah Jack Wilson.
"Kenapa tidak nona,kau kan calon pacarku"jawab Jack sekenanya diiringi oleh tawa keduanya.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat aktifitas keduanya,wajah pria itu yang awalnya sangat berbunga-bunga langsung berubah kesal.
Pria itu adalah Kenzo,ia sendiri tidak mengerti kenapa sekretaris nya itu memberikan pengaruh besar terhadap perasaan nya.
Kenzo yang tak ingin merusak mood nya untuk besok memilih pulang terlebih dulu dari pada melihat Caca dan Jack bermesraan.
Ketika mobil Kenzo melaju dari parkiran mobil Jack juga keluar dari tempat itu.
Caca yang berada didalam mobil Jack tak bersuara hanya keheningan yang ada,gadis itu masih penasaran apa hal penting yang akan dia lakukan.
Beda dengan Jack Wilson pria itu tetap fokus menyetir sampai beberapa menit kemudian mereka berdua tiba dirumah Caca.
"Kau tak ingin mampir dulu?"tanya Caca.
"Lain kali saja,aku masih banyak pekerjaan"tolak Jack halus dan diiringi anggukan oleh Caca.
Mobil dosen tampan itu melaju menelusuri jalanan sampai menjauh terus menjauh dan tak terlihat lagi.
Like like like ya readers
Maaf kalok masih banyak typo 😊
Happy reading 😘😘😘
__ADS_1