Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 63


__ADS_3

Waktu makan siangpun tiba,semua orang yang hadir di rapat tadi pagi sudah berkumpul di restoran XX,tak terkecuali Caca dan Kenzo.


Pria itu duduk berjauhan dengan Caca,karena Kenzo saat ini tengah dalam proses ingin melupakan perasaan cinta pada sekretarisnya.


"Silahkan pesan menu apa saja yang kalian inginkan,semua saya yang bayar"jelas Kenzo dengan senyum yang ia paksakan.


"Terimakasih Pak Kenzo,dan untuk nona Caca semoga pertunangan anda berjalan lancar sampai ke pernikahan"jelas salah satu staf yang hadir.


Semua orang yang hadir turut mendoakan Caca dan Jack Wilson yang akan bertunangan satu Minggu lagi.


Beda dengan Kenzo yang tatapannya hanya terfokus kearah depan tanpa melirik Caca sedikitpun.


Para pelayan restoran menghidangkan makanan di meja,satu persatu menu mulai tersaji.


Setelah semuanya telah tersaji di meja,Kenzo dan semua karyawannya menyantap makanan tersebut.


"Kalian jangan terlalu tegang begitu,kita saat ini sedang makan siang,jadi kalian bisa lebih santai"tegur Kenzo yang melihat para karyawannya itu nampak tegang.


"Maaf Pak Kenzo jika saya lancang,anda kapan akan menyusul nona Caca?"tanya staf wanita perusahaannya.


"Kalian tunggu saja undangannya,saya masih mencari gadis yang pas untuk menjadi ibu dari anak-anak saya"jelas Kenzo tersenyum simpul kearah karyawannya.


"Semoga anda menemukan calon Nyonya Kenzo yang tepat dan mencintai anda serta keluarga Pak"ucap karyawan pria dengan tersenyum kearah Kenzo,begitu pula dengan karyawan yang lain.


Caca hanya bisa mendengarkan percakapan antara bos dan karyawan itu,dia hanya fokus dengan pikirannya sendiri yang mulai terganggu dengan perkataan Kenzo "ibu dari anak-anaknya",kalimat itu yang terus berputar di kepalanya.


"Kenapa dengan diriku,kenapa aku harus merasa gelisah saat memikirkan Kenzo bersama perempuan lain,dia hanya bosku bukan siapa-siapa dan aku tak ada perasaan apapun padanya"gumamnya yang masih sibuk dengan pergulatan di otaknya.


Caca tak sengaja menatap Kenzo,pria itu masih fokus dengan makanannya.


Gadis itu melihat ada bekas makanan di sudut bibir bosnya.


"Haruskah aku berjalan ke arahnya dan memberikan tisu atau bahkan membersihkannya"ucapnya dalam hati.

__ADS_1


"Tidak boleh,nanti aku terkesan sedang ingin menggodanya,lebih baik aku memberitahunya saja"gumamnya dalam hati.


"Maaf Pak Kenzo,ada sesuatu di sudut bibir anda"ucapan Caca sontak membuat mata karyawan yang hadir menatap kearah Kenzo.


Pria itu langsung mengambil beberapa lembar tisu dan membersihkan makanan yang menempel pada sudut bibirnya.


Kenzo tetap tak menatap kearah Caca,pria itu langsung melanjutkan makannya.


"Hah......cuma begitu saja,tak ada obrolan apapun, misalnya terimakasih Caca,atau apalah.....huh.....dasar bos gila yang tak bisa ditebak moodnya"sungut Caca dalam hati.


Gadis itu kembali melanjutkan makannya,dengan bibir yang mulai mengerucut kedepan.


************


Keesokan harinya Caca tiba di kantor,seperti biasa gadis itu mulai disibukkan dengan tumpukan berkas.


Tiba-tiba seorang perempuan melintas diruangannya dan masuk kedalam ruangan Kenzo.


"Untuk apa dia masuk kedalam ruangan presdir,mungkin dia gadis yang akan dijodohkan dengan pria gila itu"gumam Caca kesal.


"Bu Caca ini ada laporan yang kemarin Pak Kenzo minta,tapi karena sekarang sudah digantikan oleh Bu Jasmine,anda bisa menyerahkan pada beliau"jelas staf tersebut.


Caca tak mengerti dengan apa yang staf itu katakan.


"Tunggu sebentar, maksud kamu sekarang Pak Kenzo tak ada di kantor?"tanya Caca bingung.


"Iya Bu,mulai hari ini Pak Kenzo sudah tak memimpin perusahaan ini untuk sementara"jelasnya


Wajah staf itu mulai terlihat bingung,pasalnya Caca sekretaris Kenzo, bagaimana mungkin dia tak mengetahui hal sepenting itu.


Caca masih tetap diam mencerna tiap kalimat yang diucapkan oleh staf itu.


Menyadari tatapan staf perempuan itu pada dirinya,Caca langsung menormalkan ekspresi wajahnya.

__ADS_1


"Terimakasih ya,kamu boleh kembali bekerja"ucap Caca dan staf itupun membungkukkan badannya dan keluar dari ruangan Caca.


Gadis itu mulai frustasi dengan kabar yang baru ia dengar,hatinya mulai merasa ada yang aneh,namun ia tak menyadari apa itu.


"Kenapa Kenzo tak memberitahuku masalah sepenting ini"gumamnya sambil menyangga kepalanya dengan kedua tangannya.


Caca kembali mengingat saat kemarin diruang rapat,Kenzo tak menyapanya sama sekali,bahkan pria itu terlihat dingin dan cuek padanya.


Saat makan siang kemarin pun pria itu nampak menjauhi nya.


"Apa mungkin karena aku akan bertunangan dengan Jack Wilson"gumam Caca yang mulai merasa sakit di kepalanya.


"Sudahlah,aku harus menyerahkan laporan ini pada Bu Jasmine"melangkah menuju ruangan CEO barunya.


Setelah sampai didepan pintu ruangan presdir Caca mengetuk pintu.


Tok tok tok


"Masuk"saut suara dari dalam ruangan bosnya.


Caca masuk kedalam dan dia terkejut,saat melihat seorang perempuan cantik yang modis dan stylish.


"Maaf sebelumnya,apa anda Ibu Jasmine Narendra?"tanya Caca ragu.


"Ya saya Jasmine Narendra,ada apa ya?"tanya nya dengan wajah bingung.


"Maaf Bu,saya datang kemari ingin menyerahkan laporan yang kemarin Pak Kenzo minta pada staf keuangan"jelas Caca sambil meletakkan laporan di meja bos baru nya.


"Baiklah terimakasih,kau bisa kembali bekerja"ucap Jasmine dan Caca membungkukkan badannya kemudian keluar dari ruangan itu.


Like like like like like ya readers


Maaf kalok masih banyak typo 😊

__ADS_1


Happy reading 😘😘😘


__ADS_2