Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 27


__ADS_3

Setelah Caca bergulat dengan peralatan kuenya,setelah 4 jam gadis itu sudah bisa menyelesaikan tugas yang sudah ibunya berikan padanya.


Caca memang sangat lihai jika urusan memunculkan ide baru yang membuat para pelanggan setianya betah berlangganan pada tokonya.


Setelah selesai membuat tart wedding nya,Caca mencatat di buku resep dari mulai bahan kue berapa takaran nya sampai cara membuatnya butuh waktu berapa menit agar hasilnya sempurna,karena untuk acara wedding tart yang dibuat harus mendatail dari mulai rasa sampai hiasan tart itu sendiri.


"Huh..... akhirnya rampung juga"Caca menghela nafas sambil memandangi tart yang menjulang tinggi itu dan tercipta senyum manisnya.



"Pasti anak Bapak Bupati itu akan senang sekali,aku berharap suatu hari nanti bisa melihat tart wedding ku"gumam Caca sambil meneliti tiap bagian tart mungkin masih ada yang kurang.


"Pasti nak,suatu hari nanti kau juga akan menikah"kata ibunya mengusap pundak putrinya yang membuat si empunya pundak kaget.


"Ya Tuhan aku sampai kaget Bu"Caca mengelus dadanya.


"Maaf nak,kau memang berbakat sayang"puji ibunya sembari memeluk anak sulungnya itu.


************


Di kediaman keluarga Wilson.


Seorang wanita paruh baya berjalan melewati tangga menuju lantai dua rumahnya,setelah beberapa langkah menaiki anak tangga wanita itu mengetuk pintu yang tepat berada didepannya.


"Sayang,ayo bangun ini sudah siang Jack"panggil wanita paruh baya itu.


Namun tak ada jawaban dari dalam.


"Anak ini ya,jika hari Minggu pasti selalu siang bangunnya"gumam wanita paruh baya itu yang tak lain adalah ibunya.


"Jack bangun lah nak,ada seseorang yang sedang menunggumu di bawah"ucap sang ibu yang sengaja mengerjai anak satu-satunya itu.


Sontak mata Jack langsung terbuka lebar mendengar itu,dia mengira mungkin Caca yang datang kerumahnya.


Namun sedetik kemudian wajahnya berubah kesal,dia baru teringat jika Caca tak tau alamat rumahnya ini,dia tau jika ibunya tengah mengerjai dirinya agar cepat bangun, karena saat pria itu melihat kearah jam telah menunjukkan tepat jam 10.


Pria itu beranjak dari tempat tidur king size nya,berjalan kearah pintu dan memutar kuncinya kemudian menarik handel pintu.


Terlihat jelas senyum di wajah wanita yang selama ini selalu setia bersamanya sampai terselip beberapa helai rambut putih di rambut hitamnya.


"Ma...aku ingin menghabiskan waktu liburku dikamar,ini waktu yang berharga untukku karena setiap hari aku harus sibuk mengurus semua mahasiswa ku yang aku bimbing"rengek Jack pada ibunya yang terlihat seperti anak kecil.


"Jack Wilson kau ini bukan anak TK lagi,ayo cepat mandi dan turun kebawah,mama akan menunggumu untuk makan"pinta sang ibu yang kemudian berjalan menuruni tangga meninggalkan sang putra yang masih berada di depan pintu.


Jack hanya menghela nafas,dia tak ingin membuat ibunya marah,kemudian bergegas masuk kedalam untuk membersihkan diri.


Setelah beberapa menit berada dikamar mandi,Jack akhirnya selesai dan berganti baju menuju walk in closet.

__ADS_1


Setelah selesai pria itu keluar kamar menuruni tangga menuju ruang makan.


"Duduk sayang kita makan bersama,mama menyuruh pelayan memasak makanan kesukaanmu"jelas ibunya sambil mengambilkan nasi untuk putra nya.


"Terimakasih ma,mama tadi pagi tidak sarapan?"tanya Jack pada mamanya.


"Iya sayang,kapan lagi mama akan memanjakan putra kesayangannya mama ini,"menatap putranya.


"dan mama tadi pagi sudah sarapan roti dan susu"ucapnya lagi sambil tersenyum kearah putra nya.


"Setelah ini lebih baik mama istirahat saja ya?"pinta Jack pada ibunya.


"Iya sayang nanti mama akan istirahat"jawab ibunya.


Setelah kematian ayahnya beberapa tahun yang lalu karena kecelakaan,nyonya Wilson yang mengurus perusahaan milik suaminya itu.


Sebenarnya ibunya sudah menyuruh Jack untuk mengambil alih perusaah "JK Group",namun putranya tidak bersedia memimpin perusahaan ayahnya karena dia belum cukup berpengalaman di bidangnya,selain itu Jack masih nyaman dengan profesi nya sebagai seorang dosen.


Setelah keduanya selesai makan Jack dan ibunya menuju kamar mereka masing-masing yang berada dilantai atas.


**********


Di tempat lain tepatnya dirumah Kenzo pria itu tengah sibuk dengan handphonenya yang tengah mengirim pesan pada Merisa.


πŸ’ŒKenzo


πŸ’Œ Merisa


Maaf Ken kalau saat ini tidak bisa karena orang tuaku masih ada diluar kota.


πŸ’Œ Kenzo


Kapan kira-kira mereka pulang,aku ingin segera melamar mu!


πŸ’Œ Merisa


Jika mereka sudah datang aku akan mengabarimu.


πŸ’Œ Kenzo


Baiklah,aku akan menunggu kabarmu.


Apa kau nanti ada waktu, bagaimana kalau kita dinner?


πŸ’Œ Merisa


Baiklah,aku menunggu jemputan dirumah dan akan ku kirim lokasinya.

__ADS_1


Setelah Merisa mengirim lokasi pada Kenzo percakapan lewat chatting itu berakhir.


"Sam siapkan makan malam yang romantis untuk nanti malam"titah Kenzo pada asisten nya.


"Baik tuan akan saya siapkan"jawab Sam.


"Bagaimana dengan Stella dan Alex,apa belum ada pergerakan dari mereka?"tanya Kenzo sambil mengutak atik laptop nya.


"Belum ada tuan,kondisi masih aman terkendali"jawab asistennya itu dengan suara meyakinkan bosnya.


"Bagus, terus awasi mereka berdua jangan sampai terlewat"Kenzo langsung mengakhiri panggilan.


Setelah pembatalan perjodohan nya dengan Stella,Kenzo tidak langsung mengakhiri penyelidikan Stella dan Alex,karena gadis itu sempat mengancamnya saat pertemuan dua keluarga,hal itulah yang membuat Kenzo harus tetap waspada.


**********


Siang berganti malam.


Jack bersiap untuk menjemput Caca untuk menonton.


Pria itu nampak sedang bersiap untuk menampilkan penampilan terbaiknya karena orang yang akan ia temui adalah seseorang yang ia cintai.



Jack yang sangat serius bercermin sampai tidak sadar jika ada sepasang mata yang mengawasi setiap tingkah konyolnya itu sampai pada akhirnya.......


"Pffffffff...... hahahaha......"suara tawa menggelegar dan membuat seorang Jack Wilson kaget langsung menoleh ke sumber suara tersebut.


"Mama sedang apa di depan pintu sampai tertawa seperti itu?"tanya Jack kesal.


"Mama sedang melihat seorang yang sedang bertingkah konyol,seperti orang itu tengah kasmaran?"jelas ibunya sambil meledek putranya.


Jack yang terciduk oleh ibunya wajah pria itu memerah seperti tomat.


"Apa kau akan berkencan nak?gadis mana yang telah membuat putra mama jadi bertingkah konyol begini"ledek ibunya.


"Sudahlah ma jangan meledekku terus,nanti aku bisa terlambat"jawab Jack yang bertambah kesal pada ibunya.


"Baiklah kau cepat bersiap,jangan lupa kenalkan pada mama calon menantu keluarga Wilson ya sayang"tersenyum kearah putranya kemudian pergi dari kamar Jack.


"Pasti ma aku akan berusaha membuat Caca menjadi nyonya Wilson generasi berikutnya nya"gumam Jack dengan senyum manisnya.


Like like like like like like ya kakak reader yang baik hati dan suka menabung.


#maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2