Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 28


__ADS_3

Like like like like ya reader


Tap love juga jadikan favorit.


Ditempat lain Caca sedang sibuk bersiap juga, karena sebentar lagi Jack akan menjemputnya.


Ibunya tak sengaja melihat Caca sedang bersolek dikamarnya,perempuan setengah baya itu tersenyum dan berjalan kearah pintu kamar yang setengah terbuka.


"Anak gadis ibu mau kemana nih"ledek ibunya


"Cuma mau nonton aja kok bu"jawab Caca sambil memoles bibirnya dengan liptint berwarna bibir.


"Wah....benarkah,tapi kenapa harus berdandan cantik begini ya?"dengan ekspresi kaget yang dibuat-buat oleh ibunya.


"Iya bu,lagian ini cuma temen kok tidak lebih"jelas Caca pada ibunya agar tidak terus meledak dirinya.


"Oh begitu ya,awas ya Ca nanti dari temen bisa jadi demen loh"jelas sang ibu sambil memberi peringatan pada putrinya.


"Ibu bisa aja deh"sangkal Caca sembari menyambar tas nya dan berjalan kearah ibunya.


"Pulangnya jangan malam-malam ya nak,kamu besok kan harus ke kantor?"titah ibunya.


"Siap Bu"sambil memberi hormat pada sang ibu.


Saat itu juga mobil mewah terparkir di halaman rumah Caca.


Seorang pria tampan keluar dari dalam mobil berjalan menuju kearah Caca dan gadis itu tersenyum.


"Selamat malam ibu"sapa Jack pada ibu Caca.


"Selamat malam pak"jawab ibu Caca.


"Jangan panggil pak,panggil saja Jack"ucapnya dengan sopan dan diangguki oleh ibu Caca.


"Kita berangkat sekarang Ca?"tanya Jack pada Caca.


"Iya kita berangkat sekarang biar tidak telat ya"jawabnya pada pak dosen.


"Caca berangkat dulu ya bu"pamit Caca pada ibunya sebelum gadis itu pergi tangan Caca ditarik oleh sang ibu.

__ADS_1


"Ini yang kamu bilang cuma temen,awas ya Ca nanti kamu jadi demen dia itu pria yang tampan"bisik ibunya membuat wajah Caca memerah.


"Sudah lah bu,aku berangkat dulu"Caca langsung bergegas keluar agar ibunya itu tidak meledeknya lagi dan membuat wajahnya semakin memerah.


Ibu Caca memandangi punggung putrinya yang mulai masuk kedalam mobil.


"Semoga kau bahagia nak,sudah cukup kau membantu kami,sekarang giliran dirimu yang harus mendapatkan kebahagiaan"tanpa terasa sebulir air mata jatuh dari pelupuk matanya.


Didalam mobil Caca dan Jack masih terdiam tanpa ada yang berbicara membuat keheningan menyelimuti mobil itu.


Caca masih teringat dengan perkataan ibunya.


"Bagaimana aku bisa mencintai lelaki yang berada di sampingku sekarang jika hatiku sudah terisi oleh seseorang"kalimat itu yang bergulat dalam pikiran Caca.


"Aku harap aku bisa benar-benar melupakan dia dengan adanya Jack disamping ku"gumam Caca dalam hati.


"Maaf Jack bukan maksudku membuatmu menjadi pelarianku,aku hanya ingin mengubur perasaanku padanya,aku tak ingin merasakan sakit lebih dari yang kurasakan saat ini" gumamnya lagi dalam hati.


Beberapa menit menelusuri jalanan akhirnya Jack dan Caca sampai disebuah bioskop.


Mereka berdua turun dari mobil langsung menuju ruangan tempat mereka menonton.


"Kau tunggu disini ya Ca,aku akan membeli makanan dan minuman"jelas Jack yang langsung pergi.


Beberapa menit kemudian pria itu kembali dan membawa makanan seperti kentang goreng, popcorn dan minuman segar.


"Ayo Ca kita masuk sekarang sebelum film nya dimulai"ajak Jack yang diikuti oleh Caca.


*********


Disebuah restoran dengan suasana yang begitu romantis dengan cahaya lilin yang menyinari ruangan itu membuat suasana bertambah indah.


Kenzo tengah menunggu Merisa yang berada diperjalanan menuju restoran itu,gadis itu dijemput oleh supir pribadi Kenzo.


"Semoga kau tak kecewa dengan semua ini"gumam Kenzo yang ditujukan kepada Merisa.


Setelah beberapa menit Kenzo menunggu akhirnya gadis itu muncul berjalan kearah Kenzo,karena pencahayaan ruangan itu yang tidak terlalu terang Kenzo tak dapat melihat jelas wajah Merisa,gadis itu semakin mendekat kearah Kenzo sontak mata Kenzo tebelalak dengan apa yang ia lihat.


Bukan kecantikan yang membuat seorang Kenzo terkejut sampai rasanya pria itu ingin sekali menyuruh pelayan untuk menghidupkan lampu diruangan itu,namun gadis yang sedang mendekat kearah nya adalah Caca bukan Merisa.

__ADS_1


"Apa mataku mulai rusak ya?"tanya Kenzo pada dirinya dan mulai mengerjabkan kelopak mata berkali-kali namun hasilnya tetap bayangan Caca yang tertangkap oleh indera penglihatan nya.


"Ini tidak mungkin,kenapa bisa Caca yang berada disini"gumam Kenzo dalam hati.


Seketika seseorang menepuk pundak Kenzo membuat Kenzo kaget melebihi saat dia melihat bayangan Caca yang datang.


Kali ini bukan Caca melainkan Merisa yang menepuk pundak Kenzo.


"Kenzo kau kenapa?"tanya Merisa yang melihat dirinya seperti terkaget-kaget.


"Sejak kapan kau disini?"tanya Kenzo yang sedang kebingungan dengan kejadian tadi.


"Aku sudah dari tadi disini,bahkan saat aku mulai masuk dari pintu itu kau telah memperhatikanku"tunjuk Merisa pada pintu masuk yang ia lewati tadi.


Kenzo keget dengan penjelasan gadis itu.


"Kenapa aku bisa melihat bayangan Caca pada diri Merisa tadi, tidak-tidak aku tidak mungkin berharap dia yang datang kan?"Kenzo mulai bergulat dengan pikirannya sendiri.


"Oh maaf tadi aku sedikit pusing jadi tidak terlalu konsentrasi"kilah Kenzo pada Merisa agar gadis itu tidak curiga padanya.


"Jika kau tidak enak badan lebih baik kita pulang saja"ucap Merisa dengan wajah kecewa.


"Tidak usah kita bisa melanjutkan dinner malam ini"jawab Kenzo.


Mereka berdua duduk di kursi dengan posisi yang saling berhadapan.


Kenzo memberi kode pada para pelayan agar mereka mengeluarkan semua hidangan nya.


Setelah semua hidangan tersaji dimeja,keduanya mulai makan malam dengan suasana yang romantis.


"Terimakasih Kenzo kau membuatku senang malam ini"ucap Merisa sambil memegang tangan Kenzo.


Entah kenapa dia tak merasa nyaman dengan gadis ini malah yang ada rasa risih.


"Ya Tuhan apa yang terjadi pada diriku,kenapa saat orang yang aku cintai datang aku merasa tak mengenal nya."gumam nya dalam hati.


Like like like like dan komen ya reader yang baik hati dan rajin menabung.


#maaf kalok masih banyak typo 😊

__ADS_1


Happy reading 😘😘😘


__ADS_2