
Setelah selesai dengan olahraga pagi di kamar mandi, keduanya keluar menuju walk in closet untuk berganti baju.
"Sayang kau bisa membantuku memasang resleting baju ini?"tanya Caca pada suaminya.
"Kemarilah sayang".
Caca berjalan kearah Kenzo dan membelakanginya.
Bukannya langsung menarik resleting baju Caca,Kenzo malah mencium punggung istrinya.
"Sayang hentikan,ayo kita turun,aku lapar"tolak Caca yang tak bisa terus menerus melayani nafsu suaminya dengan keadaan perut lapar.
"Tapi habis makan kita lanjutkan ya?"pinta Kenzo manja
"Iya,tapi tarik dulu resletingnya".
"Sudah,ayo kita turun"saat Caca melangkah tiba-tiba.
"Awwww......"rintihnya.
"Kau kenapa sayang?"tanya Kenzo panik.
"Kenapa selangkanganku sakit ya,tadi sebelum ke kamar mandi tidak sesakit ini"ucap Caca.
"Sayang itu wajar jika malam pertama,karena aku sudah merobek mahkotamu"bisik Kenzo.
Caca spontan melihat kearah ranjang dan benar saja di sana ada bercak darah yang telah mengering.
Kenzo melihat arah tatapan istrinya.
"Itu tanda cinta kita sayang, terimakasih kau telah menjaganya untukku"mencium kening Caca.
"Huh...... ternyata benar-benar sakit ya,aku kira tidak"gumamnya.
"Kau tahu dari mana jika sakit"tanya kenzo penuh selidik.
"Aku dengar dari orang-orang yang sudah menikah".
"Tapi nikmat kan"ledek Kenzo sambil menatap istrinya.
"Sudah,ayo kita turun".
__ADS_1
"Mau aku gendong?"tanya Kenzo cemas.
"Tidak usah sayang,aku tidak ingin terlalu merepotkanmu,ayo kita turun dan makan"menggenggam tangan suaminya erat.
****************
Di bawah ternyata keluarga Kenzo telah datang sejak pagi tadi.
Saat pasangan pengantin baru itu turun mereka tersenyum melihat Caca yang berjalan kesusahan.
"Wah,kakak ipar,apa kakakku sangat buas tadi malam sampai kau berjalan saja kesusahan begitu"ledek Jasmine yang mendapat tatapan tajam dari Kenzo.
"Aku tadi terpeleset di kamar mandi"kilah Caca.
"Wah kamar mandinya pasti licin ya kak"ledek Jasmine lagi.
"Sudah Jasmine kasihan kakak iparmu,kemari nak kita makan dulu ya"ucap Farah.
"Kalian belum sarapan?"tanya Kenzo sambil memapah istrinya ke tempat duduk.
"Kau yang tak sarapan, lihatlah kearah jam itu,ini sudah waktunya makan siang"Farah tersenyum dengan kelakuan putranya.
"Hehehe......aku yang kesiangan ya Ma"Kenzo tersenyum kikuk.
"Ih Mama sakit......."protes Jasmine pada ibunya.
Saat suasana mulai hening dan semua orang yang berada di meja makan tengah menikmati hidangan yang ada, tiba-tiba Jasmine kembali berulah.
"Kakak ipar,kenapa di lehermu ada tanda kemerahan?"tanya Jasmine berlagak polos.
Sontak Caca dan Kenzo terbatuk-batuk.
"Uhuk uhuk uhuk"
"Ini minum dulu"Farah mengambil 2 gelas air untuk Caca dan Kenzo.
"Jasmine sudah hentikan mengganggu kakakmu,biarkan mereka berdua makan dulu"tegur Farah pada putrinya.
"Iya Ma,maaf ya kak Kenzo dan kakak ipar"tersenyum manis kearah keduanya.
"Ini pasti ulah Kenzo tadi malam,mau ditaruh dimana mukaku ini"gumam Caca dalam hati.
__ADS_1
Tak jauh beda dengan Kenzo pria itu tengah tersenyum sendiri.
"Tanda yang aku buat memang sangat bagus,tunggu seniku yang lain ya sayang"gumamnya dalam hati sambil menatap sang istri.
Setelah makan siang selesai,mereka melanjutkan kegiatan masing-masing.
Caca dan Kenzo telah berada di kamarnya.
"Sayang aku ingin"merengek pada Caca.
"Sayang ini masih siang loh,nanti malam saja ya,aku masih lelah"bujuk Caca.
"Baiklah,kita tidur siang saja,supaya tenaga kembali terisi penuh dan nanti malam aku tak akan memberi jeda kau beristirahat"ucap Kenzo pada Caca.
"Terserah kau saja,aku mengantuk".berbalik membelakangi suaminya.
Kenzo memeluk istrinya dari belakang.
"Sayang........"panggil Caca.
"Hemmmm".
"Aku bukan guling,jangan di peluk begini"sambil memejamkan matanya.
"Kau mulai sekarang akan menjadi gulingku,jadi jangan bergerak,diam saja dan tidurlah"sambil mencium kepala istrinya.
Caca kemudian berbalik dan membalas pelukan sang suami.
"Apa aku boleh memelukmu seperti ini..... suamiku?"tanya Caca menatap Kenzo penuh harap.
"Tentu saja boleh sayang,aku milikmu sejak awal kita bertemu sampai maut memisahkan"mencium puncak kepala istri tercintanya.
"Aku mencintaimu suamiku"memeluk Kenzo erat.
"Aku juga mencintaimu istriku"membalas pelukan Caca tak kalah eratnya.
Mereka berdua hanyut dalam dekapan hangat yang membawa keduanya ke alam mimpi.
Like like like like like ya readers 😉
Maaf kalok masih banyak typo 😊
__ADS_1
Happy reading 😘😘😘😘