Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 79


__ADS_3

Jack berkunjung ke kediaman keluarga Narendra karena permintaan dari Jasmine.


Pria itu mencari orang yang memintanya datang,namun gadis itu tak terlihat dimanapun.


"Dasar gadis konyol, menyuruhku datang kemari,tapi tak menyambutku"gumamnya.


"Jimmy,cepat cari Jasmine,jika ia tak ada aku akan segera pergi"titahnya.


"Baik tuan"beranjak pergi mencari tunangan bosnya.


Jimmy terus mencari keberadaan Jasmine namun gadis itu tak ada di setiap sudut ruangan yang akan menjadi tempat terselenggaranya pernikahan antara Kenzo dan Caca.


"Nona anda dimana,tuan pasti akan marah besar jika saya tak menemukan anda"dengan raut wajah cemasnya.


Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundak Jimmy.


"Hei apa yang kau lakukan disini Jim?"tanya seorang gadis yang tak lain adalah Jasmine.


"Huh......syukurlah nona anda ada disini,mari ikut saya,tuan sudah menunggu anda di depan".


"Maksudmu Jack Wilson?"tanya Jasmine dengan wajah tak percaya.


"Iya nona, siapa lagi jika bukan dia".


"Hahahaha..... padahal aku hanya bercanda menyuruhnya kemari,tapi dia benar-benar datang".


"Apa yang nona katakan tadi?"tanya Jimmy memastikan.


"Ssstttt......kau diam saja,anggap saja kau tak mendengar apapun oke"berjalan menuju tempat dimana Jack menunggu dirinya.


"Kali ini tuan benar-benar berurusan dengan gadis yang salah"melangkah menyusul Jasmine.


Jasmine mencari keberadaan Jack Wilson,namun tak ada tanda-tanda keberadaan pria itu.


"Kemana pria sinting itu,tadi Jimmy bilang ada di depan,tapi mana".


"Apa kau mencariku?"menepuk pundak Jasmine.


"Kemana saja kau,aku mencarimu,ayo ikut aku kedalam"pinta Jasmine.


"Tidak mau,aku mau disini saja".

__ADS_1


"Berhentilah bersikap kekanak-kanakan Jack Wilson,umurmu itu sudah tua dan wajahmu juga sudah mulai keriput,jadi kau tak pantas bersikap seperti itu".


"Dasar kau.........aku ini masih muda dan tidak memiliki keriput sepertimu,coba kau lihat di sekitar dahi dan daguku".


"Aku tak akan tertipu olehmu Jack Wilson".


"Terserah kau saja nona,jika kau tak percaya lihat saja sendiri"dengan raut wajah sangat meyakinkan.


Melihat wajah Jack yang sangat meyakinkan, pertahanan Jasmine goyah.


Gadis itu langsung menyetel kamera ponselnya dengan kamera depan dan raut wajahnya langsung berubah yang semula panik menjadi marah.


"Kau mengerjaiku hah, disini jelas tak ada bagian keriput"menunjuk bagian dahinya.


"Kau umur berapa sekarang?"tanya Jack santai.


"Untuk apa kau menanyai umurku".


"Sudah jawab saja,apa susahnya sih,cepat jawab".


"21 tahun"jawab Jasmine singkat.


"Secara logika saja coba kau pikir sendiri,apa mungkin wanita umur 21 sudah ada kerutan hah?".


"Iiiiiiiihhhhhhh......dasar pria sinting,pria gila, pria tak waras"umpat Jasmine pada tunangannya.


"Hahahaha.......apa kau tak sadar nona jika kau sedang meneriaki dirimu sendiri,kau yang tak waras,kau yang sinting dan kau yang gila, buktinya kau tak bisa membedakan antara bualan dan kenyataan".


"Ini semua gara-gara kau Jack,jika kau tak menggodaku,aku tak akan gila begini,huh..... bisa-bisa aku mati muda jika benar-benar harus menikah denganmu"sungut Jasmine.


"Kau tak akan mati muda,kau kan tak tahu malu,lihat saja dirimu,kau bahkan mengumpat padaku".


"Huh....huh.....huh......sabar Jasmine,anggap saja dia orang gila"mengatur napasnya agar perasaannya kembali normal.


"Ayo ikut aku, keluargaku ada di dalam"pinta Jasmine sambil melangkah menuju ruang keluarganya.


Jack melihat semua itu hanya bisa tersenyum sendiri,pria itu sangat senang menjahili Jasmine.


"Gadis konyol"gumamnya kemudian menyusul Jasmine.


Setelah sampai di ruang keluarga,Jack memberi salam pada kedua orang tua Jasmine dan anggota keluarga yang lain.

__ADS_1


"Wah ini tunangan kamu ya Jasmine?"tanya salah satu Tante dari ibunya.


"Iya Tante,maaf waktu itu tidak mengundang keluarga besar,karena acaranya mendadak,iya kan sayang"memegang tangan Jack Wilson.


"Iya Tante,kami minta maaf,saya ingin segera melamar Jasmine"menatap Jasmine penuh cinta.


Jantung keduanya berdegup kencang.


Jasmine menyadari jika dirinya sudah mulai suka pada tunangannya sendiri,begitu pula dengan Jack,dia merasa nyaman bersama gadis yang berada di sampingnya sekarang.


"Saat aku besar nanti,aku ingin bertunangan seperti Tante Jasmine"celetuk salah satu keponakannya yang berumur 5 tahun.


"Hahahaha........"semua tawa keluarga Narendra pecah saat anak laki-laki tampan itu mengeluarkan suaranya.


Jack mendekat kearah anak laki-laki itu.


"Siapa namamu sayang"tanya Jack.


"Okan om,nama om siapa?"tanya nya kembali.


"Nama om Jack Wilson,nanti saat Okan sudah tumbuh dewasa,Okan cari wanita yang baik ya,jangan cari wanita yang suka mengomel seperti Tante Jasmine,nanti telinga Okan akan besar seperti telinga gajah"jelas Jack pada Okan.


"Kenapa bisa besar om,kan telinga Okan kecil"dengan wajah polosnya.


"Nanti Okan akan sering di jewer sama wanita cerewet itu".


"Jadi om Jack sering di jewer ya sama Tante Jasmine,karena Tante Jasmine itu cerewet"ucapnya dengan ciri khas anak kecil.


"Iya,Tante Jasmine itu cerewet"jelas Jack.


"Tapi kenapa telinga om tidak besar seperti telinga gajah"tanya Okan dengan rasa ingin tahu yang tinggi.


"Karena om tidak mendengarkan ocehannya saat dia marah-marah"menatap Jasmine.


Semua orang yang mendengarkan obrolan Okan dan Jack tersenyum-senyum sendiri melihat raut wajah Jasmine yang mulai merah padam.


"Ya benar aku memang cerewet,maka dari itu aku akan memakan kalian berdua"mengejar Jack dan Okan.


Semua keluarga bahagia melihat Jack dan Jasmine.


Like like like like ya readers 😉

__ADS_1


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘


__ADS_2