Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 64


__ADS_3

Hari demi hari Caca lewati tanpa kehadiran Kenzo di kantor.


Pria itu seakan di telan bumi,bahkan kabarnya pun tak terdengar oleh Caca.


Gadis itu benar-benar merasa kehilangan.


"Apa mungkin aku benar-benar memiliki perasaan pada Kenzo,tapi kenapa aku tak bisa mengingat aku pernah menaruh hati padanya"ucap Caca yang berusaha mengingat kenangannya bersamaan Kenzo,sampai gadis itu merasa pusing.


"Akhh........Kepalaku sakit sekali"rintihan Caca sambil terus memegangi kepalanya.


Ia menyambar air yang ada dimeja kerjanya dan meneguknya sampai habis.


Kepala gadis itu tetap terasa pusing.


Dia masih terus berusaha mencoba mengingat kenangannya bersama Kenzo.


"Akhhhhhh......"rintih Caca lagi, kepalanya semakin bertambah sakit.


Ia mencoba memejamkan matanya,menarik nafas dalam dan membuangnya perlahan.


Setelah terasa cukup membaik,gadis itu mulai membuka matanya perlahan.


Ponselnya tiba-tiba bergetar.


๐Ÿ’ŒJack


Hai calon tunangan๐Ÿ˜Š.


๐Ÿ’ŒCaca


Ya Jack ada apa?


๐Ÿ’ŒJack


Apa kau sudah makan siang?


๐Ÿ’ŒCaca


Belum,masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan.


๐Ÿ’Œ Jack

__ADS_1


Makanlah dulu,aku tak ingin kau sakit saat hari pertunangan kita nanti.


๐Ÿ’Œ Caca


Iya sebentar lagi,tanggung sudah tinggal sedikit.


๐Ÿ’ŒJack


Baiklah,tapi kau harus makan jika pekerjaanmu sudah selesai.


๐Ÿ’ŒCaca


Siap komandan ๐Ÿ˜‰


๐Ÿ’ŒJack


๐Ÿ˜Šโค๏ธ


Caca hanya membaca pesan terakhir dari Jack tanpa membalasnya.


Gadis itu kembali melanjutkan pekerjaannya yang belum terselesaikan.


***********


Sejak Kenzo memutuskan untuk tak masuk kerja,pria itu mengerjakan pekerjaan dirumah,menjelang proses perjalanannya menuju Amerika,pria itu memilih tak datang lagi ke kantornya,karena sang adik telah mengurus semuanya.


"Besok hari keberangkatanku,dan dua hari lagi kau akan terikat dengan orang lain,semoga kau bahagia,aku akan berusaha menghilangkan perasaan ini padamu,jika kau bahagia,aku akan bahagia"gumamnya sambil menatap foto Caca yang terdapat diatas nakas di samping tempat tidurnya.


Kenzo beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan turun ke lantai bawah.


"Mbak tolong siapkan perlengkapan saya untuk dua bulan ke Amerika"pinta Kenzo pada salah satu pelayan rumahnya.


"Baik tuan"jawabnya.


Pria itu berjalan kearah kulkas untuk mengambil sebotol air minum dan dia meneguknya sampai habis tak tersisa.


Setelah selesai melepas dahaganya,pria itu kembali menuju kamar untuk melanjutkan pekerjaannya agar cepat terselesaikan.


Saat hendak melangkah menaiki anak tangga pertama, pelayan rumahnya bertanya pada Kenzo.


"Maaf tuan,apa anda tidak ingin makan siang terlebih dulu?"tanya salah satu pelayan.

__ADS_1


"Nanti saja mbak,saya mau menyelesaikan pekerjaan dulu"jawab Kenzo kemudian menaiki anak tangga menuju kamarnya.


"Tuan kenapa ya Jah,kok kelihatannya satu Minggu ini seperti tak selera makan"tanya Juminten salah satu pelayan rumah Kenzo,yang tak lain adiknya sendiri.


"Sudahlah jangan banyak komentar,lebih baik kita kerjakan tugas kita saja,jangan terlalu ikut campur dengan urusan tuan"jelas Ijah yang tak lain Kakak dari Juminten.


Mereka kembali mengerjakan tugasnya masing-masing.


**********


Caca sudah berada di rumahnya,gadis itu baru pulang dari kantor,ia hendak masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri,namun tiba-tiba.....


Brukkkk.....bukkkk...


Gadis itu terpeleset dan kepalanya terbentur pinggiran bathub.


"Akhhhhhh........"rintih Caca sambil memegang kepalanya dan darah mengalir dari dahinya.


Seketika lintasan memori dirinya dan Kenzo bagai kaset rusak yang samar-samar mulai teringat olehnya.


Tampak kabur..........semakin jelas.......semakin jelas dan semua nampak terlihat jelas dari mulai dirinya bertemu Jojo alias Kenzo sampai saat dirinya berciuman di pesta ulang tahun perusahaan dan pernyataan cintanya pada pria itu, semua kenangan itu teringat olehnya.


"Kenzo...."gumam Caca masih memegang dahinya yang terasa perih.


Di rumahnya,pria yang disebutkan namanya oleh Caca,masih asik dengan laptopnya dan tangan yang senantiasa bertengger di keyboard laptop itu.


Tiba-tiba Kenzo bersin berkali-kali.


"Haccciihhh......haccciihhh.....hacciiiihhh"sambil menggosok hidungnya.


Dan..........


"Hacciiiihhh...... haccciihhh....... haccciihhh......"dan lagi-lagi menggosok hidungnya dengan mata yang mulai berair karena sudah berkali-kali bersin.


"Siapa yang berani membicarakan aku"gumam Kenzo kesal.


"Awas saja jika aku tahu orangnya,akan aku beri hukuman supaya dia jera tak menyebut namaku"ancam Kenzo yang mulai naik darah karena dirinya berkali-kali bersin,sampai matanya mengeluarkan air.


Like like like like ya readers ๐Ÿ˜‰


Maaf kalok masih banyak typo ๐Ÿ˜Š

__ADS_1


Happy reading ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2