
Like like like like like like ya readers π
Tap love juga jadikan favorit ya.....
Lama beradu pandang Caca membuka suara.
"Jika sudah memasangkan seat belt ku,bisa kita langsung menuju butik Jack Wilson"dengan wajah penuh ancaman yang membuat Jack tersenyum kikuk.
"Baiklah sayang"sambil mengapit hidung Caca dengan kedua jarinya.
Kurang lebih sekitar 30 menit menuju boutique langganan keluarga Wilson dan keduanya sampai.
Jack membuka pintu mobil nya untuk Caca dan gadis itu tersenyum pada Jack Wilson.
"Terimakasih supir tampan"ledek Caca yang turun dari mobil dan mempercepat langkahnya masuk kedalam boutique itu,takut Jack membalas keusilannya tadi.
Jack tersenyum melihat keusilan gadisnya itu dan melangkah masuk menuju boutique.
"Kenapa kau masih disini sayang"Jack heran dengan Caca karena gadis itu masih berada diluar tepatnya didepan pintu masuk boutique.
"Hehehe.....aku menunggumu,karena aku sebelumnya tak pernah masuk ke boutique ini"sambil nyengir kuda.
"Baiklah ayo kita masuk calon nyonya Wilson"bisik Jack tepat di telinga Caca dan menarik tangan gadis nya.
Caca yang merasa geli dengan apa yang pria itu lakukan membuat wajahnya memerah.
"Terimakasih kau telah membuatku merasakan bagaimana rasanya dicintai oleh seseorang, meskipun aku tak bisa membalas perasaanmu"ucap Caca dalam hati sambil memandang wajah dosen tampan tersebut.
Setelah sampai didalam Jack dan Caca sibuk memilih gaun yang cocok untuk Caca kenakan.
"Hai Jack, bagaimana kabarmu?"tanya seseorang yang mengagetkan keduanya yang tengah sibuk memilih gaun.
"Hai Tiara,aku baik-baik saja"jawab Jack.
"Siapa gadis disamping mu itu"arah tatapan Tiara menuju pada Caca.
"Dia kekasihku Ra, kenalkan ini Caca dan dia Tiara teman sekaligus sahabat waktu SMA dulu sayang"jelas Jack pada keduanya.
"Wah bukannya kau alergi terhadap perempuan Jack"ledek Tiara dengan wajah seolah penasaran yang dibuat-buat.
"Ra kau jangan mulai lagi, kasihan Caca dia akan risih saat berdekatan denganku,jika kau membuat gosip yang tidak-tidak"ancam Jack diiringi senyum nya.
"Baiklah,aku hanya bercanda jangan terlalu dipikirkan,gadismu cantik juga Jack"ledek Tiara yang menatap Caca dengan penuh keusilan nya.
Caca yang dipuji demikian membuat gadis itu menundukkan kepalanya karena wajahnya sudah merah bagai tomat yang siap panenππ
"Sudah lah Ra,kau jangan menggodanya terus menerus,aku datang kemari ingin mencari gaun pesta untuk Caca dan juga baju untuk ku,apa kau bisa membantu kami?"tanya Jack yang sudah tidak menemukan gaun yang cocok untuk Caca pakai.
"Baru saja selesai aku buat koleksi terbaru limited edition,jika kau mau aku akan mengambil nya untuk kalian berdua"jelas Tiara yang mendapat anggukan dari Jack.
__ADS_1
Tiara masuk kedalam mengambil koleksi terbaru boutique nya.
Setelah beberapa menit dia kembali bersama kedua pelayan tokonya.
"Kalian bisa pilih sendiri yang mana yang cocok"ucap Tiara sambil memperlihatkan satu persatu gaun yang ia bawa.
Saat melihat semua gaun itu, pandangan Jack terkunci pada satu gaun yang menurut nya pas untuk Caca.
"Gaun yang pas,tidak terlalu terbuka,tidak terlihat sexy dan pasti nya Caca akan sangat cantik memakai gaun ini"pikiran Jack mulai membayangkan jika Caca memakai gaun itu.
"Aku ingin kau mencoba gaun itu sayang"tunjuk Jack pada sebuah gaun yang dipegang oleh salah satu pelayan toko.
"Selera mu memang tidak diragukan lagi pak dosen"Tiara sambil tertawa karena Jack memang orang yang cerdas.
"Cobalah sayang"pinta Jack pada Caca dan gadis itu mengangguk melangkahkan kakinya menuju ruang ganti.
Setelah beberapa menit berada diruang ganti akhirnya tirai ruangan itu terbuka dan betapa cantiknya Caca saat mengenakan gaun itu yang membuat Jack dan Tiara terpukau dengan keindahan yang ada didepan mata mereka.
"Sempurna sayang"puji pria itu sambil mengerlingkan matanya yang membuat Caca tersipu malu dengan kelakuan kekasihnya.
"Hei sudah kalian berdua ini tak usah bermesraan didepan wanita jomblo seperti diriku"kesal Tiara yang melihat temannya berlagak romantis didepannya.
"Cepat coba bajumu juga Jack"pinta Tiara sambil memberikan bajunya pada Jack dan ingin melihat apakah pilihannya itu tepat atau tidak.
Jack berjalan keruang ga ganti tepat disebelah ruangan ganti Caca.
Setelah selesai pria itu keluar dengan tampilan yang membuat Tiara takjup.
"Kalian berdua nampak serasi sekali,apa kalian mau menjadi model untuk peragaan busana ku?"tanya Tiara dengan wajah super memohonnya.
Sepasang kekasih itu saling adu pandangan.
"Baiklah aku akan membantumu"ucap Jack malas.
"Huwaaaa..... terimakasih,kalian berdua memang yang paling the best"sambil kegirangan.
"Berapa total semua nya Ra?"tanya Jack yang mengeluarkan kartu berwarna gold yang artinya itu kartu tanpa batas.
"Hahaha.....tidak usah Jack,ini aku berikan pada kalian berdua secara percuma,karena kalian sudah mau bekerjasama denganku,ya sekalian sebagai hadiah atas hubungan kalian"ucapan Tiara sambil menepuk pundak Jack Wilson.
"Caca terimakasih ya?"Tiara sambil memeluk Caca.
"Iya sama-sama"Caca membalas pelukan sahabat Jack itu.
Setelah selesai Caca dan Jack keluar dari boutique menuju restoran untuk makan.
"Kita mau ke restoran mana Ca?"tanya Jack sambil terus memegang kendali kemudinya.
"Mmmmmm..... sebenarnya aku ingin makan di kaki lima,apa kau mau?"tanya Caca yang sungkan pada Jack karena takut pria itu menolak ajakannya.
__ADS_1
"Baiklah kita akan makan disana"tunjuk Jack pada pedagang kaki lima di pinggir jalan dan dibalas senyuman oleh Caca.
***********
Ditempat lain tepatnya dirumah Kenzo pria itu tengah berguling ke kanan dan kiri karena dia masih memikirkan ciuman Caca dan Jack tadi.
"Kenapa Sam belum juga memberi informasi padaku"kesal Kenzo sambil melihat handphone nya yang tak ada panggilan dari asisten pribadi nya itu.
10 detik kemudian handphonenya berbunyi.
"Akhirnya kau muncul juga Sam"ucap Kenzo langsung mengangkat telepon nya.
"Ya Sam bagaimana?"tanya Kenzo yang tak sabar ingin mendengar informasi mengenai Caca dan Jack Wilson.
"Mereka berdua sudah berpacaran tuan"jawaban Sam membuat Kenzo bangun dari tempat tidur dengan wajah penuh emosi dan panggilan dari Sam diakhiri oleh nya.
"Akhhhhhh.......kenapa harus begini,dan kenapa aku harus marah saat dia menjadi milik orang lain,apa mungkin aku menyukai Caca?"Kenzo mulai mengacak-acak rambutnya.
Telepon Kenzo bergetar.
πMerisa
Ken,aku dengar 2 hari lagi akan ada pesta untuk merayakan ulang tahun perusahaan mu yang Ke-5?
π Kenzo
Ya,kau mau menjadi pasanganku?
π Merisa
Tentu saja Ken,kau temani aku mencari gaun ya?
πKenzo
Aku tidak bisa Merisa,kau cari saja sendiri nanti aku akan transfer uang ke rekeningmu,aku sedang sibuk untuk persiapan pesta.
π Merisa
Baiklah Ken tak apa,aku akan cari sendiri gaunnya.
Dan jangan lupa transferannya yaπ
Kenzo tak membalas pesan Merisa,dia merasa aneh dan asing dengan sikap gadis itu yang semakin lama semakin membuatnya tak nyaman.
"Kenapa aku merasa dia seperti wanita mata duitan?"ucap Kenzo yang mulai curiga dengan kelakuan Merisa.
"Sudahlah aku tak perduli untuk saat ini,yang terpenting pesta harus berjalan lancar."acuh Kenzo dengan kelakuan Merisa dan langsung menyuruh asisten nya mentransfer uang kepada Merisa.
Jangan lupa like dan komen ya readers
__ADS_1
#maaf kalok masih banyak typo π
Happy reading πππ