Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 51


__ADS_3

Like like like like like like ya readers


Tap love jadikan favorit ya....


Setelah beberapa jam,Caca belum keluar juga dari kamar Kenzo.


Kenzo saat ini tengah sibuk mengutak-atik laptopnya.


Ponsel pria itu berdering.


"Ya Sam"jawabnya sambil terus menatap layar laptopnya.


"Perintah anda sudah saya laksanakan tuan"ucap asistennya.


"Bagus,kau memang selalu bisa ku andalkan"Kenzo mengakhiri panggilannya seraya tersenyum menang.


"Berani sekali kalian berdua bermain-main denganku"ucap Kenzo sambil menyeringai sinis.


Pria itu kembali sibuk dengan laptopnya,namun jemarinya berhenti menari di atas keyboard karena mengingat sekretaris nya belum juga bangun sampai saat ini.


Kenzo berjalan kearah kamarnya dan perlahan membuka pintu.


Pria itu kaget saat melihat Caca masih tertidur pulas,Kenzo mengendap-endap berjalan mendekati Caca bagai seorang pencuri yang ingin mengambil sesuatu,pria itu tak ingin membuat Caca terbangun.


Perlahan Kenzo duduk di pinggir tempat tidurnya dan menatap wajah Caca yang sangat polos dan cantik.


"Apa kau sangat nyaman tidur di ranjang ku?"tanya Kenzo yang membelai lembut rambut Caca.


"Kau menggemaskan sekali kelinci kecil"senyum Kenzo mengembang sambil terus membelai rambut hitam sekretaris nya.


Caca mulai merasa terusik dengan pergerakan yang Kenzo lakukan padanya.


Gadis itu menggeliat dan perlahan membuka kedua matanya, objek yang Caca tangkap adalah wajah tampan bosnya yang tengah memandanginya.


"Apa kau nyaman tidur di ranjangku nona?"goda Kenzo yang membuat Caca salah tingkah.


"Ma-maaf Pak,tadi saya kurang enak badan jadi tidurnya terlalu lama"jelas Caca memalingkan wajahnya dari tatapan Kenzo.


"Kalau begitu kau istirahatlah,aku akan membawakan makan siang untumu"pinta Kenzo yang kemudian berjalan kearah pintu,namun suara Caca menghentikan tangannya membuka handel pintu ruangan itu.


"Tidak usah Pak,saya bisa sendiri"ucap Caca yang kemudian bangun dan turun dari ranjang kenzo,gadis itu berjalan kearah pria tampan itu.


Kepala Caca masih sedikit terasah pusing, keseimbangan hadis itu pun tak terkontrol dan.....

__ADS_1


"Aaaaaaaa......."teriak Caca yang hampir jatuh namun Kenzo sigap menahan tubuh Caca dan membawa gadis itu kedalam pelukannya.


Jantung keduanya berdetak kencang,mereka dapat merasakan detak jantung masing-masing yang sama-sama mendominasi dan dengan nafas yang terengah-engah.


Kenzo menatap kearah wajah Caca,begitu pula dengan gadis itu.


Entah itu halusinasi keduanya,suaran musik romantis mulai terdengar oleh Caca dan Kenzo.


Mereka terus menikmati alunan musik itu dan perlahan wajah Kenzo mendekat kearah telinga Caca.


"Langkah kedua agar kau dapat mencintaiku lagi"bisik Kenzo dan menatap mata Caca dalam.


Gadis itu mengeratkan pelukannya pada bosnya, ia bagai terhipnotis dengan perkataan kenzo.


Pria itu tak menyia-nyiakan lampu hijau yang Caca berikan,tanpa pikir panjang Kenzo menyatukan bibirnya dengan bibir Caca.


Awalnya Kenzo hanya ingin mencium nya saja,namun aroma strawberry yang menyeruak dari tubuh Caca membatalkan niatnya.


Pria itu melumat bibir yang selalu membuatnya candu.


Caca kaget dengan apa yang Kenzo lakukan,gadis itu melepaskan diri dari Kenzo yang ingin memperdalam ciumannya.


"Maaf Pak, seharusnya kita tidak melakukan hal ini"Caca pergi dari ruangan Kenzo dan meninggalkan pria itu sendirian.


Kenzo tersenyum sendiri,karena dia telah menjalankan aksinya agar Caca dapat mengingat nya kembali.


*********


Di perusahaan JK Group, Jack Wilson baru keluar dari ruangan rapat.


Pria itu langsung menghubungi kekasihnya.


"Sayang, apa kau sudah makan siang?"tanya Jack sambil berjalan menuju ruangan nya.


"Ini baru mau makan Jack"jawab Caca yang berjalan di koridor kantor nya.


"Baguslah,maaf ya aku tak dapat menemanimu,hari ini aku sibuk sekali"jelas Jack dengan suara sedihnya.


"Iya tidak apa-apa,kau kan sudah menjadi pimpinan perusahaan,aku bisa memahami itu"jawab Caca menenangkan Jack Wilson.


"Terimakasih sayang,kau memang calon istri yang baik,eh aku lupa, nanti malam mama mengundang mu makan malam dirumah"ucap Jack mendaratkan bokongnya di kursi kebanggaannya.


"Siap Pak bos,nanti aku berangkat sendiri saja ya,kau tunggu dirumahmu saja oke,bye"Caca mengakhiri panggilan dari Jack Wilson.

__ADS_1


"Hufft......apa lagi yang akan terjadi nanti malam, sudahlah lebih baik aku makan dulu"gumam Caca sambil berjalan kearah kantin perusahaan Kenz Corp.


Setelah selesai makan,Caca kembali keruangannya untuk menyelesaikan tumpukan berkas yang belum ia periksa.


"Saatnya bekerja,semangat Caca......semangat"sambil membuka berkas yang ada dihadapannya.


Setelah selesai,Caca menyerahkan semua berkas itu kepada Kenzo.


"Ini Pak berkas yang harus anda tandatangani"sambil meletakkan berkas yang Caca pegang di atas meja kerja bos nya.


Kenzo hanya diam tak berbicara sepatah katapun.


"Nah kan,kenapa lagi dia,apa ada sesuatu yang terjadi sampai mogok bicara seperti ini"pikir Caca yang melihat Kenzo nampak tak bergairah.


"Bapak sudah makan siang?"tanya Caca dan pria itu langsung menggelengkan kepalanya.


"Pantas saja jadi mode bisu begini,lapar toh?"gumam Caca dalam hati.


"Mau saya pesankan makan Pak?"tanya Caca pada pria itu dan Kenzo hanya mengangguk.


"Ih, menyebalkan sekali kau Kenzo,apa suaramu sangat mahal sampai kau tak mengeluarkan kata-kata sedikit saja"umpat Caca dalam hati.


"Anda ingin makan apa Pak?"tanya Caca lagi.


"Nasi goreng buatanmu"ucap Kenzo datar.


"Baik Pak" Caca langsung keluar dari ruangan Kenzo untuk membuat nasi goreng pesanan bos nya.


Beberapa menit kemudian Caca kembali membawa nasi goreng dan teh hangat tawar.


"Ini Pak sudah saya buatkan, silahkan dinikmati"Caca hendak melangkah keluar dari ruangan Kenzo namun pria itu memanggilnya.


"Caca aku mau kau yang menyuapiku,aku sedang banyak pekerjaan"pinta bosnya datar.


Caca masih diam tak bergerak dari tempatnya saat ini berdiri.


"Jika kau tak mau,maka ga....."belum selesai kalimat yang dilontarkan oleh Kenzo,Caca langsung berjalan kearah bosnya dan menyuapi nya.


"Dasar bos gila,kau ini selalu mengancamku potong gaji,apa kau tak ada ancaman lain hah"sungut Caca dalam hatinya.


Caca terus menyuapi Kenzo sampai makanan yang ada di piring itu habis,begitu pula dengan minumannya.


Like like like like like like ya readers

__ADS_1


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘😘😘


__ADS_2