Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 52


__ADS_3

Like like like like like like ya readers


Tap love juga jadikan favorit ya.....


Disebuah apartemen seorang pria tengah membanting semua barang yang ada disekitarnya.


"Kurang ajar kau Kenzo,beraninya kau membuat perusahaan ku begini akhhhhhh....."teriak pria itu frustasi.


"Sudah sayang,kau jangan membanting semua barang itu"pinta Stella pada kekasihnya yang tak lain adalah Alex.


"Biarkan saja,jika perlu akan aku ratakan dengan tanah"teriaknya pada Stella.


"Silahkan Alex, hancurkan saja semua,dan kau akan segera menjadi gelandangan dijalan"teriak Stella balik pada Alex,emosi wanita itu sudah tak dapat ia bendungan lagi.


"Apa kau tahu,aku juga tidak ingin kita seperti ini, perusahaan mu cepat atau lambat akan bangkrut,karena sahamnya setiap jam mengalami penurunan drastis,jika kau ingin menghancurkan tempat tinggalmu, silahkan saja,aku tak perduli"sarkas Stella kemudian keluar dari apartemen itu.


Alex meringkuk memeluk kedua lututnya,pria itu perlahan meneteskan air mata dan menangis tersedu-sedu.


Flashback on


"Ada apa"tanya Alex pada anak buahnya yang berada diseberang telepon nya.


"Saham perusahaan kita mengalami penurunan yang sangat besar pak,jika sampai nanti malam belum ada tanda-tanda saham kita kembali normal,bisa dipastikan perusahaan akan bangkrut"jelas asisten pribadi Alex.


Pria itu menjatuhkan ponsel nya,duduk dan meremas rambutnya kasar.


Alex merasa frustasi dengan keadaannya saat ini.


Seharusnya ia sadar diri dari awal,jika tak dapat melawan seorang Kenzo Narendra yang terkenal tak ada ampun pada siapapun jika berhubungan dengan perusahaan.


"Seharusnya aku tidak melanjutkan rencana ini dari awal"gumamnya sambil mengusap wajah nya kasar.


Penyesalan memang tak akan datang diawal,semua telah terlambat, perusahaan Alex saat ini benar-benar berada diujung tanduk.


Flashback off


*************


Di perusahaan Kenz Corp,Caca sudah selesai menyuapi Kenzo dan kembali keruangannya.


Beberapa menit kemudian telepon di mejanya berbunyi.


"Ya Pak ada apa?"tanya Caca yang menerima telepon itu dari Kenzo.


"Keruanganku sekarang"panggilan langsung terputus.


"Huh,dasar bos gila"gumam Caca langsung bangun dari kursinya dan berjalan ke ruangan bos nya.


"Ada apa Pak?"tanya Caca


"Hari ini kita akan keluar kota untuk perjalanan bisnis"jelas Kenzo singkat.


"Kenapa mendadak Pak,biasanya 2 hari sebelum itu sudah ada pemberitahuan?"tanya nya yang kaget karena perjalanan bisnis kali ini terkesan dadakan.

__ADS_1


"Aku bosnya atau kamu?"tanya Kenzo yang tak ingin sekretarisnya ini banyak membantah.


"Baik Pak"jawab Caca.


"Sebentar lagi kita akan berangkat, persiapan semua kebutuhanmu,karena kita sambil berlibur"ucapan Kenzo membuat Caca lagi-lagi kebingungan.


"Ini sebenarnya ingin perjalanan bisnis atau mau liburan sih,ahh..... sudahlah yang penting aku ikuti saja perintah nya,dari pada tanduk di kepalanya keluar dan menyeruduk ku,kan bahaya"gumamnya dalam hati.


Caca bergegas mempersiapkan semuanya.


Gadis itu menelepon ibunya agar menyiapkan beberapa baju untuk ia pakai saat perjalanan bisnis nya.


Setelah beberapa menit ojol datang dan mengantarkan pesanan Caca tadi.


Setelah semuanya siap Kenzo dan Caca berangkat.


Perlengkapan Kenzo sudah diatur oleh asisten pribadi nya,jadi semuanya beres terkendali.


Setelah beberapa jam menempuh perjalanan dari Jakarta menuju kota Bogor, akhirnya Kenzo dan Caca sampai.


Caca dan Kenzo turun dari mobil dan keduanya melihat sebuah villa yang sangat besar disana.


"Ayo masuklah,ini villaku"jelas Kenzo sambil berjalan masuk kedalam villanya.


Caca melihat villa yang sangat megah itu dengan terkagum-kagum.


Gadis itu masuk kedalam mengikuti langkah kaki Kenzo.



"Tutup mulutmu,nanti ada lalat masuk"ledek Kenzo yang melihat mulut Caca menganga.


"Ih dasar bos gila,aku kan baru kali ini melihat villa bagus"gerutu Caca dalam hati.


"Disana kamarmu,jika kau butuh sesuatu panggil saja pelayan"jelas Kenzo yang langsung menuju ke kamarnya sendiri.


Gadis itu membawa barang bawaannya yang hanya satu tas besar saja,karena dia bukan tipe gadis yang heboh.


Setelah masuk kedalam kamarnya,Caca kembali ternganga melihat kamar yang besar dan luas.


"Ya ampun ini luas sekali,apa aku mimpi ya"seraya mencubit pipinya dan.....


"Awwww....sakit sekali"rintihnya.


"Memang benar ya,Kenzo itu masih muda,mapan, tampan lagi,tapi sayang orangnya dingin seperti es potong"Caca merasa familiar dengan sebutan itu, kepalanya terasa sedikit sakit,namun kemudian hilang.


***********


Kenzo berada dikamarnya,pria itu tengah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang berukuran king size.


"Hufft......aku lelah sekali"perlahan memejamkan mata dan mulai masuk ke dalam mimpinya.


Caca sudah selesai menata barang-barangnya.

__ADS_1


Gadis itu keluar karena perutnya terasa lapar, dia berjalan kearah dapur.


"Mbak boleh saya yang masak"tanya Caca pada seorang pelayan villa Kenzo.


"Boleh mbak,semua bahan ada didalam kulkas"jelas pelayanan tersebut.


Caca berjalan kearah lemari pendingin itu dan membukanya,dia melihat bahan-bahan,dan berpikir apa yang ingin ia makan saat ini.


"Aku buat soup kesukaan Kenzo saja deh"sambil mengambil bahan-bahannya.


Setelah 30 bergulat didapur, akhirnya makanan telah terhidang dimeja makan untuk porsi dua orang.


"Mbak tolong bersihkan dapur ya,saya akan memanggil Pak Kenzo dulu"pinta Caca dan diangguki oleh pelayan tersebut.


Caca berjalan kearah pintu kamar Kenzo,dia mengetuk pintu beberapa kali,namun tak ada jawaban dari dalam.


Akhirnya gadis itu memberanikan diri masuk karena takut Kenzo merasa lapar.


Saat Caca sudah membuka pintu kamar bosnya,pria itu masih tidur pulas.


Caca tak ingin membangunkan Kenzo, namun lagi-lagi karena takut pria itu kelaparan,Caca memberanikan diri mendekat kearah Kenzo.


"Pak bangun,ayo kita makan dulu"menggoyangkan lengan Kenzo.


Tak ada respon dari bosnya itu,Caca terus membangunkannya sampai Kenzo menarik tangan Caca dan gadis itu jatuh ke dalam pelukan bosnya.


"5 menit lagi,sebentar saja seperti ini"pinta Kenzo masih memeluk sekretaris cantik nya itu.


Jantung Caca lagi-lagi berdetak kencang,wajahnya juga sudah mulai memerah.


"Pak lepaskan saya,dada saya sesak"pinta Caca sambil bergerak tak dapat diam didekapan Kenzo.


Pria itu sedikit melonggarkan pelukannya dan perlahan kelopak matanya terbuka.


Caca yang merasa Kenzo melonggarkan pelukannya menatap pria itu dan tatapan keduanya bertemu.


Kenzo tersenyum kearah Caca dan....


Cup cup cup cup....


Pria itu mengecup empat kali wajah sekretarisnya.


Pertama di bagian kening Cup......


Kedua di bagian kedua matanya Cup cup...


Ketiga di bagian hidungnya Cup....


Wajah Caca makin memerah dan Kenzo hanya bisa tersenyum menikmati pemandangan itu.


"Langkah ketiga membuatmu jatuh cinta padaku lagi"ucap Kenzo dan kembali mengeratkan pelukannya.


Like like like like like ya readers

__ADS_1


Maaf kalok masih banyak typo


Happy reading 😘😘😘😘


__ADS_2