
Like like like like like like like ya readers
Tap love juga jadikan favorit ya.....
Jack dan Caca berjalan menuju ruangan pesta.
Saat keduanya tiba di pintu masuk,semua mata tertuju pada mereka.
Caca yang tampil sangat cantik terlihat begitu mempesona,karena make up yang ia pakai tidak berlebihan,lebih tepatnya natural.
Begitu pula dengan Jack Wilson yang terlihat sangat tampan,dengan dasi kupu-kupu yang bertengger di kerah kemeja nya membuat ketampanan pria itu bertambah.
Semua pasang matang tampak terkunci dengan kedatangan kedua pasangan itu.
Caca dan Jack melempar senyum pada semua tamu yang ada di ruangan itu.
"Apa kau tau kenapa mereka mengarahkan tatapannya pada kita?"bisik Jack Wilson.
Caca hanya bisa menggelengkan kepalanya,karena dia pikir Jack lah yang menjadi pusat perhatian para tamu malam ini.
"Karena kecantikanmu"jawab Jack sambil berbisik pada Caca.
"Benarkah? bukannya kau yang terlihat mempesona,sehingga mereka terhipnotis dengan wajah tanpanmu itu"Caca masih menampilkan senyum manisnya pada tiap tamu yang memandangnya.
"Benarkah aku sangat tampan dan mempesona sayang?"tanya Jack kegirangan.
"Lupakan saja,aku tadi hanya salah bicara"Caca menampilkan cengir kudanya.
Jack yang merasa gemas dengan wajah gadisnya ini,langsung menarik Caca tepat di bagian pinggangnya yang ramping.
Caca yang kaget karena tiba-tiba Jack menariknya dan membuat jarak diantara mereka begitu dekat bahkan hampir menempel.
"Jack?"Caca mulai dengan mengancam dengan tatapan mata tajamnya.
"Kita disini sebagai pasangan sayang,bahkan dalam kenyataan pun kita sepasang kekasih,benar kan?"tanya Jack menatap mata Caca dan gadis itu juga membalas tatapan mata Jack Wilson.
Semua orang semakin heboh dengan kelakuan Jack yang memperlihatkan kemesraan antara dirinya dan Caca.
Para Mpok neti yang awalnya heboh dengan Jack dan Caca, perhatian mereka teralihkan oleh sepasang manusia yang baru saja tiba.
Pria itu sangat tampan dan gagah,begitu pula dengan wanita yang berada di sampingnya begitu mempesona.
Pasangan itu ialah Kenzo dan Merisa.
Dengan balutan gaun yang indah Merisa begitu cantik.
Sedangkan Kenzo dengan pakaian yang ia kenakan sangat pas untuk pria yang banyak di elu-elukan oleh para karyawan wanita yang klepek-klepek dengan ketampanan CEO nya itu.
__ADS_1
Kenzo dan Merisa berjalan memasuki ruangan pesta,Caca dan Jack yang awalnya menjadi pusat perhatian para tamu kini posisi mereka digantikan oleh Kenzo dan Merisa.
Jack yang menyadari tatapan para tamu beralih pada sesuatu yang berada tepat di belakangnya,sontak pria itu berbalik badan dan melihat kearah pusat perhatian para tamu tadi.
Caca yang merasakan pergerakan dari badan Jack karena tangan pria itu masih setia bertengger di pinggang ramping nya.
Gadis itu ikut membalikkan badannya dan menatap seseorang yang harus dirinya waspadai malam ini.
Kenzo melihat kearah semua tamu yang ada di penjuru ruangan itu,namun tatapannya terkunci pada sosok gadis dengan penampilan yang tidak ia lebih-lebih kan.
Beda dengan apa yang pasangan CEO itu lakukan,Merisa berjalan seolah dirinya telah menjadi nyonya Kenzo, menampilkan wajah sombongnya seakan-akan para tamu yang hadir harus menghormati dirinya sama seperti mereka menghormati CEO Kenz Corp itu.
Lagi-lagi Mpok neti mulai bergosip ria wkwkwkwkwk bergosip memang menyenangkan ya sambil ditemani para makhluk bertanduk tak kasat mata disebalah kiri merekaππππ
"Duh lagaknya seperti sudah menjadi pasangan hidupnya saja"ucap salah satu tamu yang hadir.
"Ya kau benar,ini masih calon sudah berlagak harus selalu kita hormati"timpal tamu lainnya.
"Betul sekali, apalagi jika benar suatu saat mereka benar-benar menikah, bisa-bisa kita tiap hari harus membungkukan badan sepanjang hari"tamu itu sambil menyentuh pinggangnya.
"Aku harap pak Kenzo bisa menemukan calon nyonya yang benar-benar tepat untuknya kelak"harap tamu yang lain.
Kenzo telah berkumpul dengan para tamu yang lain,pria itu menghampiri para rekan bisnisnya.
Orang tua Kenzo berjalan kearah putranya.
"Selamat ya sayang"ucap keduanya sambil memeluk putranya.
Kenzo membalas pelukan kedua orang tuanya.
Caca yang saat itu berada tidak jauh dari tempat Kenzo dan keluarga berada melihat kearah ibu bosnya.
Caca melangkah kearah orang tua Kenzo.
Gadis itu ingin meminta maaf langsung kepada kedua orangtua bosnya,karena kebohongan yang telah ia lakukan bersama Kenzo.
Saat beberapa langkah Caca berjalan tangan Caca ditarik oleh seseorang yang tak lain adalah Jack Wilson.
"Kau mau kemana?"tanya Jack dengan wajah penasaran.
"Aku ingin bertemu dengan orang tua Kenzo,apa kau ingin menemani ku kesana?"menatap mata Jack.
"Baiklah akan aku temani"sambil menggenggam tangan Caca.
Keduanya berjalan kearah keluarga Narendra.
Caca melihat ekspresi wajah Merisa seakan memberi peringatan padanya,jangan mendekat kearahnya.
__ADS_1
Namun Caca tak menghiraukan tatapan wajah bengis Merisa padanya.
Langkah Caca semakin dekat dan akhirnya tepat berada disamping ibu Kenzo.
"Selamat malam ibu dan bapak"Caca sambil membungkukkan badannya.
"Nak Caca ya" ibu Kenzo langsung memeluk nya dengan sangat dan dibalas pelukan tak kalah hangat dari Caca.
Semua orang yang berada diruangan itu ternganga melihat pemandangan yang jarang orang lihat.
Pemikiran seputar Caca dan ibu CEO Kenz Corp itu mulai bermunculan di benak tiap tamu yang hadir.
"Bagaimana kabarmu sayang"tanya ibu Kenzo mengusap rambut panjang Caca.
"Baik bu,ada yang ingin saya bicaran pada bapak dan ibu"jelas Caca sambil menatap kearah Kenzo.
Tuan dan nyonya Narendra menatap Caca dengan wajah penuh tanya.
"Saya minta maaf kepada bapak dan ibu, sebenarnya saya dan Kenzo......"belum selesai Caca bicara ibu Kenzo memotongnya.
"Kau tak perlu minta maaf Caca,kami berdua sudah tau,mama berharap kau mendapat pria yang tulus mencintaimu"menyentuh pipi Caca.
Jack yang tak curiga dengan apa yang ingin Caca katakan pada orang tua Kenzo memilih untuk tak terlalu ikut campur.
Arah tatapan kedua orang tua Kenzo mengarah pada Jack Wilson yang sedari tadi berada di samping Caca.
"Apa kau kekasih Caca?"tanya ayah Kenzo.
"Benar tuan Narendra,saya Jack Wilson"jawab Jack sambil memperkenalkan dirinya.
"Jadi kau pewaris satu-satunya dari keluarga Wilson"sambil menepuk-nepuk pundak Jack.
"Aku percaya padamu,kau bisa menjaga gadis yang berada disampingmu saat ini"ayah Kenzo tersenyum kearah Jack Wilson.
Caca bingung dengan apa yang tuan Narendra itu katakan.
Berbeda dengan orang tuanya yang tampak mendukung Jack dan Caca,Kenzo mengepalkan kedua tangannya,rasanya pria itu ingin menarik Caca agar tak terlalu dekat dengan dosen genit itu.
Merisa yang melihat ekspresi wajah Kenzo mengerti jika CEO Kenz Corp itu tengah tersulut api cemburu.
"Hah......aku sudah berusaha menarik perhatianmu tapi kau tak pernah melihat keberadaan ku Kenzo,kau malah perduli dengan sekretaris miskin mu itu"gumam Merisa dalam hati yang dipenuhi rasa kesalnya pada kenzo.
Merisa mendekat kearah Kenzo.
"Apa kau merasa tidak enak badan?"tanya Merisa sambil menyentuh kening Kenzo.
"Aku tidak apa-apa,hanya sedikit lelah saja karena terlalu banyak pekerjaan"kilah Kenzo yang sebenarnya darahnya saat ini tengah mendidih melihat Caca dan Jack bersama,apa lagi kedua orang tuanya mendukung hubungan mereka.
Like like like like like like ya readers
Maaf kalok masih banyak typo π
__ADS_1
Happy reading πππ