Cintai Kami Papa

Cintai Kami Papa
60 - Aku mencintai mu


__ADS_3

Pagi itu, Shena akan bertemu Kika. Kedua nya tampak asik mengobrol dan tertawa. Dengan antusias Shena menceritakan tentang Yama yang ternyata memiliki perasaan yang sama untuk nya.


"Aku sangat senang mendengar ini She, semoga kalian selalu bahagia, dan segera menambah adik untuk thalia."Ucap Kika. Shena pun tertawa kecil, ia lalu mengaminkan nya.


"Oh iya She, Gimana keadaan Kak Sean?." Tanya Kika setelah 3 hari ia tidak datang ke rumah Shena.


"Kakak sudah mulai menerima semua nya."Balas Shena.


"Begitu kah?, Syukur lah kalau begitu." Balas Kika merasa lega mendengar hal itu.


"She, sebenarnya ada sesuatu yang ingin ku sampaikan pada mu." Ucap Kika tampak serius. Shena yang melihat keseriusan sahabat nya pun menatap Kika pula.


"Aku akan melanjutkan S2 ku di Australia, dan aku akan berangkat besok." Ucap Kika.


Tentu itu sangat membuat Shena terkejut.


"Kenapa Ki?, kenapa mendadak sekali, kau tidak pernah cerita akan mengambil S2?." Tanya Shena tak percaya, kini rasa sedih bercampur kecewa mendengar sahabat nya akan pergi jauh.


"Iya, ini sangat mendadak memang, kau tahu kan, Ada kantor ayah ku disana, dan ayah membutuhkan ku disana."Balas Kika gugup.


Shena terdiam. "Kita masih bisa saling berkomunikasi kan She, Aku akan sering sering pulang."Ucap Kika menyakinkan sahabat nya.


"Aku sangat sedih mendengar hal ini Ki."Ucap Shena.


Saat pulang, Tama dan Sean tampak mengobrol di ruang tamu bersama Thalia di gendongan Tama.


"Kenapa murung sekali, ada apa?."


"Kika akan keluar negri kuliah S2."Ucap Shena.

__ADS_1


Sean yang mendengar nya pun agak terkejut akan hal itu, Ia bahkan menunggu Kika datang untuk minta maaf pada nya, namun ia malah mendengar kabar kalau wanita itu akan keluar negri besok.


"Kak, Kau harus menemani ku mengantar Kika besok."Ucap Shena.


"Aku sibuk She."


Meski menjawab Sibuk, pada akhir nya Sean tak mampu menolak permintaan Shena, adik yang ia cintai itu. Ia pun ikut mengantar Kika, di bandara mereka bertemu.


Kika tersenyum dari jauh saat ia melihat Sean pun ikut serta kesini. Kepergian nya saat ini karena ia ingin melupakan perasaan nya pada Sean, selama ini ia berfikir mungkin ia punya kesempatan itu, namun Sean gak pernah meliriknya, walau Kika biasa ikut Shena ke Amerika untuk mengunjungi Sean.


Bahkan hal tak di sangka Sean telah memiliki pacar dan bahkan sangat lama mereka berhubungan. menambah kesedihan Kika.


Ia tak ingin terus berharap, Ia pun memutuskan untuk pergi jauh dari kota ini, entah sampai kapan, pastinya untuk waktu yang lama.


"Ki." Shena memeluk Kika untuk melepaskan kesedihan karena Kika akan pergi dan tak tahu kapan wanita itu akan kembali.


"Pesawat jam berapa?." Tanya Sean yang mendadak gugup.


"Sebentar lagi." balas Kika.


"Hati-hati."Ucap Sean. Kika melebarkan senyuman nya dan mengangguk.


Setelah beberapa kata perpisahan, Kika pun bersama Koper nya masuk ke dalam, Kika melambaikan tangan nya pada mereka. begitu pun mereka membalas nya


Shena memeluk Tama sedih menatap Kika yang berjalan perlahan menjauh dari pandangan mereka.


Sean menatap wanita itu pergi, ia pun tidak mengucapkan maaf pada Kika, ia terlalu gugup untuk mengatakan nya, mungkin karena rasa bersalah nya pada Kika karena telah membentak nya waktu itu.


•••

__ADS_1


Pagi pagi saat Shena terbangun, Ia melihat Thalia sudah tidak ada di keranjang bayi, Ia pun segera mengikat rambut nya dan keluar.


"Selamat pagi."Sapa Tama.


"Kau buat sarapan?, Bibi mana?."


"Sedang keluar."


"Aku buat sarapan spesial untuk mu." Balas Tama, Shena pun tersenyum senang mendengar hal itu.


"Selamat pagi sayang." Sapa Shena pada Thalia yang di baringkan di lantai. sebelum ia melangkah ke arah Tama dan memeluk nya dari belakang, dengan sangat manja.


"Terima kasih sudah mau mencintai ku."


"Aku juga, Terima kasih sudah memberiku kesempatan ini, aku tak akan menyia yiakan nya lagi."Balas Tama.


Tama lalu membalikan tubuh nya, Kini berhadapan dengan Shena. Kedua nya pun larut dalam ciuman pagi itu.


"Aku Mencintai mu."


•••


Terima kasih sudah membaca sampai part yang sekarang ini, maaf kalau masih banyak yang harus di koreksi. Kisah Tama dan Shena sampai di sini.


Kalau ada Waktu Author akan lanjutkan kisah perjalanan cinta Kika disini atau di buku baru. semoga kalian masih mau membaca dan mendukung ku.


Oh iya, jangan lupa mampir di novel terbaru author lain nya ya, makasih semua, sehat selalu ya.


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2