DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
extra part Three


__ADS_3

Malam harinya Daren sudah sampai di rumahnya ia segera masuk ke dalam rumahnya ia melangkah terus melangkah sampai di ruang tau ternyata sudah ada semua anggota keluarga nya yang menunggunya pulang


"Sudah pulang Daren?" tanya Irène basa-basi


"Iya ma baru saja" ucap Daren menghampiri irene lalu duduk di sampingnya


"Ya udah kamu bersih-bersih dulu lalu turun makan ya, mama tunggu di sini" ucap irene tersenyum mengelus kepala Daren


"Iya ma" ucap Daren berdiri


"Daren ke atas dulu pa two M" ucap Daren pada semua orang


Davin mengangguk tersenyum sedangkan two M (miko Mika) cengar-cengir sedari tadi saat Daren melangkah ke arah mereka


Daren sempat melihat nya tapi Daren cuek saja mungkin adiknya lagi dapat sesuatu yang menyenangkan


Lalu Daren melangkah menuju kamarnya sampai di kamar ia segera masuk ke kamar mandi sambil membuka seluruh pakaiannya


Kemudian ia mengisi bathtub dengan air hangat setelah terisi penuh Daren merebahkan diri di dalam bathtub


Daren merasa jika hari ini begitu lelah lalu tangannya memijit pelipisnya tiba-tiba otaknya muncul bayangan sosok Cika yang menurut nya wanita yang menyebalkan


Sedetik kemudian ia menggeleng kan kepalanya


"Kenapa aku jadi memikirkan nya" gumam Daren lalu ia beranjak dari bathtub nya berjalan ke arah shower melanjutkan ritual mandinya


Setelah selesai ia keluar dari kamar mandi melangkah menuju walk in closet ia memilih baju santai lalu ia memakai nya setelah memakai baju ia segera turun ke bawah menuju ruang makan karena perutnya sudah meminta demo


Sampai di bawah ternyata ada irene yang menyiapkan makanan untuk nya

__ADS_1


"Malam ma" sapa Daren duduk di kursinya


"Malam sayang, makanlah tinggal kamu sendiri yang belum makan" ucap Irene tersenyum memberikan piring berisi makanan untuk Daren


"Terimakasih ma" ucap Daren menerima piring itu


"Makan yang banyak ya, mama tinggal dulu, jangan lupa habis makan susul mama di ruang santai kita nonton bersama oke" ucap Irene tersenyum penuh arti


"Oke ma, nanti Daren nyusul ke sana" ucap Daren tanpa curiga sedikitpun


Lalu irene melangkah menuju ruang santai menyusul Davin dan two M yang sedang menyiapkan acara menonton mereka


"Sudah siap semua" tanya Irène saat masuk ke dalam


"Siap komandan" ucap two M serentak sambil tangannya memberi hormat layaknya tentara


"Kalian ini" ucap Irene tersenyum melihat anak kembarnya yang masih seperti anak kecil


"Lagi makan dia tunggu saja sebentar lagi" ucap Irene tersenyum


"Baiklah kita duduk saja dulu sambil nunggu Daren" ajak Davin


Mereka bertiga mengangguk lalu mereka duduk di posisi masing-masing sambil menunggu Daren


Tak berapa lama pintu terbuka masuklah Daren berjalan menghampiri mereka


"Lama nunggunya ya" ucap Daren tersenyum


"Kaka lama sekali Sampai lumutan aku nunggunya" ucap mika

__ADS_1


"Mana lumut nya gak ada" ucap Daren tersenyum mengacak rambut mika


"ish kaka ih, kan jadi berantakan rambut ku" kesal mika dengan bibir yang maju lima centi


"Sudah-sudah kalian ini, Miko tolong ambilkan hp mama di meja itu" ucap Irene memberikan kode menunjuk meja samping pintu


"Oke ma tunggu sebentar" ucap Miko mengerti kode irene


Lalu Miko berdiri menuju meja mengambil hp irene yang sengaja di taruh di sana sebelum kembali ke tempat duduk nya tak lupa Miko mengunci pintu itu lalu menyelipkan kunci pintu itu di hp irene


"Ini ma" ucap Miko memberikan hp irene beserta kuncinya


"Terimakasih sayang" ucap Irene tersenyum Miko mengangguk sebagai jawaban


Lalu mereka memulai menonton film nya yang bergenre komedi film terus berputar hingga setengah jam


Daren tidak merasa curiga sama sekali ia malah menikmati acara film di depannya padahal beberapa ke depan ia akan terkena hukuman dari irene


Acara film masih berlanjut tapi di pertengahan acara acara komedi tersebut berpindah pada sebuah rekaman


Semua orang di dalam ruangan ada yang merasa ingin tertawa ada yang sudah tidak sabar ingin memukul ada juga juga yang terkejut sekaligus bangga


Daren tentu saja ia terkejut saat melihat isi rekaman itu dengan susah payah ia menelan ludah nya


(mampus aku) batin Daren


Ia hendak kabur tapi tak bisa karena sedari tadi awal menonton film mika selalu menempel pada lengannya bahkan sekarang ia merasa jika pelukan mika di lengannya semakin kencang mau berdiri pun ia susah


(sial, pasti ini sudah di rencanakan mereka semua) batin Daren menatap ekspresi mereka semua

__ADS_1


hay readers jangan lupa baca cerita author yang baru ya dan jangan lupa untuk like komen dan vote terimakasih 🙏 lopeyu 😘


__ADS_2