
setelah kemarin menghajar Bryan hingga babak belur irene merasa senang, ia bahkan tak merasa sedih pikiran yang mengganjal selama ini sinar semua saat ia telah tau kebusukan Bryan
sedangkan Davin cintanya pada irene bertambah banyak saat mendengar kabar irene mengajar Bryan menurut Davin itu adalah hal yang keren
✓✓
sudah berapa hari sejak penangkapan Bryan atas kasus penipuan dan Bryan mengakui semua kesalahannya tepat hari ini sidang di adakan
menentukan hukuman yang pantas Bryan dapatkan, di dalam persidangan sudah ada irene asisten El dan pengacaranya, ada juga tuan Yoma dan asisten nya , tak ketinggalan juga Davin dan asisten Ken yang ingin melihat irene
tok tok
palu hakim sudah di ketok pertanda sidang di mulai
"saudara Bryan Donta apa benar anda telah melakukan penipuan" ucap ketua hakim
"iya benar" ucap Bryan
"menurut Semua bukti dan saksi saudara Bryan terkena pasal berlapis, saudara Bryan mendapat hukuman di pidana selama 15 tahun penjara dan uang denda senilai 5 miliar rupiah" ucap hakim
tok tok
palu hakim di ketok hukuman Bryan sudah tidak dapat di ganggu gugat
acara persidangan berjalan lancar tanpa adanya pembelaan dari Bryan
kini semua orang tersenyum puas termasuk irene yang menantikan momen Bryan mendapatkan hukuman
"selamat siang Miss Ier" ucap tuan Yoma menjabat tangan irene
"selamat siang tuan Yoma senang bekerja sama dengan anda" ucap Irene melepaskan jabatan tangan nya
"saya yang seharusnya terimakasih, berkat anda saya bisa membalas kan dendam saya dengan Bryan" ucap tuan Yoma berterima kasih
"tak perlu berterimakasih, ini semua kerja sama yang menguntungkan" ujar irene
"baiklah Miss Ier memang beda, kalau begitu saya permisi dulu, kerjaan masih menunggu saya" pamit tuan Yoma
"silahkan" ucap irene
tuan Yoma dan asisten nya pun pergi, sepergi nya tuan Yoma irene kembali di hampiri Davin
"selamat atas kemenangan nona irene" ucap Davin memberi selamat
sedangkan asisten Ken hanya tersenyum dan mencuri-curi pandang pada asisten El
"terimakasih tuan Davin" ucap irene tersenyum
__ADS_1
"apakah setelah ini nona ada acara" tanya davin
"kebetulan hari jadwal saya kosong" ucap Irene tersenyum penuh arti
asisten yang mendengar ucapan irene membulatkan matanya
(apa-apaan nona irene, pekerjaan di kantor sudah menunggu) batin asisten El tak mengerti jalan pikiran irene
"kebetulan kalau begitu kita bisa makan siang bagaimana nona" ajak Davin
"tapi Miss ke - " ucap asisten El terpotong
"baik bagaimana kalau kita berangkat sekarang tuan Davin" ucap Irene tersenyum
"mari lady's first" ucap Davin
irene mengangguk berjalan mendahului Davin, asisten El langsung mengikuti irene karena ia sedari tadi sebal karena asisten Ken selalu mencuri pandang
"mari kita kejar cinta kita asisten Ken" ucap Davin menepuk pundak asisten Ken
"jadi mengajak mereka makan siang adalah rencana tuan" tanya asisten Ken
"tentu saja, kau lihat langkah selanjutnya" ucap Davin tersenyum misterius lalu melangkah menyusul irene
"apa lagi yang akan di lakukan tuan" gumam asisten Ken sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
diparkiran, Irène dan asisten El yang sudah berada di dalam mobil hendak melajukan mobilnya diurungkan niatnya karena ada seseorang yang mengetok jendela mobil
tok tok
"em saya boleh minta tolong tidak nona irene" ucap Davin memelas
"minta tolong apa ya tuan Davin" ucap Irene melirik asisten El lalu menatap Davin kembali
" jadi begini mobil kami sedang mogok, kebetulan kita juga satu tujuan boleh kah kita menumpang mobil nona irene" bohong Davin tersenyum
"iya bener nona, jika kami menunggu taksi lewat mungkin kami akan sampai 30 menit lagi, dari pada kita membuang waktu lebih baik kita menghemat waktu nona, jadi bisakah kita menumpang nona" jelas asisten Ken menyetujui ucapan Davin
irene menoleh asisten El, merasa irene membutuhkan jawaban nya asisten El pun menggeleng kepala nya bertanda tidak setuju
irene kemudian menoleh Davin dan asisten Ken yang memasang wajah memelas, tiba-tiba ide muncul di kepala irene
" em asisten bisa tolong ambilkan paper bag di bagasi mobil" bisik irene pada asisten El
"untuk apa nona" tanya asisten El juga berbisik
"kau kan tidak mau menumpangi mereka jadi aku ada barang yang buat mereka tak jadi menumpang" bohong irene
__ADS_1
"bagaimana?" imbuh Irene
tanpa curiga asisten pun mengiyakan ucapan irene lalu ia membuka pintu turun melangkah menuju bagasi saat asisten El menuju Bagasi irene memberi kode ke Davin supaya Davin masuk ke mobil
"masuk ke mobil" ucap Irene tanpa suara matanya mengokode agar Davin pegang kemudi
"oke" ucap Davin lalu masuk ke mobil irene di ikuti asisten Ken
setelah mendapat kan apa yang di cari asisten El menutup bagasi lalu berjalan menuju kursi kemudi tapi saat sampai di samping kursi kemudi asisten El di kaget kan adanya Davin di sana
"tuan Davin kok di sini" ucap asisten El yang belum mengerti
"nona anda memberi kita asisten El" ucap Davin tersenyum
"nona bilang tadi" ucap asisten El tak melanjutkan ucapannya
"sorry asisten El, aku ternyata salah isi paper bag itu adalah gaun jadi terpaksa aku mengajak mereka" ucap Irene di buat bersalah
" cepat masuklah apa kau tidak lapar" ucap asisten Ken tersenyum mengejek membuka pintu mobil
"kau" kesal asisten El
"ayo lah asisten El, nanti kita kesiangan" ucap Irene menahan tawa
mau tak mau asisten El masuk kedalam duduk bersama asisten Ken, setelah asisten El duduk ia menutup mobil dengan keras
irene dan Davin hanya menahan tawa nya asisten Ken tersenyum senang, sedangkan asisten El merasa kesal berlipat ganda
"jangan dekat-dekat, jauh jauh sana" ucap asisten El pada asisten Ken
"kau ini bagaimana mana bisa aku duduk jauh-jauh, emang kamu kira ini angkot yang bisa duduk berjauhan" ucap asisten Ken tersenyum
"ck modus" ketus asisten El mengalihkan pandangannya keluar jendela
asisten Ken hanya tersenyum sambil menggeleng kepala nya
irene yang berada di depan tersenyum melihat asisten El Davin yang menyetir sesekali melirik irene
(maaf asisten El, ku rasa kau Cocok sama asisten Ken) batin Irene
(cantik jika kau selalu tersenyum) batin Davin
(ck sial gue di bohongin nona irene, kenapa harus duduk dengan buaya) batin asisten El kesal
(kesempatan tak datang dua kali) batin asisten Ken tersenyum penuh arti
jangan lupa vote like dan komen
__ADS_1
terimakasih 🙏
selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan semangat 💪