DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
kesialan Davin


__ADS_3

hay readers saya kembali untuk update, hehe maaf ya author dua sampai tiga hari kemarin gak up novel author acara soalnya hehe maaf ya hari ini author bakal update lagi kok tenang aja, sebelum membaca yuk kasih author dukungan like vote dan komen yang banyak ya terimakasih 🙏


✓✓


Sore menjelang malam irene masih tertidur pulas di atas ranjang dalam ruangan pribadi kantor Davin


Setelah pertempuran sengit di atas ranjang irene terkulai lemas sedangkan Davin masih segar (wkwk author skip aja gak usah ada adegan dewasa ya😂)


"sayang bangun" ucap Davin menepuk pipi Irene dengan pelan


Hem Irene hanya bergumam saja tak ada pergerakan sama sekali membuka matanya pun tidak


"hey sayang bangun, ini sudah malam" ucap Davin menciumi wajah irene


"aku masih ngantuk Davin aku masih lelah apalagi kamu tadi gak ada habis-habisnya" kesal irene mengingat peristiwa tadi siang


"hehe salah sendiri kamu bohong padaku" ucap Davin tersenyum


"mana ada berbohong" kilah Irène membenamkan wajahnya di bantal


"mau aku hukum lagi hah" ancam Davin dengan bercanda


"awas saja kalau berani" ucap Irene membalikkan badannya


"gak aku gak berani" ucap Davin sedangkan irene mengacungkan jempolnya


(bisa-bisa enggak dapet jatah satu bulan aku) batin Davin


"bangun yuk ini udah malam kasian little baby kalau kita pulang kemalaman" ajak Davin


"tapi aku capek Davin" kesal irene


"iya maaf sayang, gak di ulangi lagi deh, atau mau aku gendong gimana?" tawar Davin

__ADS_1


"bener ya" ucap Irene menatap Davin


"iya sayang apa sih yang enggak buat kamu" ucap Davin menarik turunkan alisnya


"ish apaan sih sana keluar aku mau ganti baju dulu" usir irene


"kenapa keluar aku kan sudah liat semua bagian tubuhmu" goda Davin


"MESUM" teriak irene menutup wajahnya yang bersemu merah merona


Davin terkekeh geli melihat tingkah irene lalu ia berangsur turun dari ranjangnya lalu keluar dari kamar pribadi menunggu irene di ruang kerjanya


"dasar Davin mesum" gerutu irene berjalan menuju lemari yang sudah terisi dengan baju perempuan


Irene memilih pakaian yang agak tebal karena cuaca angin malam tidak baik buat bumil ya walaupun Irene naik mobil tapi buat berjaga-jaga juga bukan masalah


"yuk" ajak irene saat keluar dari kamar pribadi Davin


"belum, ya sudahlah" kesal irene


"ya udah ayo" ajak Davin tapi irene masih diam


"kenapa masih diam ayo pulang" tanya Davin heran


Irene tak menjawab melainkan ia merentangkan kedua tangannya


"kenapa begitu mau apa kamu mau terbang" heran Davin


"ish kamu sengaja ya" kesal irene menghentakkan kakinya


"sengaja apa sih sayang" tanya Davin lupa


"kamu lupa" ucap Irene bertambah kesal

__ADS_1


"emang aku melupakan apa" ucap Davin benar benar lupa akan tawarannya


"ish tau lah, aku kesel sama kamu" ucap Irene meninggalkan Davin sendiri dengan perasaan bingung


"emang apa yang aku lupakan?" pikir Davin tanpa sadar kalau irene sudah turun terlebih dahulu


Di dalam lift irene menggerutu Karena Davin lupa kalau Davin bilang jika ingin menggendong irene turun ke bawah


"pasti dia masih mikir buktinya enggak ada nyusul aku" ucap Irene keluar dari pintu lift berjalan menuju mobil Davin yang sudah terparkir di depan pintu lobi kantor


"aku tinggalin aja dia biar tau rasa untung kunci mobilnya sudah aku sambar waktu keluar dari ruangan Davin hihi" ucap Irene saat menemukan ide cemerlang


Sampai di mobil Irene langsung masuk ke kursi kemudi ia sudah berniat meninggalkan Davin di kantor beruntung asisten Ken sudah pulang dulu jadi Davin Kalau ingin pulang ia bisa naik taksi atau telfon supirnya


Sedangkan di sisi Davin ia baru tersadar irene kesal karena apa


"ck sial bagaimana aku bisa lupa, dia sudah turun duluan lagi" ucap Davin merutuki kebodohannya


"Dimana juga kunci mobil ku" ucap Davin mencari kunci mobil


"jangan-jangan" ucap Davin sekilas mengingat saat irene mengambil kunci mobil


"IRÈNE" teriak Davin sambil berlari keluar menyusul irene


"kenapa lift ini lambat sekali" kesal Davin


Sampai di bawah Davin menengok ke kanan ke kiri mencari irene lalu ia mencari mobilnya ternyata juga tidak ada lalu ia mengambil ponselnya


"ck sial kenapa hari ini aku sial sekali" gerutu Davin saat melihat ponselnya low bet


Lalu Davin dengan terpaksa mencari taksi, sungguh sial kau Davin😂


minal aidzin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin reader 🙏😂

__ADS_1


__ADS_2