DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
keributan davin


__ADS_3

"asisten Ken" teriak Davin suaranya menggema di seluruh rumah, mama Davin yang sedang berada di dapur pun tergesa-gesa menghampiri anak semata wayangnya sambil memegang sesuatu di tangannya


"Davin ada apa kenapa kau teriak teriak?" tanya mama Davin


"asisten Ken" teriak Davin kembali tanpa menghiraukan mama Davin


Asisten Ken yang mendengar teriakkan Davin langsung berlari secepat kilat, menghampiri Davin yang ternyata ada mama Davin di sana


Sebelum asisten Ken menjawab mama Davin sudah menggetok kepala Davin dengan apa yang ia pegang karena ia merasa kesal pagi pagi Davin sudah Teriak teriak seenaknya


Plak


"aduh ma, kenapa Davin di getok pakek itu?" kesal Davin menggosok kepalanya sambil menunjuk yang di pegang mama Davin


Asisten Ken yang melihatnya hanya menahan tawa


"kamu itu ya pagi pagi sudah bikin ribut aja malu di dengar tetangga teriak gak jelas" omel Mama Davin


"terus kenapa kamu teriak manggil asisten Ken hah" ucap Mama Davin sambil melotot


"hehe, Davin mau ajak Ken ke Paris ma" ucap Davin menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Davin, kenapa harus teriak teriak nanti kamu bilang setelah sarapan juga bisa" kesal mama Davin


"hehe" Davin hanya tersenyum kaku


"gara gara kamu ni masakan mama, mama tinggal nanti kalau gosong gimana" kesal mama Davin meninggalkan Davin dan asisten Ken


Setelah mama Davin menjauh dari mereka Davin langsung menatap tajam asisten Ken


"gara-gara kam - " ucap Davin terpotong saat ada seorang yang menggetok kepala Davin


Plak


"aduh duh" ucap Davin meringis lalu menoleh ke belakang ternyata sudah ada papa Davin yang berkacak pinggang


Asisten Ken yang melihatnya kembali menahan tawa


(kapan lagi bisa lihat tuan di getok kepalanya) batin asisten Ken


"hehe papa, kenapa papa getok Davin pa?" tanya Davin dengan polosnya


"ck, kau yang buat keributan kau juga yang menyalahkan orang" ucap papa Davin


"tapi pa kan em - " kata Davin terpotong


Plak


"aduh pa kok di getok lagi sih" kesal Davin menggosok kepalanya


"kamu itu dibilangin juga" ucap papa Davin geleng-geleng

__ADS_1


"iya iya" kesal Davin menatap tajam asisten Ken


"Ingat jangan salahkan orang lain" ucap papa Davin melewati Davin dan asisten ken


(emang ya buah jatuh tak jauh dari pohonnya) batin papa Davin saat ingat dulu ia juga pernah seperti davin


"iya" saut Davin "siapkan jet pribadi sekarang kita ke Paris" ucap Davin pada asisten Ken


"kita kan tidak ada jadwal ke Paris tuan?" tanya asisten Ken


"siapkan saja nggak usah banyak tanya" ucap Davin hendak berjalan menuju dapur


"tapi tuan" ucap asisten Ken menghentikan langkah davin


Davin berhenti lalu menoleh ke arah asisten Ken menatapnya tajam setajam pisau daging


"baik tuan" ucap asisten Ken bergidik ngeri melihat tatapan mata Davin


Davin pun melanjutkan langkahnya menyusul ke dua orang tuanya untuk sarapan pagi


(huh, dasar boss seenaknya saja, sabar sabar orang sabar di sayang Selena hihihi) ucap asisten Ken yang masih berdiri di posisi nya sambil mengelus dada di iringi kekeh an kecil


Lalu asisten Ken menyusul Davin ke meja makan sebelum ia kena semprot Davin lagi


Di meja makan mama Davin sedang menyiapkan makanan di meja sedangkan papa Davin sedang membaca koran sambil menikmati kopi buatan sang istri


"sudah urusan nya" tanya mama Davin yang melihat Davin sudah duduk di kursinya di ikuti asisten Ken


"emang kamu ke Paris ada keperluan apa hingga teriak-teriak gak jelas" sindir Mama Davin


"paling juga nyusul calon istri" bukan Davin yang menjawab melainkan papa Davin yang menjawab


"betul itu Davin" tanya mama Davin mengambil kan makanan untuk papa Davin


" hehe iya ma" ucap Davin memamerkan gigi putih nya


"ck dasar Bucin, baru di tinggal sebentar aja sudah ribut, bagaimana nanti kalau satu Minggu pasti sudah geger satu dunia"ujar mama Davin


"namanya juga anak muda ma, tunggu dulu papa kok tau kalau Davin mau nyusul irene" ucap Davin


"iya, kok papa tau mama aja gak tau" ucap mama Davin menatap papa Davin


"sebentar mama waktu pacaran sama papa pernah pergi ke luar negeri nggak??" tanya Davin


"em pernah kayaknya kenapa" ucap mama Davin mengingat ingat


"terus di susul papa tidak" tanya Davin lagi


"kayaknya sih iya" ucap mama Davin


"berarti Davin kayak gini jangan jangan dulu papa juga gitu" ujar Davin melihat papa Davin

__ADS_1


"mana ada, sudah ayok kita makan papa udah laper" ucap papa Davin mengalihkan pembicaraan


"tuh kan bener, papa ngalihin pembicaraan " ucap Davin senang


"benar pa" tanya mama davin menatap papa Davin


Papa Davin yang mendengar ucapan Davin menjadi salah tingkah apalagi mama Davin menatap nya dengan intens ia semakin salah tingkah di buatnya


"ehem makan makanan kalian" tegas papa Davin supaya mereka tak membicarakan hal ini


Dan benar saja setelah mendengar kata tegas dari sang papa mereka tak ada yang membantah ataupun menolak


Papa Davin jika sudah berbicara tegas maka tak ada orang yang berani membantah jika ada yang berani membantah maka siap siap untuk dapat hukuman


(senang sekali melihat keluarga tuan Davin yang akur ) batin asisten Ken yang dari tadi hanya menyimak drama keluarga Davin


Semua orang menikmati makanan nya masing-masing setelah selesai sarapan pagi Davin dan asisten Ken bersiap untuk berangkat ke Paris papa Davin berangkat ke kantor sedangkan mama Davin membereskan meja makan


Walau ada pembaytu yang akan membereskan meja makan tapi mana Davin lebih senang melakukan nya sendiri


Setelah membereskan meja makan mama Davin berjalan ke ruang keluarga, santai sejenak sebelum pergi arisan ibu-ibu sosialita sekaligus menunggu Davin berangkat ke paris


"ma, Davin berangkat ya" pamit Davin setelah selesai berkemas begitu pun asisten Ken


"iya hati ya Davin, jangan lupa belikan mama oleh oleh ya" ucap mama Davin tersenyum


"iya ma, mama mau apa lagi" ucap Davin


"tidak ada hanya itu kalau bisa ya beli yang banyak" ucap mama Davin tersenyum


"iya nanti Davin beli yang banyak sekalian setoko tokonya" canda Davin


"boleh juga" ucap mama Davin menimpali candaan Davin


"udah Davin pamit dulu ma, ngomong sama mama nanti gak kelar kelar" ucap Davin lalu meninggalkan mama Davin sebelum meninggal kan mama Davin ia memeluk nya terlebih dahulu


"saya pamit ya Tante" pamit asisten Ken


"iya hati-hati ya titip Davin" ucap mama Davin memeluk asisten Ken


"pasti Tante" ucap asisten Ken tersenyum melepaskan pelukannya


Lalu asisten Ken berjalan keluar menyusul Davin


Lanjut nanti malam ya


Jangan lupa vote like dan komen yang banyak ya readers


Terimakasih 🙏


Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan semangat 💪

__ADS_1


__ADS_2