DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
makan bersama


__ADS_3

di perjalanan asisten Ken selalu mencuri kesempatan dalam kesempitan contoh nya saat ini


asisten Ken duduk dengan tangan di taruh di belakang kepala asisten El nampak seperti di rangkul


"ck singkirkan tangan Lo, jangan ambil kesempatan dalam kesempitan Lo ya" kesal asisten El menyadari apa yang di lakukan asisten Ken


"tanganku kan pegel gue lurusin lah lagian juga siapa yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, padahal iya" ucap asisten Ken lirih di akhir kalimat


"lurusin tu ke depan bukan ke belakang" kesal asisten El


"suka suka gue lah" ucap asisten Ken


"kalian dari tadi berisik tau gak" kesal irene


"dia yang duluan Miss " ucap asisten El


"mana ada" ucap asisten Ken membela diri


"sudah stop kalau kalian masih mau berdebat lagi gak usah turun sekalian" ucap Irene lalu meninggalkan asisten El dan asisten Ken di dalam mobil


"ck gara-gara Lo ni" ucap asisten El


"kok lu sewot sih" ucap asisten Ken


"ck, mending gue turun daripada ngurusin buaya kayak lu" ucap asisten El turun meninggalkan asisten Ken yang menggerutu


di dalam restoran Irene dan David sudah duduk di atas kursi

__ADS_1


"pesan makanan dulu aja nunggu mereka keburu laper nanti" ucap Davin tersenyum


"baik lah anda mau pesan apa" ucap Irene membuka buku menu


"gak usah formal ini bukan jam kerja, pesan samain sama kamu aja" ucap Davin


"oke, mbak pesan spaghetti dua sama lemon tea 2 jangan manis-manis minumannya ya mbak" ucap Irene mengembalikan buku menu pada pelayan


"baik nona, mohon tunggu sebentar" ucap pelayan itu membukukan badan lalu pergi ke arah dapur


beberapa menit kemudian Pelayan kembali membawakan pesanan mereka


"permisi, ini makanannya nona dan tuan dua spaghetti dan dua lemon tea" ucap pelayan meletakkan makanan di atas meja


"terimakasih ya mbak" ucap Irene


"sama-sama selamat menikmati" ucap pelayan itu kalau pergi


hingga pada saat makanan mereka hampir habis baru asisten El menghampiri mereka di ikuti asisten Ken


"kalian pesan sendiri saja, nunggu kalian keburu mati kelaparan kita" ucap Davin


tanpa menunggu lama asisten El segera memesan makanan nya karena perutnya sudah keroncongan dari tadi


✓✓


selesai makan mereka tak langsung pulang melainkan mengobrol sebentar entah itu membahas pekerjaan atau membahas hobi

__ADS_1


hingga tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 3 sore


"ternyata kita sudah lama di sini ya" ucap Davin saat melihat jam tangannya


"kalau begitu kita pamit pulang dulu ya tuan Davin, karena habis ini Saya ada urusan penting" pamit irene beranjak dari duduknya.


"oo begitu ya, ya sudah tidak apa-apa" ucap Davin yang masih ingin bersama irene


"tapi bagaimana dengan anda tuan Davin" ucap Irene bingung


"jangan khawatir kan kami nona, anda pulang lah dulu, kami bisa naik taksi atau menyuruh orang mengantarkan mobil" ucap Davin.


"beneran gapapa saya tinggal tuan Davin?" tanya irene sekali lagi


"iya gak papa nona irene" ucap Davin tersenyum


"baik kalau begitu kami permisi dulu tuan Davin" ucap Irene lalu melangkah menuju parkiran restoran


"iya hati-hati di jalan nona" ucap Davin sebelum irene melangkah kan kakinya


dengan perasaan senang asisten El Terus mengikuti langkah irene, irene yang melihatnya hanya menggeleng kepala


karena wajah asisten El saat ini terlihat lebih senang dari pada yang tadi lecek kaya baju belum setrika an


"akhirnya bisa bebas dengan buaya itu" gumam asisten El senang


Jangan lupa vote like dan komen

__ADS_1


terimakasih 🙏


selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan semangat 💪


__ADS_2