DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
kekesalan davin


__ADS_3

Setelah mereka bubar Davin mendekat ke arah irene berjalan dengan mata yang menyala seperti lampu kota (kok lampu kota Thor:bukan:laser:laser mainan atau laser apa author: udah terserah aja, nanti enggak kelar kelar bahas nya, yok lanjut aja)


"irene" panggil Davin tersenyum kesal


"apa" jawab irene sambil memakan cemilan yang baru di letakkan oleh pelayan


"jadi, selama ini kau sudah tau niat jahatnya" tanya Davin kesal


"iya" singkat irene dengan wajah tanpa dosanya


Davin tersenyum kesal lalu ia mengalihkan ppenglihatannyake arah duo asisten


"kalian tau rencana irene?" tanya Davin penuh penekanan


duo asisten bergidik ngeri, asisten El mengangguk sedangkan asisten Ken menggeleng


Lalu Davin mengalihkan perhatiannya ke pada dua keluarga yang sedang menikmati cemilan yang ada di depannya


"dan kalian semua juga sudah tau rencana irene" ucap Davin menatap tajam keluarga itu dengan bergantian


Keluarga itu yang di tatap hanya mengangguk sambil menikmati cemilan nya


"kenapa kalian semua tidak bilang padaku" tanya Davin dengan kesalnya


"udah lah Davin yang pentingkan dia sudah tidak ganggu kamu lagi" ucap mama Davin santai


"iya nak Davin yang penting kamu gak jadi nikah sama dia" ucap mama Andini membenarkan ucapan mama Davin


"dan yang penting Kaka masih bisa nikah sama Kaka ren ren" ucap Aya menarik turunkan alisnya


"ck tapi Davin sampel frustasi saat enggak bisa nemuin bukti, bagaimana kalau Davin beneran kalo nikah sama dia" kesal Davin menjambak rambut nya


"bagus dong" ucap mereka serentak


Mendengar perkataan mereka semua sontak Mulut Davin menganga lebar, yang benar saja batinnya


"ck terserah" decak Davin kesal lalu meninggalkan mereka semua


✓✓✓


Keesokan pagi harinya sinar matahari menghangatkan cuaca di kota Paris yang sedang mengalami musim dingin


Irene masih bergelut dengan selimut tebalnya apalagi di tambah sinar matahari yang menambah kehangatan kamar irene


Tak lama tidurnya terusik di kala terdengar suara ketukan pintu


tok tok tok


"iya" teriak irene dari dalam


Lalu ia bangun dari tidurnya dengan langkah gontai ia membuka pintu


"maaf nona, anda sudah di tunggu semua di meja makan" ucap Nina


"lima belas menit lagi aku turun" ucap Irene


"baik nona" ucap Nina lalu ia turun kebawah menyampaikan pesan irene

__ADS_1


Lima belas menit kemudian irene sudah membersihkan diri lalu ia turun ke bawah di mana anggota keluarga nya sudah berkumpul sejak lima belas menit yang lalu


"pagi semua" sapa irene


"pagi" ucap mereka serentak


"kalian jadi pulang hari ini?" tanya irene


"iya, papa enggak bisa tinggal in perusahaan lama-lama" jelas mama Davin


"Aya juga harus kuliah kak, lusa Aya ada tes" saut Aya


Irene mangguk-mangguk Davin sedari tadi hanya diam tak menimpali apapun karena ia masih kesal saat kejadian kemarin


Lalu mereka mulai untuk sarapan dengan tenang tak ada obrolan sama sekali


Setelah sarapan mereka semua bersiap-siap untuk berangkat ke Bandara


Setelah semua sudah beres semua berangkat ke Bandara di antar oleh irene dan Davin sedangkan duo asisten sedang bekerja di mansion


Beberapa menit mereka sudah sampai di bandara Paris-Charles de Gaulle


"mama sama Aya hati-hati ya" ucap Irene bergantian memeluk mereka


Lalu ia beralih ke calon mertua irene


"mama papa juga hati-hati ya" ucap Irene juga bergantian memeluk mereka


"iya sayang" ucap mama menimpali sedangkan papa Davin hanya mangguk-mangguk


Davin juga diam hanya memberikan pelukan pada mereka


Setelah mereka masuk ke dalam irene menatap Davin yang sedari tadi hanya diam


"kamu marah" ucap Irene menatap Davin


"enggak" singkat Davin lalu ia melangkah mendahului irene, irene yang di tinggal pun langsung menyusul Davin


Sampai di mobil mereka berdua segera masuk lalu davin menjalankan mobilnya


"anterin aku ke suatu tempat ya" pinta Irene


"Hem" Davin Hanya berdehem saja


Irene hanya menghela nafas saja ia yakin setelah ini Davin pasti akan mau berbicara lagi


Setelah melewati hiruk Priuk jalanan kota sampai lah mereka di sebuah gedung pemotretan


"ayo ikut aku" ajak irene Davin hanya mengikuti ucapan irene tanpa bersuara


permisi mbak mau ketemu nona Angel bisa" tanya irene pada resepsionis


"maaf apa betul dengan nona Irene" tanya balik resepsionis


"iya saya" ucap Irene


"kalau begitu mari nona saya antar" ucap resepsionis itu lalu ia menunjuk kan jalan untuk irene

__ADS_1


tok tok tok


"masuk" ucap dari dalam


"nona silahkan masuk saja" ucap resepsionis itu membukakan pintu untuk Davin dan irene


"terimakasih" ucap Irene lalu ia masuk ke dalam


"eh nona irene silahkan duduk" ucap Angel mempersilakan Irene


"terimakasih, bagaimana apa semua sudah siap?" tanya irene to the point


"semua sudah siap tinggal menunggu anda dan tuan siap"ucap Angel


Irene mangguk-mangguk


"bagaimana kalau kita lakukan sekarang" ucap Irene


"bisa ayo kita ke studio sekarang" ucap Angel berdiri


"ayo" ucap Irene ikut berdiri lalu angel menuntun pasangan itu ke arah studio


"silahkan masuk" ucap Angel


Sepasang kekasih itu masuk kedalam lalu melihat sekeliling setelah itu mereka di tuntun ke ruang make up


"silahkan nona duduk di sini untuk di make up wajahnya" ucap Angel


"nanti kalau bisa riasannya jangan tebal-tebal ya " ucap Irene


"siap nona" ucap Angel tersenyum


Lalu perias itu mulai me make up irene sesuai tema pemotretan hari ini


"untuk tuan anda bisa berganti pakaian di ruang ganti" ucap Angel sambil menyodorkan setelan jas pada Davin


Davin pun menerimanya tanpa bantahan apapun, ia berjalan ke arah ruah ganti dan mengganti pakaiannya dengan jas yang ia bawa tadi


Setelah berganti Davin lalu keluar dari ruang ganti merapikan jas hitam yang ia kenakan saat ini


Irene juga sudah selesai dengan make up nya karena ia ingin makeup yang tidak terlalu tebal jadi sangat cepat selesai nya


Lalu ia berjalan ke ruang ganti di ikuti oleh perias tadi guna membantu irene memakai gaun


setelah berganti pakaian Irene dan Davin di giring ke tempat pengambilan gambar


"kenalkan ini Jerry fotografer kita dan yang akan mengambil gambar kalian" ucap Angel


"bisa kita mulai sekarang" sela Davin yang sedari tadi diam kini ia mulai angkat bicara


"baik mari kita mulai sekarang" ucap Angel


Lalu mereka mulai melakukan sesi pemotretan prewedding


lanjut nanti malam ya 🙏


jangan lupa untuk vote like dan komen sebanyak banyaknya readers terimakasih banyak atas dukungan kalian 🙏

__ADS_1


selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan semangat 💪


__ADS_2