DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
di penjara


__ADS_3

"kau" Irene menunjuk mandor itu


"di pecat tanpa uang sepeser pun" ucap Irene tegas


"nona ini hanya cuma salah paham, semua tidak yang kau pikirkan" bela mandor itu


"saya tidak memikirkan apapun" ucap Irene datar


"nona tap - " ucap mandor itu terpotong


"bawa dia ke kantor polisi, lapor atas kasus penipuan, pencemaran nama baik, kerja paksa, perbuatan tidak mengenakan" ucap Irene pada bodyguard yang memegang mandor itu


" baik boss" ucap bodyguard itu lalu membawa mandor itu ke dalam mobil


"nona tolong ampuni saya" teriak mandor itu


teriakan mandor itu tidak di hiraukan irene


"nona" ucap seorang buruh yang kemarin membantu irene


Irene yang merasa di panggil menoleh ke asal suara


"sa saya min minta maaf nona" ucap buruh itu berlutut


"minta maaf untuk apa" tanya irene heran


"sa saya kemarin sempat menjelekkan nona" ucap buruh itu dengan wajah menyesal


"berdiri" tegas irene

__ADS_1


"tapi nona" ucap buruh itu enggan berdiri


"berdiri" ucap Irene


dengan hati tak tenang buruh itu berdiri


"lupakan, asisten El luruskan masalah" ucap Irene lalu meninggalkan mereka semua


"baik Miss" ucap asisten El


"nona, bagaimana dengan nasib saya nona" ucap buruh itu hendak mengejar irene tapi di cegah bodyguard irene


"nona" panggil buruh itu menitikkan air mata ia takut jika ia di pecat


"bisa kembali ke tempat mu" ucap asisten El datar


"tapi bagaimana nasibku?" ucap buruh itu mengusap air matanya


lalu buruh itu kembali ke barisan


"dengar semua mulai hari ini bekerja lah dengan giat, jangan khawatir jika nasib kalian seperti kemarin, kami di sini menggunakan undang undang, jadi jika kami melakukan kesalahan yang tidak dapat di toleransi maka kami bersedia bertanggung jawab" ucap asisten El lantang


"untuk kamu" menunjuk buruh tadi "bekerja lah seperti biasa nya" ucap asisten El


"ketentuan yang dulu kita ubah, yang pertama untuk lembur nanti ada uang lembur nya, kedua makan siang di jamin kesehatan nya , ketiga mulai saat gunakan alat berat untuk membantu pekerjaan kalian" ucap asisten El menggunakan megaphone


"ada pertanyaan?" ucap asisten El


"tidak ada asisten El" ucap mereka serentak

__ADS_1


"baik jika tidak ada pertanyaan kalian bisa kembali bekerja, gaji kalian bisa di ambil di ruang mandor setelah pulang kerja" ucap asisten El lalu pergi meninggalkan mereka


"terimakasih asisten El" ucap mereka serentak lalu mereka mulai bekerja seperti di ucapkan asisten El


asisten El berjalan ke arah mobil menyusul irene yang sudah berada di mobil tak lupa pula ia menyuruh salah satu bodyguard untuk mengawasi proyek


"kita ke kantor Sekarang" ucap Irene saat asisten El sudah masuk ke dalam mobil


tanpa menunggu perintah dua kali sang sopir segera menghidupkan mesin mobil lalu menjalankan mobil menuju kantor irene


✓✓


di perusahaan ect


saat asisten Ken hendak mengambil dokumen di bawah ia tak sengaja mendengar pembicaraan karyawan


"aku gak nyangka ya ternyata tuan Davin seperti itu" ucap karyawan satu


"iya aku juga gak nyangka masak tuan Davin tega tidak mengakui anaknya sendiri" ucap karyawan dua


"Kalau aku jadi nona nindi pasti sudah bunuh diri" ucap karyawan satu


"tapi herannya kok bisa ya tuan Davin menghamili nona nindi padahal setiap hari nona nindi selalu di usir dari kantor" ucap karyawan dua


"sudah sudah jangan gosip pin orang belum tentu itu semua benar" ucap karyawan tiga yang dari tadi hanya menyimak


mereka pun membubarkan diri, asisten Ken yang mendengar nya pun sontak kaget, dan ia berpikir nindi sedang berbohong


lalu asisten Ken berjalan secepat mungkin menuju ruangan Davin sampai di sana ia mendengar suara Davin yang marah

__ADS_1


lanjut besok ya jangan lupa vote like dan komen sebanyak banyaknya


terimakasih 🙏


__ADS_2