DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
hari kedua


__ADS_3

Hari pertama di lalui Irene tanpa ada masalah sedikit pun hanya ada tatapan tidak suka dari Niken saja yang lainnya not bad, sok Inggris lu thor orang indo ngomong indo nanti keseleo lidahnya haha nggak bercanda author yuk lanjut


Pagi hari Irene sudah di kantor karena sudah waktunya bekerja, mereka semua sudah berkumpul seperti biasa, akan di bagikan tugas masing-masing. Ya di perusahaan Irene OG maupun OB akan di bagi pekerjaan nya bergantian jadi, semua sudah pernah membersihkan lantai dasar sampai lantai atas, agar semua bisa di andalkan saat waktu mendesak


Irene dapat di lantai 7 ia sama seperti kemarin dapat 3 orang untuk bersih-bersih tapi kali ini temanya agak berbeda, teman-teman nya seperti memperebutkan tugas yang tidak berhubungan langsung dengan karyawan, ada apa dengan mereka batin irene bertanya. Sesaat lamunannya buyar karena ia di panggil seseorang, bukan memanggil melainkan meneriaki


"woii OG baru"teriak seseorang


Irene sedikit bingung siapa yang di panggil irene kepalanya tengok ke kanan ke kiri lalu menunjuk diri sendiri


"Saya mbak" ucap irene


"Iya siapa lagi bukan kamu, masa satpam di depan sana" ucap wanita itu


"Cepat sini bengong lagi" ucap wanita itu dengan nada kesal


"Iya mbak ada apa" ucap Irene


"Buatin aku kopi sekarang" ucap wanita itu sambil mendorong Irene


"Ii iya mbak " ucap Irene


(Oh ternyata ini mereka seperti itu tadi, pantas saja, kalau bukan sedang menyamar udah ku geprek bebek geprek) batin Irene sedikit kesal


"Ini mbak kopinya" Irene menyerahkan kopi pesanan itu di atas meja


Hanya deheman saja sebagai jawaban saat Irene akan beranjak meninggalkan tempat itu ia di panggil lagi oleh seseorang, orang itu menyuruh Irene membelikan kopi Starbucks beberapa orang juga menitip setelah dapat orang yang pesan Irene langsung membelikan pesanan mereka

__ADS_1


Tak berselang lama Irene kembali sambil membawa pesanan mereka, saat akan pergi Irene lagi lagi di panggil seseorang, orang itu menyuruh membereskan meja kerja yang super berantakan, dengan nafas berat irene melangkah kaki menuju ke tempat itu lalu membereskannya, setelah selesai Irene lagi-lagi di panggil orang


"OG baru sini" ucap orang itu


"Iya mbak ada perlu apa" ucap Irene dengan senyum palsu


"Pijitin pundak gue" ucap orang itu


"Tapi kan itu kan bukan tugas saya" ucap irene


"Cepat" bentak orang itu


Dengan berat hati Irene terpaksa menuruti perintah karyawan itu


(Awas saja kalian hukuman kalian menanti) batin Irene


"Hai Chika sini" panggil Sasa


"Eh Sasa" ucap Irene


"Kok baru istirahat kan seharusnya istirahat nya sudah lewat 1 jam yang lalu"? Tanya Sasa heran


" Eh iya mbak gara-gara karyawan menyuruh orang sesuka hati" ucap Irene kesal


"Pasti lantai 7 kan" tebak Sasa


"Kok tau mbak" kata irene pura-pura terkejut

__ADS_1


"Hehe sudah biasa itu sudah banyak yang tau, banyak OG atau OB yang gak mau kerja di lantai 7, orang sering nyebutnya lantai kesialan" ucap Sasa terkekeh pelan


"Oh gitu" Irene mangguk-mangguk


"Pernah ada yang main tangan, bukanya membela mereka malah menertawakannya, dan OG itu nggak kuat jadi ya dia keluar padahal dia baik, rajin disiplin, sayang sekali" ucap Sasa


Dengan perasaan penasaran Irene ingin mengorek informasi lebih jauh tapi keburu jam istirahat Sasa sudah habis jadi dia terpaksa mencari sendiri.


"aku pergi dulu ya waktu istirahat ku sudah habis soalnya" ucap Sasa beranjak dari kursinya


"oh iya mbak" ucap Irene


"bye" kata Sasa


setelah melewati permintaan orang yang tawar tibalah waktu yang di tunggu-tunggu Irene telah tiba, waktunya untuk pulang dengan langkah sangat lelah ia terpaksa pulang bersama asisten El, sambil menunggu orang sudah pada pulang Irene mengecek email yang di kirim oleh asisten El lewat hape nya,tak lupa juga ia memerintahkan asisten El mencari siapa OG yang dapat tidak kekerasan dan tidak dapat keadilan, setelah satu jam menunggu akhirnya pekerjaan nya sudah selesai dengan bersamaan asisten El pulang


"Maaf menunggu lama Miss"ucap asisten El


"Ya tak apa langsung pulang saja" ucap Irene


Mereka berdua segera memasuki mobil dan bergegas pulang ke mansion sampai di mansion Irene langsung membersihkan diri kemudian tidur karena badannya merasa cape sekali


Hola readers terimakasih yang sudah nungguin cerita author, yuk kritik dan sarannya di komentar, like jika suka bagi yang mau aja author gak maksa kok


Terimakasih 🙏


Semangat untuk beraktivitas 💪

__ADS_1


__ADS_2