DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
musuh dalam selimut


__ADS_3

kebangkrutan perusahaan Mahesa sudah tersebar luas di seluruh perusahaan bisnis banyak orang yang bertanya Tanya siapa yang bisa menggulingkan perusahaan Mahesa notabene adalah perusahaan terpandang, biarlah jadi misteri 😂✌️


pagi harinya irene sudah rapi dengan pakaian kerja nya iapun turun menuju ruang makan di sana sudah ada Mama Andini Aya dan asisten El tumben sudah bangun kau Aya😂


"pagi" sapa irene pada semua orang


"pagi" ucap mereka berbarengan


"ayok kita mulai sarapan nya" ajak Mama Andini


"iya ma/nyonya" ucap mereka bertiga


mereka pun mulai memakan sarapan di tengah menikmati makanan mama Andini bertanya kepada irene


"Irene, apa benar kebangkrutan keluarga Mahesa kau yang buat?" tanya mama Andini hati-hati


"Hem iya ma" ucap Irene


"lalu bagaimana nasib para karyawan yang kerja di sana, lalu bagaimana keadaan ayahmu?" tanya Mama Andini Pelan pada kata terakhir


"masih belum sadar" ucap Irene singkat


"irene, mama tau kau benci sama ayahmu, tapi bagaimanapun beliau adalah ayahmu, kalau tak ada ayahmu mungkin kau tidak ada di dunia ini, tak bisa merasakan orang-orang yang sayang padamu" nasehat mama Andini


"lagipula memendam dendam juga tak baik, jika kau tak mau memaafkan ayahmu lebih baik kau bayar orang untuk mengurus ayahmu" ucap mama Andini


"irene tau mau ma" ucap Irene


"irene sudah kenyang, irene berangkat dulu ma" pamit irene lalu pergi meninggalkan Mama Andini dan Aya sedangkan asisten El menyusul irene yang sudah keluar


sampai di depan irene menyuruh asisten El untuk berangkat sendiri


"kau berangkat dengan sopir saja asisten El, aku mau ke suatu tempat dulu" ucap Irene lalu menaiki mobil sport nya


asisten El yang melihat nya hanya menghela nafas saja sebab ia tau mood Irene sedang buruk lebih baik bila ia diam saja


(semoga moodnya sudah hilang saat ia berangkat ke kantor) batin asisten El


"kita berangkat ke kantor saja pak" ucap asisten El yang sudah menaiki mobilnya


"baik non" ucap sopir lalu menjalankan mobilnya menuju kantor


Di sini tempat irene berada tempat untuk menenangkan diri saat moodnya sedang buruk di mana lagi kalau bukan di tempat rahasia


irene duduk diatas rumput sambil melempari batu ke danau tapi pikiran nya entah kemana


karena moodnya tak kunjung membaik akhirnya ia pergi ke kantor


sampai di kantor irene langsung naik ke ruangan nya dan ia mulai mengerjakan pekerjaan nya

__ADS_1


siang hari perut Irene mulai demo minta di isi, kemudian ia membereskan dokumen nya lalu berjalan keluar tapi saat membuka pintu ia berpaspasan dengan asisten El


"kau sudah keluar, ku kira kau lupa waktu istirahat El" ucap irene menutup pintu


"tidak Miss, Miss mau makan di sini atau di luar?" tanya asisten El


"di luar saja, tempatnya jadikan satu sama tempat pertemuan dengan klien nanti" ucap Irene


"baik Miss" ucap asisten El


lalu mereka menuju restoran, tiba kini mereka sampai di restoran saat sampai di restoran mereka sempat bertemu dengan Davin yang kebetulan juga sedang makan siang di sana


"oh hay, Miss ier kebetulan sekali kita bertemu di sini" sapa Davin


"Miss Ier" sapa asisten Ken melirik asisten El


"tuan Davin, asisten Ken lagi makan siang atau apa ini?" tanya irene basa-basi


"oh ini lagi makan siang" ucap Davin tersenyum


"anda sendiri" imbuh Davin


"kebetulan juga kita mau makan siang dan sekaligus bertemu klien tuan davin" ucap Irene


"jangan panggil saya tuan, panggil saya Davin saja" ucap Davin


"baik tu ah bukan Davin" ucap Irene tak biasa


"maaf tuan Davin kita permisi dulu, karena saya sudah lapar" ucap asisten El sambil menarik lembut tangan Irene karena asisten tak suka jika terus di perhatikan asisten ken


irene yang bingung diam saja saat tangannya di tarik asisten El sampai di dalam ruang privat yang biasa nya irene pesan


setelah sampai di ruang privat irene diam saja sembari menunggu pesanan tidak membahas Kenapa asisten El menarik nya karena ia sudah tau kalau asisten El merasa tidak suka saat asisten Ken melihatnya


sedangkan di luar Davin merasa bingung kenapa asisten El seperti menghindar dari dia dan asisten Ken, saat di tanya asisten Ken pun menjawab pura-pura tidak tahu, dasar kau asisten Ken


makan siang sudah selesai kini tiba ke sesi pertemuan


"selamat siang Miss Ier asisten El" sapa Bryan


"selamat siang, silahkan duduk" ucap asisten El Irene hanya diam saja


"terimakasih" ucap Bryan


(cantik juga ni cewek gue manfaatin, gue kuras duitnya) batin Bryan tersenyum licik saat melihat irene


"baik tuan bryan bisa kita mulai pembahasan kali ini?" tanya asisten El


"baik, silahkan" ucap Bryan tersenyum

__ADS_1


mereka pun memulai pembahasan hingga pada pukul 3 sore pembahasan baru selesai karena kerjasama ini cukup membutuhkan rencana yang sangat sangat matang


"baik, terimakasih atas waktunya tuan Bryan" ucap irene menjabat tangan Bryan


"tak masalah Miss ini juga demi kemajuan perusahaan kita, jadi jangan sungkan" ucap Bryan senang sambil menerima jabatan Irene


"ya, kalau nanti ada perubahan rencana atau pemberitahuan yang lain, nanti pihak kami akan menghubungi tuan Bryan" ucap irene


"ya ya saya tunggu kelanjutannya, kalau begitu saya permisi dulu, masih ada urusan soalnya" ucap tuan Bryan


"oh iya silahkan" ucap Irene


setelah mendengar ucapan irene Bryan pun keluar dari sana tapi saat sampai di depan restoran ia menelfon seseorang


tut Tut Tut


"halo" jawab orang sebrang sana saat sambungan telepon terhubung


"cari tau informasi apapun sedetail detail nya tentang irene abika Sasedro" ucap Bryan


"baik boss" ucap orang itu


"dan suruh orang untuk mengikuti nya kemanapun dia pergi, ingat jangan sampai ketahuan" titah Bryan


"siap boss, saya akan hubungi seseorang untuk membututi nya sekarang" ucap orang itu


"nanti ku kirim alamat restorannya dan foto nya" ucap Bryan


"baik, baik boss" ucap orang itu


lalu sambungan telepon di matikan sepihak oleh Bryan sambil menyeringai senang


(target selanjutnya, tunggu aku sayang) batin Bryan senang


lalu ia menuju parkiran mobil mengambil mobilnya dan melajukan mobilnya menuju kantor


setelah kepergian Bryan tak lama orang suruhan anak buah Bryan sudah datang dan kebetulan pula Irene dan asisten El baru keluar dari restoran


"Mike lihat bukanya itu orangnya" tunjuk orang bernama Joni


"coba liat fotonya" ucap Mike


"nih liat, benar itu dia cepat ikutin mereka" ucap Joni


"oke" ucap Joni langsung mengikuti mobil irene


sedangkan yang di ikuti tak tau jika ia sedang di ikuti seseorang


terimakasih readers yang sudah dukung author, ada kabar baik buat kalian, author usahakan bakal up 2 kali sehari, jangan lupa like nya readers, vote juga

__ADS_1


Terimakasih 🙏


semangat untuk beraktivitas 💪


__ADS_2