
Setelah memberi makan para gembul-gembul irene dan dan Davin turun ke bawah untuk makan malam
Sebelum makan malam Davin dan irene membersihkan diri dahulu karena mereka belum mandi
Beberapa menit kemudian Semua orang sudah berkumpul di ruang tamu menunggu pelayan menyiapkan makanan untuk mereka
Di meja makan terlihat Bella sedang celingak-celinguk memperhatikan sekitar
"ini saatnya mumpung mereka lagi ambil makanan" gumam Bella pelan saat melihat situasi untuk melancarkan aksinya
Lalu secepat mungkin ia menaruh obat yang ia bawa di gelas Davin tanpa ada orang yang melihatnya
"selesai tinggal tunggu waktu nanti malam" ucap Bella tersenyum senang
Lalu ia kembali membantu para pelayan mesajikan makanan di atas meja
Beberapa menit semua sudah tertata rapi di atas meja tinggal menunggu tuan rumah menyantap makanannya
"permisi nona nona, dan tuan-tuan" ucap Nina semua orang yang ada di ruang tamu menoleh ke arah Nina
"maaf mengganggu kebersamaan kalian, tapi makanan nya sudah siap semua" jelas Nina
"terimakasih kita ke sana sekarang" ucap Irene mewakili semua
"baik nona saya permisi" pamit Nina setelah mendapat kan jawaban irene ia lalu kembali berjalan ke arah dapur
"ayok kita makan dulu" ajak irene sudah bangun dari duduknya lalu melangkah ke meja makan
"ayo" ucap Davin berjalan di samping irene
Sampai di meja makan makan mereka mulai duduk di kursi masing-masing memulai menyantap makanan mereka
Setelah selesai mereka meninggalkan meja makan pergi ke tempat mereka inginkan
Asisten El masuk ke dalam kamarnya ia malas jika harus bertemu dengan asisten Ken
Sedangkan Davin dan asisten Ken sedang mengerjakan pekerjaan yang selama ia berada di Paris
Irene ia masuk kedalam mengambil ipadnya lalu membuka rekaman CCTV sewaktu ia awal pergi sampai saat ini
"ck trik lama masih di pakai" gumam Irene tersenyum sinis ketika melihat sebuah rekaman yang menampilkan saat Bella memasukkan sebuah obat ke dalam minuman Davin
"kita liat besok apa rencana mu" ucap Irene tersenyum penuh arti
__ADS_1
Lalu ia mematikan ipadnya menaruh nya di atas meja mengambil sebuah laptop dan ia mulai menyalin semua bukti rekaman CCTV dan juga ia mulai mencari data pribadi sekecil apapun tentang Bella
"ck ternyata ia wanita penggoda yang menyamar jadi pembantu" ucap Irene melihat informasi yang ia dapat
"jika kau usik ketenangan ku maka Jangan harap di akhir kamu akan lepas dari genggaman ku" ucap Irene tersenyum licik
Lalu ia menutup laptopnya meletakkan kembali ke asalnya berdiri dari duduknya lalu ia berjalan ke arah walk in closet
Kemudian ia membuka sebuah lemari yang terkunci lalu ia mengambil sebuah camera yang sangat kecil yang bisa menempel di semua benda dan yang paling canggih adalah camera ini bisa merekam video dengan suara nya dan saat camera ini di tempel camera itu akan berubah sesuai tempat yang camera itu tempati seperti bunglon yang bisa berkamuflase
Lalu ia menutup kembali lemari itu berjalan keluar dari sana kemudian ia turun ke bawah menghampiri Davin dan asisten Ken di kamar Davin
tok tok tok
"masuk" saut Davin
"butuh bantuan tidak?" tawar irene basa-basi menghampiri Davin tak lupa pula ia menutup pintu
"kamu ternyata sayang, tidak usah cuma sedikit kok, tumben kamu kesini ad apa?" tanya Davin tanpa melihat irene
"emang gak boleh aku ke sini" ucap Irene
"boleh dong apa sih yang enggak buat kamu" ucap Davin tersenyum mencolek dagu irene
"iya sayang" ucap Davin kembali fokus dengan laptopnya
(huh nasib jomblo ya gini harus sabar) ngenes batin asisten Ken yang sedari tadi mencoba menghiraukan makhluk di depannya
Lalu Irene ia berpura-pura mengelilingi kamar Davin padahal ia sedang mencari spot yang cocok untuk menaruh camera bunglon nya
Setelah berkeliling akhirnya ia menemukan sebuah tempat di mana ia akan menaruhnya pada televisi yang berada di atas meja spot yang cocok bisa merekam semua yang ada didalam ruangan
"perfect" ucap irene pelan setelah memasang cameranya
Ia menghampiri Davin duduk di sampingnya matanya melihat laptop Davin yang berada di pangkuan setelah itu ia mengambil hp nya lalu bermain game di hpnya
Beberapa menit kemudian irene mulai menyadari bahwa sedari tadi Davin menguap terus-menerus
"kau kenapa?" tanya irene menatap Davin
"entahlah aku merasa ngantuk sekali padahal biasanya jam segini aku tak bisa tidur" ucap Davin tangan kirinya menutup laptopnya dan menyingkirkan dari pangkuannya sedangkan tangan kanannya mengusap-usap wajahnya
"emang kamu ngantuk mulai jam berapa?" tanya Irene memastikan dugaannya
__ADS_1
"ya sekitar setengah jam setelah makan tadi" jawab Davin menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa
(berarti benar dia masukkan obat tidur) tebak irene dalam hati
"oh, sana gih tidur Kalau ngantuk" suruh irene menyisir rambut Davin dengan tangan nya
"tapi pekerjaan ku belum selesai" keluh Davin
"nanti aku bantuin" ucap Irene tersenyum
"tapi masa kamu bantuin memang kamu gak capek?" tanya Davin menutup matanya
"enggak lah" ucap Irene mengelus wajah Davin
"udah sana tidur" ucap Irene menarik tubuh Davin
Mau tak mau berjalan ke arah kasih dan merebahkan dirinya di sana
"terimakasih ya" ucap Davin tersenyum menatap irene yang berada di sofa
"iya, good night" ucap irene tersenyum manis
Irene kemudian mulai mengerjakan pekerjaan Davin dari laptop Davin
Beberapa jam kemudian semua pekerjaan sudah beres irene menutup laptop Davin menaruhnya di atas meja lalu ia berdiri berjalan ke arah ranjang di mana Davin sedang bermimpi
"good night sayang I love you" gumam Irene mencium kening Davin merapikan selimut Davin lalu ia berjalan keluar kembali menuju kamar nya
Sedangkan asisten Ken sudah kembali ke dalam kamarnya beberapa jam yang lalu
✓✓
Ditengah malam dini hari pintu kamar Davin terbuka dengan pelan menampilkan sosok wanita yang masih muda masuk ke dalam dengan cara mengendap-endap menutup pintu dengan sangat pelan takut membangunkan orang yang sedang tidur
"hay Tampan sebentar lagi kau akan menjadi milikku" ucap wanita itu mengelus wajah Davin dengan tersenyum licik
Lalu wanita itu mulai membuka satu persatu pakaian yang ia kenakan membuangnya secara asal sebelum ia membuka pakaian nya ia menaruh sedikit cairan seperti darah meneteskan nya di atas kasur di samping Davin
Kemudian ia mulai membuka baju yang Davin Kenakan menyisakan celana pendek setelah terlepas ia naik ke atas ranjang merebahkan diri di samping tubuh davin dan menyelimuti tubuh mereka
"good night honey" ucap wanita itu tersenyum penuh makna lalu ia mulai menutup matanya menunggu esok hari kejutan untuk semua orang
hay readers tercinta Terimakasih dukungan kalian author ucapkan terimakasih sebanyak banyaknya 🙏
__ADS_1
I love you all thankiyu very much 😘