DENDAM CEO CANTIK

DENDAM CEO CANTIK
kehancuran Bryan


__ADS_3

setelah kejadian tadi irene langsung pulang ke rumah ia ingin segera membersihkan diri, tapi di tengah perjalanan asisten El tak hentinya menertawakan Irene


ppuftff


suara asisten El yang masih menahan tawa


"sudah puas tertawa nya asisten El" kesal irene karena dari tadi asisten El terus menertawakannya


"maaf Miss tapi ppuftff" ucap asisten El menahan tawa


"ck ini semua gara-gara Steve sialan awas saja, gue bikin perkedel tahu rasa dia" ucap Irene dengan cemberut


sampai di rumah irene langsung naik ke atas tanpa mempedulikan mama Andini yang bertanya


"selamat siang nyonya" sapa asisten El yang melihat mama Andini


"kok tumben udah pulang jam segini biasanya sore baru pulang" tanya mama Andini heran


"ada sedikit kejadian, jadi mengharuskan nona irene pulang nyonya" ucap asisten El menahan tawanya


"emang kejadian apa, terus Kenapa kamu nahan ketawa, apa ada yang lucu?". Tanya mama Andini makin penasaran


"tidak ada nyonya saya permisi" ucap asisten El meninggalkan mama Andini takut keceplosan bisa-bisa gak dapat bonus nanti


"El kau belum kasih tau mama" teriak mama Andini pada asisten El yang sudah lumayan jauh


"kenapa sih semua orang hari ini" ucap mama Andini


" ada apa sih ma" tanya Aya yang tiba-tiba di samping mama Andini


"ish kamu ini ngagetin mama aja" ucap mama Andini terkejut


"emang ada ma" ucap Aya


"entah, tadi kaka mu main nyelonong aja, asisten El di tanya malah ketawa" ucap mama Andini bingung


"oh" ucap Aya ber oh ria aja lalu meninggalkan mama Andini bengong seperti orang bodoh


"ck, emang hari ini hari aneh sedunia ya" ucap mama Andini kesal


malam hari di halaman belakang terlihat seseorang memandangi bintang yang bercahaya di langit, dia adalah Aya sehabis makan malam ia melangkah kan kakinya menuju halaman belakang


tempat yang cocok untuk melihat bintang bulan, sedang asyik menikmati keindahan alam Aya merasakan ada seseorang yang duduk di samping nya


tanpa melihat ia sudah tau siapa yang berada di samping nya


"Aya" panggil orang itu


"Hem" jawab Aya hanya berdehem saja


"huf kaka tau Kaka salah tak seharusnya Kaka tidak percaya sama kamu" ucap Irene


"Kaka minta maaf jika kemarin Kaka sempet tidak percaya sama aya" imbuh irene meminta maaf

__ADS_1


"iya" Jawab Aya singkat


" Kaka minta maaf memang benar kata aya, Bryan cowok gak baik buat kaka, jadi maafin Kaka ya" ucap Irene memohon


"iya Aya udah maafin Kaka kok" ucap Aya tersenyum


"makasih ya, sebagai tanda terimakasih Kaka, besok weekend Kaka ajak kamu belanja sepuasnya" ucap Irene memeluk Aya


"bener ya ka" ucap Aya menatap irene


"iya bener" ucap Irene tersenyum


mereka akhirnya berbaikan, lalu menikmati suasana alam malam


keesokan pagi harinya irene tampak bersemangat karena hari ini adalah hari yang tunggu nya, hari dimana dia akan membalas semua kebohongan Bryan


di ruangan irene ia sedang menatap komputer nya menekan tombol tertentu


klik


"selesai, sebentar lagi pasti dia akan menghubungi ku" gumam irene dan benar saja telfonnya berbunyi saat ia selesai mengucapkan kalimat nya


"ck sudah ku duga" gumam Irene menyeringai


"hallo sayang, kamu bisa bantuin aku nggak" ucap Bryan langsung to the point


"mau bantuin apa?" tanya irene


"perusahaan aku lagi Keos ni, ada seseorang yang membobol keamanan perusahaan ku" ucap Bryan panik


"aku gak tau kenapa, tapi tiba-tiba anak ITE menghubungi aku kalau ada orang yang membobol keamanan perusahaan aku, dan sekarang anak ITE lagi mencari tau siapa orangnya dan memeriksa data perusahaan" jelas Bryan bingung


"terus apa yang bisa aku lakukan?" tanya irene pura-pura membantu


"tolong cari pulihkan keamanan perusahaan ku sayang" ucap Bryan


"oke, tapi aku membutuhkan waktu yang lumayan lama bagaimana?" ucap Irene tersenyum licik


"kenapa lama sekali?" kesal Bryan


"anak buah mu aja kesulitan apa lagi aku bry" ucap Irene


"ck sudah tak apa lah yang penting keamanan perusahaan aku aman" ucap Bryan lalu menutup telfonnya


"ck, dasar bodoh" ucap Irene


lalu ia menekankan tombol pada Telepon khusus tersambung dengan asisten El


"halo ada Miss?" tanya asisten El saat sudah tersambung


"belikan aku beberapa Camilan dan minuman, apa aja" ucap Irene lalu mematikan telfonnya


sambil menunggu pesanan nya irene tinggal bermain game, tak peduli bantuan Bryan

__ADS_1


sepuluh menit kemudian asisten El datang Sambil membawa pesanan irene


"ini Miss pesanan anda" ucap asisten El meletakkan bawaannya


"taro di atas meja, ambil jika ada yang kau suka" ucap Irene masih fokus dengan gameplay nya


"Terimakasih Miss Ier" ucap asisten El mengambil beberapa makanan lalu pergi meninggalkan irene


hari ini memang Irene sengaja mengosongkan jadwal nya jadi ia bisa bersantai santai


di perusahaan Donta


"kalian bisa tidak sih, dari tadi belum bisa bisa" marah Bryan


"kerja tidak pecus semua nya" ucap Bryan nada tinggi


"aku tidak mau pokoknya kalian harus menemukan siapa pelakunya, Kalau tidak kalian saya pecat" teriak Bryan lalu meninggalkan ruangan ITE sambil membanting pintu dengan keras


para anak buah Bryan hanya mengelus dada saat terkena amukan Bryan


dua jam kemudian Bryan kembali menghubungi irene


"hallo sayang bagaimana apa sudah selesai" ucap Bryan selembut mungkin


lalu irene menekan tombol pada komputer nya dengan sekali tekan


"sudah, kau bisa cek di sendiri" ucap Irene malas


"terimakasih sayang kau memang terbaik" puji Bryan lalu ia menutup telepon nya mengecek apakah semua sudah kembali normal sampai di ruangan ITE, para anak buah memberi tahu Bryan semua sudah terkendali


Bryan pun bernapas lega lalu ia kembali ke ruangan nya, baru lima menit bernapas lega Bryan di buat kalang kabut kembali pasalnya semua data perusahaan tiba-tiba Hilang dalam waktu 5 menit


"bagaimana bisa terjadi, apa yang kalian kerjakan sehingga kalian bisa kecolongan seperti ini" teriak Bryan marah membanting semua yang ia dapat


"dasar kalian tidak berguna buat apa aku mengerjakan kalian" teriak Bryan


"arrrggghh" teriak Bryan menjambak rambutnya dengan kasar


lalu ia kembali ke ruangan nya untuk menghubungi irene kembali tapi telepon irene tak bisa ia hubungi


"ck sial, kemana dia pergi, sebenarnya siapa yang sedang bermain-main dengan ku" teriak Bryan frustrasi


ia kembali menghubungi irene tapi hasilnya sia-sia, karena Amarah sampai di ubun-ubun ia membanting semua yang ada di atas meja


sedangkan irene dia tersenyum senang sambil menikmati makanan nya, matanya melihat layar komputer yang menampilkan Bryan yang sedang frustrasi


seperti menonton bioskop irene menikmati semua makanan nya, cuma sayang dia sendiri yang menikmati nya


(mampus kau dasar brengsek) umpat irene tersenyum puas


irene sengaja membuat perusahaan Bryan keteteran beberapa jam, lalu ia mengembalikan seperti semula tapi dengan sekali tekan Lima menit kemudian semua data perusahaan Donta hilang seketika


jangan lupa vote like dan komen

__ADS_1


terimakasih 🙏


selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan semangat 💪


__ADS_2