
"cucu kita udah lahir besan" ucap mama Davin senang
"iya besan kita punya cucu" ucap mama Andini memeluk Mama Davin
"Aya punya keponakan baru" ucap Aya girang
Semua orang dengan gembira menyambut cucu/ ponakan pertama mereka
Di dalam ruangan Irene sudah selesai dengan persalinannya little baby juga sudah bersih tinggal di kasih asi dari ibunya
"permisi nyonya saatnya menyusui tuan muda" ucap suster membawa bayi irene
"anak saya laki-laki suster" tanya Davin baru sadar belum menanyakan jenis kelamin little baby
"benar tuan anak anda laki-laki dan tampan seperti ayahnya" ucap suster tersenyum setelah meletakkan baby di pelukan ibunya
"terimakasih suster" ucap Irene Davin tak menjawab ia sibuk dengan little baby
"sama-sama nyonya kalau begitu saya permisi Nyonya tuan" ucap suster keluar meninggalkan keluarga kecil itu
"little baby sekarang Daddy manggil kamu little boy karena sekarang Daddy sudah tau kalau kamu laki-laki" ucap Davin mencium kening little boy yang sedang menyusu
"kamu udah siapin nama dad" tanya Irene
"sudah" jawab Davin tersenyum menatap sang istri
"siapa namanya?" tanya Irène penasaran
"nanti juga kamu tau" ucap Davin merahasiakan nama little boy
"ish sama istri sendiri aja gitu" ucap Irene cemberut
"kan rahasia sayang" ucap Davin tersenyum melihat irene yang cembekur eh bukan cemberut
"tau ah" ucap Irene
Davin terkekeh geli
__ADS_1
"kok mereka gak masuk-masuk ya" heran Davin yang tak keluarga nya yang dari tadi belum masuk juga
"tersesat mungkin" asal irene
"mana ada tersesat orang seluruh lantai ini aku sewa" ucap Davin pelan di akhir kalimat
"apa kau bilang" seru irene tertahan
"apa aku tak bilang apa-apa" elak Davin
"Davin walaupun pelan aku mendengar apa yang kau ucap ya" ucap irene menatap tajam Davin
(mampus aku) batin Davin melihat irene yang sudah mengeluarkan tanduknya
"iya iya aku kembalikan seperti semula" ucap Davin menuruti perintah irene
"awas saja kalau kamu berbohong" ancam irene
"enggak enggak" ucap Davin mengelus kepala baby boy
Tak berselang lama pintu terbuka lebar masuklah keluarga Davin dan keluarga irene
"pelan pelan baby boy lagi tidur" ucap Irene tersenyum
"ganteng banget keponakan ku" ucap Aya tersenyum lebar
"iya dong siapa dulu Daddy nya" ucap Davin bangga
"mana bisa begitu" ucap mama Davin tak terima
"kan benar ma Davin kan daddy nya jadi baby boy ganteng kayak Daddy nya dong" ucap Davin
"cucu mama ya gantengnya kaya kakeknya lah masak kamu" ucap mama Davin menepuk pundak papa Davin
"kok papa sih ma" ucap Davin dan papanya berbarengan
"iyalah kalau kakek nya enggak ganteng mana ada kamu lahir bisa ganteng kayak gitu" ucap mama Davin menarik turunkan alisnya
__ADS_1
"dan kalau cucu mama jelek berarti itu turunan dari papanya" ucap mama Davin bangga
Semua orang yang mendengar penuturan mama Davin tertawa lebar kecuali Davin yang cemberut
"mana ada bisa begitu ma" heran Davin
"ada lah masa gak ada" ucap mama Davin dengan bangga
"Ck terserah mama saja" kesal Davin
"ngomong-ngomong namanya siapa ka" tanya aya
"tanya sendiri dengannya" ucap Irene menunjuk Davin dengan dagunya
"siapa ka?" tanya Aya penasaran
"ada deh rahasia" ucap Davin tersenyum
"ish kaka, kalian berdua Sama saja" kesal Aya
Semua terkekeh geli ruangan yang semula hening kini ramai dengan candaan
ββ
Tujuh hari kemudian tepat hari ini adalah penamaan untuk bayi irene dan sekarang irene mengadakan syukuran untuk lahirnya baby boy
"namanya siapa Nak Davin" tanya mama Andini
"namanya Daren Sasedro Prayoga ma" ucap Davin tersenyum
"nama yang bagus" puji mama Davin
"terimakasih ma" ucap Irene dan Davin tersenyum saling pandang
(terimakasih tuhan kau telah memberi kebahagiaan ini setelah kau berikan ujian yang sangat besar, semoga kebahagiaan ini selalu ada untuk mereka semua)batin irene melihat keluarga nya satu persatu
end
__ADS_1
thank you readers semua terimakasih sudah berkunjung di cerita author pemula ini yang masih banyak belajar, terimakasih sudah dukung author selama ini thankiyu very much lope lope buat kalian π
Maaf ya jika author cerita nya kurang bagus seperti yang lain banyak typo maaf sebesar-besarnya reader thankiyu πππ