
setengah jam kemudian mereka sampai di rumah irene, satpam yang melihat mobil Davin langsung membukakan pagar
lalu mobil Davin masuk ke dalam ia memakirkan mobilnya di halaman depan, setelah mobil berhenti mereka berjalan menuju pintu rumah Irene dan memencet bell rumah
Ting tong
"maaf tuan mau cari siapa ya?" ucap pelayan saat membukakan pintu
"ee Irene nya ada?" tanya Davin
"nona Irene belum pulang mungkin sebentar lagi" ucap pelayan
"tapi nyonya Andini adakan?" ucap Davin
"ada tuan, silahkan masuk saya panggilkan nyonya Andini dulu" ucap pelayan mempersilakan masuk
mereka pun masuk saat sampai di ruang tamu pelayan itu mempersilakan mereka duduk lalu naik ke atas memanggil nyonya Andini
"ibu, rumah Kaka cantik besar ya" ucap Dave kagum
"iya nak kursinya juga empuk" ucap ibu panti pelan
sedangkan Davin hanya tersenyum tipis
tak lama nyonya Andini pun turun menemui mereka
"selamat sore, mau cari siapa ya" ucap nyonya Andini saat sampai di depan mereka
"selamat siang nyonya saya ke sini mau nyari Irene" ucap Davin menyalami tangan nyonya Andini
"kamu siapa ya Irene?" tanya nyonya Andini membalas uluran tangan davin
"saya rekan bisnis irene nyonya" ucap Davin
(sebentar lagi rekan hidup Tante) batin Davin
"oo silahkan duduk" ucap mama Andini mempersilakan
mereka kembali duduk saat mereka duduk berpas-pasan pelayan membawa kan minuman untuk mereka
"silahkan di minum" ucap mama Andini
__ADS_1
"terimakasih nyonya/nenek" ucap mereka bertiga lalu meminum minuman mereka
"maaf sebelumnya tuan e"ucap mama Andini terhenti
"panggil saja Davin nyonya" ucap Davin
"maaf sebelumnya ni nak Davin ada keperluan apa dengan irene kalau boleh tau?" tanya mama Andini
"begini nyonya sa - " ucap Davin terpotong
"panggil saja Tante" potong mama Andini
" e baiklah begini Tante, saya kesini mengantarkan mereka (menunjuk ibu panti dan Dave) yang ingin mengunjungi irene Tante" ucap Davin
"ibu ini siapa ya?" tanya mama Andini sopan
"perkenalkan nyonya saya ibu Ririn pengurus panti asuhan dan ini Dave" kata ibu panti memperkenalkan diri
"Dave sapa nenek" ucap ibu panti
"hallo nenek saya Dave yang ganteng" ucap Dave menghampiri mama Andini lalu menyalami mama Andini
"aduh gembul banget ini, lucu lagi" ucap mama Andini mencubit pipi Dave
"terimakasih nenek" ucap Dave tersenyum
Dave pun kembali ke tempat duduk asalnya
"maaf nyonya kita di sini ingin menemui nak irene karena dave ingin ketemu dengan nak Irene nyonya" ucap ibu panti
"oo, kebetulan irene belum pulang, tunggu sebentar lagi juga pulang, dan panggil aku Andini saja" ucap mama Andini tersenyum
"baik nyo- e dini" ucap ibu panti
(masih ada orang kaya yang tidak sombong) batin ibu panti
tak lama kemudian terdengar suara mobil memasuki halaman rumah tak lama setelah nya masuklah irene dan asisten El
Dave melihatnya pun berlari sambil berteriak senang
"Kaka cantik" teriak Dave sambil berlari merentangkan kedua tangannya
__ADS_1
"ee sayang kamu di sini sama siapa?" tanya Irene menggendong Dave.
"sama ibu panti dan Kaka tampan" ucap Dave memeluk erat leher Irene
mama Andini yang melihat interaksi mereka berdua merasa senang
sedangkan Davin melihat irene tanpa berkedip
(cantik) batin Davin
"selamat sore ibu panti, ada keperluan apa ya sampai datang kemari" tanya irene setelah menghampiri mereka yang di ikuti asisten El
"ini Dave dari kemarin nanyain nak Irene terus sampai-sampai dia sakit" ujar ibu panti
"iya Kaka Dave cari rumah Kaka tapi tidak ketemu, untung ada Kaka tampan" ucap Dave
" maafin Kaka ya, emang siapa kaka tampan" ucap irene mencium gemas pipi Dave
" kaka tampan" panggil Dave pada Davin yang masih memandangi Irene tanpa berkedip
"eh iya handsome ada apa?" tanya Davin seperti orang linglung
mama Andini yang melihatnya pun menahan tawa karena ia tau kalau Davin dari tadi terus melihat irene
"ish kaka tampan, kenapa sih malah bengong" kesal Dave
"Kaka tampan tidak bengong sayang dia itu lihat Kaka cantik sampai tak berkedip" goda mama Andini
"Bu bukan Tante, ta Tante salah lihat mungkin" kilah Davin sampai tergagap
"iya kah" goda mama Andini
"iya Tante, kita kan cuma rekan bisnis, iyakan nona irene" ucap Davin
" iya ma kita cuma rekan bisnis saja kok" ucap Irene
(seorang pengusaha seperti tuan Davin bisa salah tingkah seperti itu, pasti dia suka nona Irena dari matanya sudah terlihat) batin asisten El yang masih di sana
(seperti nya nak Davin suka sama irene) batin mama Andini kagum
jangan lupa vote like and komen buat yang udah dukung author terus author ucapkan terima kasih banyak🙏
__ADS_1
selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan 💪 semangat puasanya