Dewa Perang

Dewa Perang
pertarungan para master


__ADS_3

" Kerahkan semua petugas, minta prajurit untuk membantu mencari. " Master bagian penjemputan ,yang bernama Leo ,memberi perintah kepada petugas yang lainnya untuk mencari pak Jona dan Mosa.


Setelah melakukan pencarian disore itu,hingga memjelang malam, pak Jona dan Mosa tidak mereka temukan.akhirnya,pencarian dihentikan.


" hmmm ...seluruh pumcak dan tebing,sudah di geledah, tapi tidak menemukan jejak mereka. " gumam master Leo, setelah para pencari kembali,membuat laporan.


Master Leo adalah master tingkat Kepala. Ia berasal dari negara Malaysia. Panitia pertandingan ini, berasal dari beberapa negara. Master tingkat Kepala,adalah tingkat master paling rendah.diatas tingkat master Kepala, ada tingkat Master Guru,kemudian.Master Guru Besar, kemudian tingkat Asas atau Fondasi, dan terakhir adalah tingkat Dewa.


Untuk urusan hal hal,seperti panitia penyelenggara, maka Master tingkat Kepala yang menanganinya, dengan di ketuai oleh seorang Master tingkat Guru,dan dibantu oleh pihak militer negara penyelenggara.


Kemana perginya pak Jona dan Mosa ?


setelah mengirim suara jarak jauh,pak Jona dan Mosa berbelok ke kiri, berkelebat diatas dahan pohon ke dahan pohon lain, kembali ke tebing.


Beberapa hari,sebelum mendaki ke puncak. Gunung Meja, pak Jona telah melihat,di sisi barat Gunung Meja,ada tebing batu yang cukup tinggi. Dan kesanalah,pak Jona dan Mosa pergi.


Setelah sampai di tepi tebing batu itu, ternyata sangat dalam.di dasar tebing itu,terdapat batu besar yang lumayan datar. Dengan ilmu meringankan badan , pak Jona dan Mosa, bergelantungan dan kadang melompati dari dahan ke dahan pohon ,yang berada disisi tebing batu,untuk turun.


" merepotkan saja " omel pak Jona, ketika mendarat di dasa tebing.


" pak tua, mengapa kita tidak datang sebagai undangan ?" Mosa bertanya heran. Ada yang lebih gampang, memgapa harus bersusah susah begini.


" kalau kita bermalam di tenda,pada akhirnya,mereka akan mengenali aku.kalau begitu,bagaimana kita bisa beristirahat ?" jelas pak Jona.


"Mosa,beristirahatlah. tempat ini sangat nyaman. semoga tidak turun hujan." ajak pak Jona. Setelah itu,ia kemudian duduk bersila untuk bermeditasi. Tidak lama kemudian,Mosapun duduk bersila, bermeditasi,menghirup hawa murni.


Tanggal sepuluh pagi,terlihat beberapa helikopter yang berdatangan ke puncak gunung Meja.


Para master dari beberapa negara peserta,mulai.berdatangan ke tempat pertandingan. Para pejabat tingi negara yang diundang mulai berdatangan. di langit terlihat,beberapa helikopter,yang pulang pergi mengangkut para undangan dan para master bela diri.


ditempat pertandingan.

__ADS_1


" apakah dia sudah datang ?" tanya panglima TNI kepada ajudannya.


" siap, sepertinya belum sampai pak "


" acara sudah akan dimulai,apa dia ada halangan ?" kembali panglima bertanya.


" jika ada halangan,pasti sudah di berutahu. Namun sampai sekarang belum ada berita"


" apakah pesan sudah diterima?"


" memurut laporan,tiga bulan yang lalu,pembawa pesan sudah bertemu dengan Pembantai Dewa dengan muridnya. Dan mereka menyatakan akan hadir,pak " jawab ajudan.


" hmm baik..kita tunggu saja."


" pak, kemarin ada seorang master dan muridnya,yang naik ke puncak, namun ketika ditanya oleh petugas panitia,.tidak mau memperkenalkan dirinya, ketika dicari, semua wilayah puncak digeledah,namun tidak menemukan mereka "


" Hahaha....itu pasti dia. Kita tunggu saja"


Tak lama kemudian, pembawa acara tampil kedepan. Ia memberi hormat ke depan,kesamping kiri,kanan dan kebelakang,dengan membungkukkan badannya.


" selamat pagi tuan tuan yang terhormat.hari ini adalah hari yang kita nantikan,.selama sepuluh tahun."


Mendengar pembawa acara mulai berbicara, suasana menjadi tenang. Semua mata tertuju kedepan.


"" hari ini ,akan diadakan pertandingan seperti sepuluh tahun yang lalu. Peraturan tetap sama.pertarungan bebas. Untuk menentukan, master antar negara, bukan sebagai musuh, tetapi sebagai sahabat, untuk saling mengenal lewat olah raga, bina ilmu bela diri."


Kemudian terdengar tepuk tangan yang meriah.


" pada pertandingan ini, akan menentukan master benua asia, benua eropa,australia,amerika. Dan memberi kesempatan,kepada sekalian master untuk saling menantang,dan bertanding di tempat ini."


Kembali suasana menjadi sunyi.

__ADS_1


" dan, yang paling kita nantikan,adalah pertandingan ulang antara Dewa Naga dari Cina dan Pembantai Dewa dari Indonesia."


Suasana semakin sunyi. Keadaan sedikit tegang,ketika pembawa acara memberitahukan, pertandingan ini. Ini artinya, tantangan dari Dewa Naga, diterima oleh Pembantai Dewa.


Kenangan sepuluh tahun yang lalu,kembali teringat. Seorang Master Asas atau Fondasi dari Indonesia, mampu memukul mundur master tingkat Dewa dari Cina.


Master dari Indonesia saat itu, memanfaatkan keunggulannya,dalam hal meringankan tubuhnya, sehingga ia mampu menyerang dengan lebih cepat dari segala arah. Saat itu,sesungguhnya master Dewa dari Cina masih unggul. Namun ketika master Fondasi memaksimalkan ilmu meringankan tubuhnya yang sempurna, master tingkat Dewa dari Cina dibuatnya hanya mampu bertahan. Ia merasakan diserang dari segala arah.


Ketika akhirnya, sebuah tepukan ringan di pundaknya, dari master Fondasi dari Indonesia ini, membuatnya terpukul jatuh dan muntahkan darah segar dari mulutnya.


Ia akhirnya menyerah,ketika berusaha untuk bangkit berdiri justru terhuyung huyung dan hampir jatuh kembali.oleh wasit,akhirnya dihentikan.


Merasa seharusnya menang,dan tidak terima oleh kekalahan dari master tingkat yang lebih rendah darinya,sebelum meninggalkan arena pertandingan, ia menyatakan,.untuk bertanding ulang pada pertandingan resmi ,sepuluh tahun lagi.


Master dari Cina ini,yang dijuluki Dewa Naga,kini juga sudah tua. Janggutnya panjang,dan beruban. Ramputnya dicukur tipis. Sejak ia datang, ia terus menutup matanya,seakan sedang tidur. Di kiri kanannya,duduk tiga orang muridnya.


" saudara saudara...mari kita sambut petarung pertama, master dari Indonesia,dan Master Jepang." pembawa acara membaca pertarungan pertama.


" untuk diingatkan kembali, ini adalah pertarungan bebas, namun bukan permusuhan. Dan kami harus mengingatkan kembali,aturannya,yaitu, pertarungan ini dimulai dari master tingkat kepala, kemudian,master tingkat kepala,akan ditantang oleh master yang setingkat atau tingkat Guru dari pihak yang kalah,master tingkat Guru akan ditantang oleh Master yang setingkat atau tingkat diatasnya oleh pihak yang kalah, dan terus demikian, sampai, semua master dari salah satu negara tidak ada yang tampil untuk menantang lagi. Demikian aturannya. "


" nah ini dia,master dari Indonesia, yang akan tampil adalah...master Agung...dan master dari Jepang adalah...master Sakumo..kedua master..silakan berhadapan...dan....mulai..."


Setelah mengatakan demikian, pembawa acara,yang juga adalah seorang master ini kemudian, melayang keluar dari arena, dengan sangat ringannya.


Master Agung dan Master Sakumo kemudian melangkah mundur. Tak lama kemudian, keduanya mulai saling serang.


Pertarungan antara master kepala dari Indonesia dan dari Jepang ini,berlangsung sengit. Namun akhienya, master dari Jepang yang keluar sebagai pemenang.


Pertarungan demi pertarungan berlangsung swngit dan dasyat. Jurus jurus andalan dikeluarkan. Akhirnya dari Asia, di menangkan oleh negara Cina.


Pertarungan dasyat terjadi,ketika master Asia,dari Cina,menantang juara master dari Eropa. Namun akhirnya hasilnya seimbang,ketika bersamaan saling mendaratkan pukulan kelawannya.

__ADS_1


Akhirnya,tiba saatnya, ketika semua pertandingan resmi telah selesai, sepuluh menit kemudian, pembawa acara tampil ke depan dan mengumumkan pertarungan lama yang akan terulang kembali. Sang Dewa Naga melawan Pembantai Dewa.


__ADS_2