
Sementara itu, di negri Jepang, Jiang Ho dan tiga puluh lima orang ditahan. Kaki dan tangan mereka diikat, dan dimasukan kedalam ruang tahanan yang hanya dijaga oleh dua orang samurai.
Bangunan yang digunakan sebagai ruang tahanan ini, terpisah dari bangunan lainnya,yang berdempetan. Penjaga hanya berdiri menjaga di pintu masuk bangunan. didalam bangunan ini terdapat empat kamar tahanan. bangunan tahanan ini hanya untuk menahan sementara para murid sekte samurai kuno, yang melakukan pelanggaran.
Namun karena kini ada tahanan lain, maka bangunan ini digunakan untuk menahan para Ninja, sebelum diadili.
Pagi hari,sekitar jam sembilan, Furio, Taduro dan beberapa sesepuh anggota Sekte Kuno Samurai, duduk diatas sebuah soto bangunan,yang agak tinggi dari halaman bangunan. Dihadapan mereka, kini berkumpul tiga ratus murid Samurai.
" bawa kemari para tahanan itu." perintah Furio. Tak lama kemudian, empat puluh orang tahanan ,dengan tangan dan kaki yang diikat dengan rantai, dikaki mereka diikat juga dengan rantai, yang agak kendur, agar mereka bisa berjalan. Kini melangkah memasuki pekarangan bangunan, yang menjadi tempat pertemuan .
Setelah sampai dihadapan soto bangunan, yang kini sudah ada para Pengurus Inti sekte samurai kuno ini, para Ninja dipaksa untuk berlutut.
" siapa pemimpin kalian. berdiri. " kembali Furio memberi perintah. Kemudian Jiang Ho dengan gagahnya dan tanpa rasa takut sedikitpun bangkit berdiri.
" Siapa namamu dan mengapa kalian menyerang Sekte Samurai Kuno." kembali Furio bertanya dengan suara yang dingin.
" apa perlunya sebuah nama, jika kalian tidak membebasakan kami ?" Jiang Ho menjawab sekenanya saja.
" benar, aku tidak bermaksud untuk melepaskan kalian. " tak kalah dinginnya gertakkan Furio.
" orang tua, jangan.membuang waktu lagi. Jika engkau hendak membunuh kami,.segera lakukan." tantang Jiang Ho.
" Hmmm...tidak semudah itu Jiang Ho. Urusan kita belum selesai. " jawab Taduro sambil tersenyum sinis kearah Jiang Ho.
__ADS_1
Jiang Ho terkejut, karena namanya disebutkan.padahal dia belum mengenalkan namanya. Yang membuat dia terkejut, karena orang itu menyebut nama aslinya. Nama orang Cina. ' apakah penyamaranku sudah diketahui ?' batin Jiang Ho, sambil menatap lekat lekat ke arah Taduro.
" mengapa...apakah engkau terkejut, karena kami mengetahui namamu ?" kembali Taduro bertanya,sambil balas menatap lekat kearah Jiang Ho.
" aku memang terkejut dengan kemampuan informasi kalian. Tapi aku bukan Jiang Ho. Namaku, namaku Arata Keno."
" Hahaha.... Arata Keno.... Baik...siapapun namamu, mengapa kalian menyerang Sekte Samurai Kuno " Furio merasa lucu dengan bantahan Jiang Ho. Jadi ia tertawa sinis.
Informasi yang mereka dapat,sangat dapat dipercayai. Sebab informasi ini didapat dari orang dalam Organisasi Ninja Jepang. Penyerangan yang dilakukan oleh para Ninja ini, sangat rahasia. Hanya diketahui oleh Pemimpin dan wakil Organisasi Ninja Jepang.
Semua ini karena bujukan dari Jiang Ho, atau Arata Keno, yang dalam Organisasi Ninja Jepang, menduduki jabatan Ketua Pembinaan Anggota Ninja Jepang. Atas bujuk dan rayuan Jiang Ho, kedua orang pimpinan Organisasi itupun mengijinkan Jiang Ho, untuk memimpin seratus orang Ninja, untuk menyelidiki Sekte Samurai Kuno.
Penyelidikan itu hanya untuk mencari tahu, kekuatan Sekte tersebut. Seratus orang ninja inipun, dipilih langsung oleh Jiang Ho. Tentu, Jiang Ho memilih para Ninja, yang sangat tidak suka dengan kelompok samurai. Alasan mengapa mereka sangat tidak suka orang orang samurai, adalah karena faktor keturunan. hampir separuh anggota ninja, yang dipilih adalah keturunan dari orang orang,yang nenek kakek mereka di bunuh oleh samurai,pada masa pergerakan dahulu. ada dendam yang harus dibalaskan. Inilah yang dimanfaatkan oleh Jiang Ho.
Dan tanpa sepengetahuan Organisasi Ninja Jepang, Jiang Ho menyerang Sekte Samurai Kuno atas nama Organisasi Ninja Jepang.
'Orang dalam' Organisasi ini, kemudian menyadari sesuatu.ia kemudian menyelidiki secara diam diam, kemana perginya Jiang Ho dengan seratus anggota ninja. Penyelidikannya akhirnya mengetahui, bahwa Jiang Ho dan seratus orang ninja, berangkat ke pegunungan Yoshinoyama ,untuk mengadakan pelatihan. Namun, anggota Ninja yang 'membelot' ini mwnyadari, bahwa, pegunungan Yoshinoyama, adalah wilayah markas Sekte Samurai Kuno.
Baru saja Akio dan gurunya Liu Heng melapor,bahwa akan ada penyerangan, Taduro pun mendapat panggilan dari anggota ninja yang 'membelot' ini, bahwa ada seratus orang ninja yang kemungkinan dipimpin oleh Jiang Ho atau Arata Keno, sedang menuju ke pegunungan Yoshinoyama.
Kemudian, Taduro memberi tahu Furio, bahwa apa yang disampaikan oleh Akio adalah benar. Namun ia tidak menyangka,bahwa kelompok ninja itu,berniat mwnyerang mereka. Baru setelah mendengar laporan Akio secara lengkap, rencana penyerangan kelompok ninja itu, Furiopun mengatur anggota samurainya, untuk menghadapi serangan itu.
Jiang Ho lama diam,tidak menjawab pertanyaan Furio, pemimpin Sekte Samurai Kuno.
__ADS_1
" Jiang Ho... Arata Keno...jawablah " teriak Taduro dari atas soto rumah. Ia mulai marah,karena Jiang Ho tidak menjawab pertanyaan Furio.
Jiang Ho menatap kearah Taduro, kemudian menjawab
" Sekte Samurai Kuno terlalu tertutup. Kami mewaspadai,jangan sampai sekte samurai, merencanakan sesuatu terhadap Organisasi Ninja Jepang."
" karena kecurigaan kalian, maka kalian datang menyerang ?"
" Jiang...terlalu naif alasanmu itu " gerutu Furio dengan alis berkerut.
" Tapi ...ya..terserah,apapun alasanmu, kalian sudah lancang menggangu kami. Kalian harus di hukum. " sambung Furio tegas.
Jiang Ho menyadari,bahwa ini adalah kesempatannya. Ia tidak mau mati sia sia. Kalaupun harus mati, ia harus mati dalam pertandingan.
" Aku Arata Keno, menerima hukuman yang akan dijatuhkan kepada kami. Tapi sebelum aku mati, aku ingin mati dalam pertandingan ilmu silat. Jika sekte samurai memang hebat, aku ingin menantang sekte samurai kuno,untuk duel satu melawan satu,sampai mati " teriak Jiang Ho.
Jiang Ho memang pandai bersilat lidah. Ia sengaja menyinggung harga diri sekte samurai. Tantangannya jelas, tidak dapat ditolak oleh sekte. Dan perhitungannya tepat. Pada saat mendengar tantangan Jiang Ho, para murid Sekte Samurai Kuno, langsung marah. Mereka ingin agar para pemimpin sekte untuk menerima tantang tersebut.
Susana menjadi ramai. Ada beberapa anggota samurai yang sudah melangkah maju,untuk menerima tantangan tersebut, setelah menunggu lama,para pemimpin mereka belum mejawab.
" Mundur semua " pada saat itu terdengar suara yang datar dan nyaris tidak berirama. Bersamaan dengan suara itu,berhembus angin kencang, mendorong mundur murid murid Sekte yang sudah maju.
Furio masih berdiri di tempatnya, ia menyuruh para murid sekte untuk mundur sambil mengayunkan tangannya. Para murid sekte,terdorong mundur kembali ketempat mereka.
__ADS_1
" Guru, biar murid yang menghadapi tantangan Arata Keno." Akio maju, sambil menjura memberi hormat.
" Akio...majulah. " Furio memberi ijin kepada Akio,untuk bertanding dengan Jiang Ho alias Arata Keno.