
Hiroki tanpa melihat kearah Furio, langsung duduk di kursi yang disediakan untuknya itu.
Akio hanya mengkerutkan keningnya, melihat sebemtar ke arah Hiroki.
" Mosa, kau perhatikan anak muda yang duduk disamping Furio itu. ada sesuatu dengan anak itu. ia terlalu tenang. Ada aura yang kuat,kental dari anak itu. Apakah dia yang melepaskan aura yang mematikan tadi ?" bisik Pembantai Dewa, kepada Mosa yang duduk disampingnya.
" iya pak tua, akupun merasakan sesuatu pada anak itu. " jawab singkat Mosa,sambil melihat sekilas kearah Akio. semacam ada persaingan yang muncul di dalam dada Mosa.
" Hmm... apa yang terjadi antara Sekte Samurai Kuno dengan Organisasi Ninja Jepang," gumam Pembantai Dewa.
" Pak Tua,pastinya ada sesuatu masalah, sampai kedua orang pemimpin itu ,datang sendiri ke sini ?" jawab Mosa ragu.
" sudah pasti Mosa. Kita lihat saja perkembangannya. " sahut Pembantai Dewa sambil mengangguk angguk kepalanya.
" Baiklah...tuan Furio dan tuan Hiroki, Organisasi ini adalah rumah kita. Permasalahan antar Perguruan, dan perselisihan antar Pribadi, yang dapat mempekeruh dunia kita ini, yang bisa jadi masyarakat awam yang jadi korbannya, kita selesaikan disini. Dan Organisasi akan menghukum siapapun, yang masih mempermasalahkan persoalan, setelah diswlesaikan di sini. " sambutan yang tegas dari ketua Organisasi, membuat suasana semakin mencekam. Seakan semua yang hadir, merasa mereka adalah orang orang yang ada dalam masalah. Semuanya menggangguk puas,dengan ketegasan ketua.
" ketua, izinkan saya bertanya, bagaiamana caranya, Organisasi ini menghukum para master di luar sana,yang melakukan pelanggaran ?" seorang Master, yang kebetulan hari itu datang berkunjung ke organisasi,bertanya.
" tuan, Organisasi tidak punya pasukan,untuk menangkap dan menghukum master bela diri yang melakukan pelanggaran. Organisasi akan menugaskan Perguruan silat, atau seorang Master untuk melaksanakan tugas itu. Siapa saja, Master bela diri yang ditunjuk, harus melaksanakan tugas dari Organisasi. terlebih perguruan silat yang ditunjuk. "
" ketua,bagaimana jika pelaksana tugas dari Organisasi itu menolak dengan suatu alasan ?" kembali ia bertanya.
" Organisasi akan menunjuk Master atau Perguruan lain. Dengan tugas tambahan,.menyelidiki alasan penolakan dari master atau perguruan tersebut. " jawaban tegas ,sang ketua organisasi.
__ADS_1
" Ketua, satu lagi pertanyaan saya, apakah organisasi pernah menghukum seseorang master atau perguruan ?"
" Kita bekerjasama dengan pihak intelijen militer di setiap negara. Dana yang kita peroleh, berasal.dari setiap negara, yang melihat kegunaan organisasi ini, sebagai wadah penggerak keamanan. Jika ada negara yang akan saling serang, berperang, kita akan bertemu dengan kedua pemimpin negara, untuk merundingkan perdamaian. perang itu karena ego ambisi pemimpin negaranya. Jika kita bisa menekan egonya, kita bisa menghindari peperangan antar mereka. " Jelas panjang lebar sang ketua Organisasi. Penjelasannya ini,memberi tahu kedudukan Organisasi di setiap negara. Bisa menghancurkan suatu negara, jika itu diperlukan.
Semua yang hadir tercengang dengan penjelasan sang Ketua organisasi. ternyata, bukan kaleng kaleng. organisasi yang sangat kuat. Jika suatu negara bisa di hancurkan, apalagi hanya sebuah perguruan silat ? Demikian pikiran yang ada di semua yang hadir saat ini.
Jawaban dari sang ketua, secara tidak langsung memberi tahu, jika ada master yang dihukum, atas sepengetahuan dari pihak pejabat militer negara master tersebut berasal. Ini artinya, memang ada master yang dihukum karena pelanggaran tingkat tinggi. Ini rahasia militer.
" baik, dihadapan semua yang hadir, persoalan apa yang akan disampaikan oleh Ketua Sekte Samurai Kuno, tuan Furio, silakan."
Ketua Sekte Samurai Kuno ini berdiri, menjura memberi hormat.
" Tuan Jhoni Deong, persoalan saya mungkin melibatkan beberapa perguruan. Sekte Samurai Kuno,baru baru ini diserang oleh sekelompok orang yang berpakaian Ninja. Namun, jurus jurus yang dimainkan oleh pemimpin kelompok penyerangan itu, adalah jurus Inti Api,dari Perguruan Teratai Putih. kami mencurigai, ada kerjasama antara Kelompok Ninja di Jepang, dengan Perguruan Teratai Putih di Cina, untuk menyerang kami. "
Mendengar keterangan yang disampaikan oleh Furio, semua yang hadir sangat terkejut. Jhoni Deong, sebenarnya sudah mendapat laporan dari pemerintah Jepang,bahwa ada penyerangan dari Organisasi Ninja Jepang, terhadap Sekte Samurai Kuno. Namun ,baik pemerintah Jepang maupun Organisasi Para Master, belum mengambil tindakan, mereka menunggu laporan, atau perkembangan selanjutnya.
" Kami memiliki bukti bukti yang cukup untuk menuduh keterlibatan Organisasi Ninja Jepang, dan Perguruan Teratai Putih. " lanjut Furio, sambil melihat kearah Akio. Akio kemudian menyerahkan foto foto yang mereka ambil.
Saat melepas anggota Ninja yang telah mereka lumpuhkan itu, mereka mengutus beberapa murid sekte, untuk mengikuti dan mengambil bukti bukti. Foto foto itu sangat jelas, bahwa anggota Ninja, langsung kembali ke markas Organisasi Ninja Jepang.
"Tuan Hiroki, silakan. " Jhoni Deong berkata sambil menyerahkan foto foto itu kepada Hiroki. Hiroki mengambil lembaran lembaran foto itu, dia tidak melihatnya, tapi begitu lembaran itu berada dalam genggamannya, langsung hancur menjadi abu.
" Tuan Jhoni Deong, saya tidak perlu melihat bukti ini.benar, anggota organisasi Ninja Jepang, yang menyerang Sekte Samurai Kuno, tetapi, bukan atas persetujuan Organisasi Ninja . "
__ADS_1
" Tuan Hiroki, bagaimana anda melepas tanggung jawab ini ?" Furio langsung membantah pernyataan tuan Hiroki.
" Karena penyerangan itu,bukan atas kehendak Organisasi Ninja,tuan Furio. Pertama, serangan itu secara terbuka. Walaupun pada malam hari. Kedua, seperti tuan Furio katakan, bahwa Jurus ketua Ninja yang menyerang sekte anda,adalah jurus Dari Perguruan Teratai Putih. meskipun, ketua penyerang adalah seorang pengurus Organisasi Ninja. Sayangnya, saat ini, tidak hadir utusan dari Perguruan Teratai Putih. " jawab Hiroki, sambil menahan amarah.
" Baik, saat ini, saya atas nama Organisasi Master, belum bisa memutuskan. Karena..."
" Tungguh ketua..." pada saat itu, muncul Harata berseru dari bekakang. baru saja ia tiba,ketika Hiroki menyampaikan penolakan atas keterlibatan Organisasi yang dipimpnnya.
" maaf tuan Jhoni Deong, saya adalah Harata, Pembina Anggota Organisasi Ninja Jepang. Sebelum menyusul Ketua Hiroki, saya diutus, untuk bertemu Perguruan Teratai Putih. Jiang Ho, Kepala Pelatih anggota Ninja, adalah murid Perguruan Teratai Putih, ia bukan pembelot. " Hiroki yang mendengar laporan sang Pembina Organisasi Ninja, agak terkejut dengan nama Jiang Ho.
" Ketua, Arata Keno adalah Jiang Ho. Murid Perguruan Teratai Putih. "
" Hahaha....sudah jelas sekarang..." tiba tiba Jhoni Deong tertawa. Ia juga sudah tahu,bahwa Perguruan Teratai Putih menyusupkan murid murid mereka yang loyal kepada Perguruan, kedalam perguruan perguruan dan organisasi bela diri yang ada di muka bumi ini.
Semua menantikan penjelasan selanjutnya dari ketua Organisasi Para Master itu.
"Jika tuan Harata mengatakan demikian, maka saya harus menghubungi ketua Perguruan Teratai Putih,untuk minta pertanggungan jawab mereka. "
" Tidak usah tuan Jhoni Deong..." saat itu terdengar suara perempuan dari pintu. Masuklah seorang wanita yang sangat berwibawa,dan anggun, dengan beberapa dua orang pria tua, Dewa Raja Pedang dan Dewa Naga.
para master yang ada, merasa aura yang kental,namun tidak menekan mereka. Seperti aura yang dilelaskan oleh Furio dan Akio.
" Saya, Chan Moi, ketua Perguruan Teratai Putih, memberi hormat kepada semua yang ada " Chan Moi menjura memberi hormat,disertai dengan Raja Pedang. Hanya Dewa Naga, yang tidak menjura. Ia hanya menganggukkan kepalanya pelan.
__ADS_1
" Ahh...ketua Perguruan Teratai Putih...mari silakan...kedatangan rombongam ketua, sangat tepat waktu." sambut Jhoni Deong, dengan semangat.
melihat yang datang adalah Ketua Perguruan Teratai Putih, Furio ,orang yang kejam, seakan hendak meledak amarahnya. Sontak ia berdiri, dan menatap tajam kearah rombongan sang Ketua Perguruan Teratai Putih.